Jakarta | Menjelang Lebaran 2027, sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai menawarkan gamis dengan sebutan yang mudah menarik perhatian. Setelah model “bini orang” ramai diperbincangkan pada musim Lebaran 2026, kini muncul nama “buka pintu”, “lepas landas”, dan “buka hati”. Sebutan-sebutan tersebut menjadi cara untuk mengenali variasi yang ditawarkan, tetapi bukan berarti ketiganya hanya berbeda dalam istilah. Pedagang menggunakannya untuk memperkenalkan rancangan dengan karakter dan pendekatan busana masing-masing.
Ragam itu memperlihatkan bagaimana pedagang Tanah Abang merespons minat pembeli dengan pilihan yang beragam, dari desain yang relatif sederhana hingga kreasi dengan aksen lebih menonjol. Nama yang unik membantu sebuah model mudah dibicarakan, tetapi pertimbangan seperti kenyamanan, bahan, ukuran, dan kesesuaian dengan kebutuhan tetap penting saat memilih gamis untuk hari raya. Konsumen juga dapat menanyakan detail potongan dan cara perawatan sebelum membeli, terutama jika berbelanja melalui foto atau katalog. Tren yang terlihat di pusat grosir ini menggambarkan dinamika penawaran di Tanah Abang, bukan bukti bahwa model tersebut sudah digunakan atau populer secara merata di seluruh Indonesia. Perkembangannya masih dapat berubah seiring mendekatnya Lebaran dan masuknya koleksi baru ke toko-toko.
Di tengah hadirnya beragam model gamis Lebaran 2027 di Tanah Abang, pedagang bernama Adelia menjelaskan bahwa Buka Pintu menawarkan rancangan yang praktis dengan dua layer dalam satu busana. Susunan lapisan tersebut memberi tampilan bertingkat tanpa perlu memadukan beberapa pakaian secara terpisah. Model ini terlihat lebih simpel dibandingkan Bini Orang, yang dikenal mengandalkan bordir brokat dan memberi kesan mewah atau ramai. Perbedaan karakter itu membuat pembeli dapat memilih busana sesuai selera, kebutuhan acara, dan tingkat detail yang diinginkan. Buka Pintu menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai penampilan rapi, tetapi tidak ingin memakai hiasan berlebihan.
Menurut Adelia, model tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan, bukan hanya dikenakan saat Hari Raya. Buka Pintu lain ditujukan sebagai seragam pengajian, pakaian kelompok marawis, busana bridesmaid, serta gamis Lebaran bagi penyuka gaya sederhana. Desain dua lapisnya membantu menciptakan kesan serasi ketika dipakai bersama-sama, sehingga relevan untuk kebutuhan kelompok maupun acara keluarga. Meski tampil lebih tenang daripada model dengan bordir brokat, pilihan ini tetap menawarkan detail berlapis yang membedakannya dari gamis polos biasa. Pembeli dapat mempertimbangkan model dan hiasan berdasarkan acara, kenyamanan, serta anggaran yang tersedia.
Adelia menyebut harga Buka Pintu polos mulai Rp125.000, sedangkan varian bordir dibanderol mulai Rp375.000 per potong. Selisih harga tersebut memberi pilihan bagi konsumen yang mengutamakan tampilan sederhana maupun yang menginginkan sentuhan dekoratif tambahan. Permintaan, menurutnya, mulai terlihat sejak sekitar sebulan terakhir. Dalam satu kali pembukaan pre-order, penjualan dapat mencapai 100–200 potong. Angka itu menunjukkan bahwa model ini menarik perhatian pembeli menjelang musim Lebaran, sekaligus digunakan untuk kebutuhan seragam dan acara lainnya. Dengan pilihan harga dan tingkat detail yang beragam, Buka Pintu menawarkan alternatif bagi konsumen yang mencari gamis berlapis dengan tampilan praktis dan tidak terlalu ramai di Tanah Abang.
Salah satu pilihan busana yang ditawarkan pedagang sekaligus pemilik usaha Ratu Aisyah adalah gamis Lepas Landas. Konsepnya memadukan inner dan outer dalam satu set, tetapi kedua bagian tersebut tidak harus selalu dikenakan bersamaan. Pemakainya dapat menggunakan keduanya untuk tampilan berlapis, atau memilih inner maupun outer secara terpisah sesuai kebutuhan. Dengan demikian, satu set menyediakan dua cara pemakaian dan memberi pilihan gaya yang lebih fleksibel.
Inner pada set ini menggunakan bahan lunar, sedangkan bagian outer dibuat dari bahan jaguar. Perbedaan bahan tersebut menjadi bagian dari susunan busana yang dirancang sebagai satu kesatuan, sekaligus memungkinkan tiap komponen dikenakan sendiri. Detail payet dikerjakan secara manual, sehingga pengerjaannya melibatkan tahap tambahan pada busana. Aksen tersebut menjadi salah satu unsur yang diperhitungkan dalam penetapan harga produk.
Harga gamis Lepas Landas berkisar Rp300.000 dan Rp400.000 per set. Salah satu model ditawarkan dengan harga Rp385.000. Ratu mengaitkan rentang harga itu dengan penggunaan bahan yang cukup banyak serta keberadaan payet pada busana. Karena terdiri atas inner dan outer, set ini memuat lebih dari satu komponen pakaian; pengerjaan detail secara manual juga menjadi pertimbangan dalam nilai jualnya.
Bagi pembeli yang ingin memperoleh beberapa pilihan tampilan dari satu pembelian, pemakaian terpisah dapat menjadi pertimbangan praktis. Inner dan outer bisa dikenakan bersama ketika menginginkan tampilan berlapis, lalu dipadukan secara terpisah pada kesempatan lain. Pilihan tersebut tetap bergantung pada kebutuhan dan selera masing-masing pemakai. Sebelum membeli, calon pembeli dapat menilai apakah bahan, detail payet, dan variasi cara pakai sesuai dengan anggaran serta kebutuhan busana Lebaran mereka. Dengan kisaran harga yang disebutkan, model seharga Rp385.000 berada di dalam rentang tersebut, sementara konsep dua bagian menjadi ciri utama yang membedakan set Lepas Landas dalam pilihan gamis yang ditawarkan Ratu Aisyah di Tanah Abang.
Koleksi Buka Hati saat ini masih disiapkan dan belum resmi diluncurkan. Ratu menjelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada harapan agar rancangan busananya dapat menarik perhatian sekaligus mengambil hati calon pembeli sejak pandangan pertama. Istilah Buka Hati bukan berarti pakaian yang benar-benar dapat dibuka, melainkan menggambarkan kesan yang ingin ditampilkan melalui desain koleksi. Karena itu, nama tersebut menjadi bagian dari konsep yang ingin disampaikan kepada pelanggan ketika koleksi diperkenalkan nanti.
Menurut Ratu, setiap desain dibuat melalui proses riset, bukan hanya dengan mengikuti tren atau mengutamakan tampilan semata. Pertimbangan kenyamanan, penampilan, serta tanggapan pelanggan turut diperhatikan dalam pengembangan rancangan. Masukan dari pembeli menjadi salah satu acuan agar busana yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Pendekatan ini juga membantu tim menyusun desain yang menarik, tetapi tetap nyaman dikenakan. Ratu belum menyampaikan waktu peluncuran resmi Buka Hati, sehingga koleksi tersebut masih berada dalam tahap persiapan.
Sementara itu, pesanan untuk koleksi Lepas Landas telah mencapai ribuan potong. Permintaan terbesar datang dari pasar luar negeri, terutama Thailand, Filipina, dan Malaysia. Ratu menyebut pembeli di negara-negara tersebut biasanya melakukan pembelian dalam jumlah besar agar biaya pengiriman menjadi lebih efisien. Meski pesanan ekspor cukup banyak, penjualan di dalam negeri belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kondisi tersebut membuat perkembangan permintaan domestik masih menjadi perhatian, khususnya menjelang musim Lebaran.
Ratu berharap penjualan lokal dapat tumbuh seiring mendekatnya Lebaran 2027. Periode menjelang hari raya umumnya menjadi waktu ketika pelanggan mulai mencari busana untuk dikenakan saat berkumpul bersama keluarga maupun menghadiri kegiatan silaturahmi. Harapan itu menjadi salah satu pertimbangan dalam menyiapkan koleksi dan memahami kebutuhan pasar. Dengan riset desain yang memperhatikan kenyamanan, penampilan, dan respons pelanggan, koleksi yang akan datang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pembeli. Namun, sejauh ini peningkatan permintaan domestik masih dinantikan, sementara pesanan Lepas Landas dari sejumlah negara tetap menjadi bagian penting dari aktivitas penjualan.
