Bandung | Persib Bandung mengakhiri pertandingan melawan Dewa United dengan hasil imbang 2-2 dalam lanjutan Super League. Pertemuan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10). Hasil sama kuat itu menjadi penutup laga setelah Persib sempat berada dalam posisi tertinggal dua gol.
Persib tidak memulai pertandingan dengan keunggulan. Dewa United mampu mencetak dua gol lebih dahulu sehingga tim Bandung harus mengejar ketertinggalan tersebut. Dalam situasi itu, Persib tetap berupaya untuk memperkecil jarak dan mengubah keadaan hingga pertandingan berakhir.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Persib berhasil mencetak dua gol balasan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor itu bertahan sampai laga selesai, sehingga tidak ada tim yang keluar sebagai pemenang dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat.
Hasil imbang ini memperlihatkan perjuangan Persib untuk bangkit setelah tertinggal dua gol. Tim tersebut tidak membiarkan keadaan awal menentukan hasil akhir pertandingan. Persib mampu mempertahankan upayanya sampai kedudukan kembali seimbang, sekaligus menutup laga melawan Dewa United dengan skor 2-2.
Perjuangan untuk menyamakan skor menjadi bagian utama dari pertandingan tersebut. Setelah Dewa United lebih dahulu mencetak dua gol, Persib merespons dengan dua gol yang membuat kedudukan kembali sama kuat. Dengan demikian, laga lanjutan Super League itu berakhir tanpa perubahan skor setelah Persib menyamakan kedudukan.
Babak pertama pertandingan berlangsung dengan persaingan yang cukup ketat. Persib berusaha membangun permainan dan mencari ruang untuk menekan pertahanan Dewa United. Dalam fase awal tersebut, kedua tim menunjukkan upaya untuk menguasai jalannya laga, sementara Persib juga sempat menciptakan beberapa peluang. Namun, peluang-peluang itu belum berhasil dikonversi menjadi gol hingga pertandingan memasuki pertengahan babak pertama.
Dewa United kemudian memanfaatkan kesempatan yang diperoleh pada menit ke-23. Egy Maulana Vikri berhasil mencetak gol dan membawa timnya unggul 1-0 atas Persib. Gol tersebut membuat Dewa United semakin percaya diri dalam menjalankan rencana permainan. Persib berupaya merespons ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Situasi menjadi lebih sulit bagi Persib menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-45, Noah Wali Sadaoui mencetak gol kedua untuk Dewa United. Gol itu membuat tuan rumah atau lawannya, sesuai konteks pertandingan, memasuki jeda dengan keunggulan dua gol. Dengan demikian, Persib harus menghadapi defisit 0-2 setelah 45 menit permainan.
Dua gol tersebut tidak terlepas dari dua kesalahan yang dilakukan Persib sepanjang babak pertama. Kesalahan itu langsung dihukum oleh Dewa United melalui penyelesaian yang efektif. Dewa United dinilai sebagai tim yang bagus dan memiliki fokus kuat dalam menjalani kompetisi liga, sehingga setiap kelengahan lawan dapat dimanfaatkan dengan baik. Meskipun Persib sebenarnya menciptakan beberapa peluang pada babak pertama, efektivitas Dewa United membuat upaya tersebut belum mengubah keadaan. Keunggulan dua gol menjadi gambaran bahwa Persib perlu memperbaiki konsentrasi dan mengurangi kesalahan jika ingin bangkit pada babak berikutnya.
Persib menunjukkan perubahan permainan yang signifikan setelah turun minum. Tertinggal 0-2 pada babak pertama, tim asal Bandung tersebut tidak membiarkan keadaan memengaruhi mental para pemain. Mereka meningkatkan intensitas serangan, bermain lebih agresif, dan berusaha menekan pertahanan lawan sejak awal babak kedua. Perubahan itu segera membuahkan hasil melalui dua gol yang tercipta dalam waktu singkat.
Balsa Sekulic menjadi pemain yang membuka jalan bagi kebangkitan Persib. Pada menit ke-51, ia berhasil memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian yang membuat skor berubah menjadi 1-2. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persib sekaligus memberi tekanan tambahan kepada lawan. Hanya berselang tiga menit, Marc Klok mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-54. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Igor Tolic mengapresiasi perjuangan timnya yang mampu bangkit setelah jeda. Menurutnya, Persib tampil all out pada babak kedua dan menunjukkan keinginan kuat untuk mengubah jalannya pertandingan. Dua gol cepat yang dicetak Sekulic dan Klok menjadi bukti bahwa para pemain tetap berusaha mencari peluang meskipun sebelumnya berada dalam posisi tertinggal. Respons tersebut juga memperlihatkan karakter tim yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi situasi sulit.
Perjuangan Persib menjadi semakin menantang karena hujan mengguyur lapangan sepanjang pertandingan. Kondisi permukaan lapangan yang basah membuat para pemain sedikit kesulitan menjalankan permainan, terutama dalam mengontrol bola dan membangun serangan secara cepat. Selain itu, kelelahan akibat perjalanan turut menjadi hambatan bagi tim. Dalam situasi tersebut, kemampuan Persib menjaga intensitas pada babak kedua dinilai penting. Mereka mampu mengatasi berbagai kendala, mencetak dua gol balasan, dan membawa pulang hasil imbang 2-2.
Pelatih Persib asal Kroasia, Igor Tolic, memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain yang berhasil bangkit dari ketertinggalan. Menurutnya, usaha tersebut menunjukkan kualitas karakter dan mental tim dalam menghadapi situasi sulit sepanjang pertandingan. Para pemain tidak menyerah, tetap menjaga fokus, serta berusaha memberikan respons terbaik hingga laga berakhir.
Tolic menilai seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan secara maksimal. Penilaian itu menjadi semakin berarti karena mereka sebelumnya harus menjalani perjalanan yang melelahkan. Kondisi tersebut tentu menguras energi, bahkan sedikit kelelahan mulai terlihat pada akhir pertandingan. Namun, keadaan itu tidak mengurangi kemauan para pemain untuk terus bekerja dan membantu tim mendapatkan hasil terbaik.
Ia juga menyoroti semangat yang terbangun di ruang ganti Persib. Bagi Tolic, perjuangan yang ditampilkan bukan hanya hasil kerja satu atau dua pemain, melainkan kontribusi bersama dari seluruh anggota tim. Kemauan untuk saling membantu menjadi salah satu kekuatan penting yang membuat Persib mampu melewati tekanan dan menjaga upaya hingga menit-menit terakhir.
Tolic memandang Persib sebagai sebuah grup yang menghadapi setiap hasil secara bersama-sama. Kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan harus diterima dan dijalani sebagai bagian dari perjalanan kolektif. Dukungan suporter turut memberikan energi bagi tim dalam menjalani proses tersebut. Karena itu, ia berharap karakter, semangat kebersamaan, dan sikap saling mendukung dapat terus dipertahankan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Baca juga: Rapimnas FKPPI, Bamsoet Dukung FKPPI Miliki Garis-Garis Besar Haluan Perjuangan | Saat mengalami kegagalan, mereka juga dikenal cukup cepat bangkit

