Rafael Struick Fokus Tampil Maksimal di Dewa United, Tetap Siap Dipanggil Timnas

oleh -51 Dilihat
oleh
Rafael Struick Fokus Tampil Maksimal di Dewa United, Tetap Siap Dipanggil Timnas

Jakarta | Rafael Struick menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah bekerja keras dan tampil maksimal bersama Dewa United Banten FC. Setelah cukup lama tidak mendapat panggilan untuk memperkuat timnas senior Indonesia, pemain tersebut memilih untuk tidak larut dalam harapan mengenai kesempatan berikutnya. Ia menyampaikan sikap itu saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu. Bagi Struick, prioritasnya adalah menjalankan tanggung jawab di klub dan memberikan kontribusi terbaik dalam setiap kesempatan bermain.

Di Dewa United Banten FC, Struick berupaya memanfaatkan waktu dan peluang yang tersedia untuk terus berkembang. Kerja keras dalam latihan, kesiapan menghadapi pertandingan, serta usaha memberi kemampuan terbaik menjadi bagian dari komitmennya. Pendekatan tersebut juga membuatnya tetap menjalani musim dengan fokus, meskipun belum kembali masuk dalam daftar pemain timnas senior. Ia tidak menyampaikan tuntutan atau target khusus terkait pemanggilan, melainkan menekankan pentingnya menjalankan tugas bersama klub dengan sungguh-sungguh.

Sikap itu tidak berarti Struick menutup kemungkinan untuk kembali membela Indonesia. Dengan tetap bekerja maksimal di Dewa United, ia menjaga dirinya agar siap apabila kesempatan tersebut datang. Namun, untuk saat ini, perhatian utamanya tertuju pada kontribusi bagi tim yang dibelanya. Penampilan yang konsisten dan dedikasi dalam latihan merupakan cara yang dapat ia tempuh untuk menunjukkan kualitasnya. Struick memilih membiarkan kerja di lapangan berbicara, sambil terus mempertahankan kesiapan jika kelak mendapat panggilan dari timnas senior.

Perjalanan Rafael Struick bersama tim nasional senior dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad yang semakin ketat. Ia sudah lebih dari satu tahun tidak menerima panggilan ke timnas senior. Panggilan terakhirnya datang untuk dua pertandingan terakhir Indonesia pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, ketika skuad Garuda dijadwalkan menghadapi China dan Jepang pada Juni tahun lalu. Setelah rangkaian tersebut, namanya tidak lagi masuk dalam daftar pemain yang dipilih.

Meski demikian, penampilan terakhir Struick di lapangan bersama tim senior berlangsung lebih awal, yakni saat Indonesia menghadapi Australia pada Maret 2025. Pertandingan itu berakhir dengan kekalahan Indonesia 1-5. Selepas laga tersebut, ia masih tercatat dalam skuad untuk menghadapi Bahrain, China, dan Jepang, tetapi hanya menjadi pemain cadangan dan tidak memperoleh kesempatan bermain. Setelah tiga pertandingan itu, Struick tak lagi mendapat panggilan ke timnas senior.

Hingga kini, Struick telah mengoleksi 23 penampilan atau caps bersama tim senior. Catatan tersebut mencerminkan pengalaman yang telah ia bangun di level internasional, meskipun kesempatan bermainnya belakangan berkurang. Tidak dipanggil dalam beberapa periode bukan berarti peluangnya untuk kembali tertutup. Persaingan di timnas dapat berubah seiring kebutuhan pelatih, performa pemain, dan kondisi skuad menjelang agenda berikutnya.

Karena itu, fokus Struick untuk tampil maksimal bersama Dewa United menjadi bagian penting dari upayanya menjaga peluang kembali ke timnas. Konsistensi dalam kompetisi klub dapat memberinya kesempatan menunjukkan kebugaran, kontribusi, serta kesiapan bersaing. Ia tetap menyatakan siap apabila kembali dipanggil untuk membela Indonesia. Bagi Struick, menjaga performa di level klub sekaligus mempertahankan kesiapan merupakan langkah realistis selama menanti kesempatan berikutnya. Catatan 23 caps dan pengalaman menghadapi lawan-lawan kuat dapat menjadi bekal, sementara keputusan pemanggilan tetap berada di tangan tim pelatih. Dengan terus bekerja di klub, ia dapat memastikan dirinya siap jika kembali dipercaya memperkuat skuad Garuda pada pertandingan mendatang.

Dalam satu tahun terakhir, Rafael Struick masih beberapa kali mengenakan seragam tim nasional Indonesia. Namun, penampilannya tersebut berlangsung bersama kelompok usia, yakni tim U-23 dan U-22, bukan tim senior. Perbedaan level ini menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya: ia tetap mendapat kesempatan membela negara, tetapi belum kembali masuk ke dalam skuad utama Garuda.

Absennya Struick dari tim senior dalam waktu yang cukup lama tidak membuatnya menyerah mengejar peluang. Ia masih menjaga kesiapan dan ingin terus menunjukkan bahwa dirinya dapat bersaing untuk mendapatkan tempat. Bagi pemain yang sedang berupaya kembali ke perhatian tim nasional, konsistensi di level klub menjadi salah satu hal yang dapat diperlihatkan setiap pekan.

Karena itu, fokus Struick saat ini adalah tampil maksimal bersama Dewa United setiap kali memperoleh menit bermain. Kesempatan di lapangan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti, dapat menjadi ruang untuk memberi kontribusi dan membangun ritme. Ia perlu memanfaatkan waktu bermain dengan kerja keras, keputusan yang tepat, serta penampilan yang membantu kebutuhan tim. Performa klub tidak otomatis menjamin panggilan, tetapi dapat menjadi bagian penting dari proses untuk menunjukkan kesiapan.

Sejak awal tahun, nahkoda tim Garuda berganti kepada John Herdman. Pergantian tersebut sejauh ini belum diikuti panggilan baru untuk Struick ke tim senior. Tidak ada alasan keputusan yang perlu disimpulkan tanpa keterangan resmi; yang terlihat adalah ia masih belum kembali berada dalam daftar skuad utama. Situasi ini tidak mengubah tekadnya untuk menjaga peluang tetap terbuka.

Dengan demikian, prioritas terdekat Struick adalah menjalankan perannya di Dewa United sebaik mungkin, sembari tetap siap jika kesempatan membela tim senior datang. Pengalaman bersama tim U-23 dan U-22 menunjukkan bahwa ia masih terlibat dalam lingkungan tim nasional, tetapi langkah berikutnya menuntut performa klub yang konsisten. Bagi Struick, setiap menit bermain menjadi kesempatan untuk berkembang, membantu Dewa United, dan membuktikan kesiapan tanpa mengabaikan ambisinya kembali mengenakan seragam tim senior Indonesia.

Rafael Struick menjalani musim dengan keterlibatan yang konsisten bersama Dewa United Banten FC. Hingga catatan yang tersedia, ia selalu tampil dalam tujuh pertandingan klub di BRI Super League. Dari tujuh kesempatan tersebut, Struick lima kali dipercaya turun sebagai starter. Rangkaian penampilan itu menunjukkan bahwa ia menjadi bagian dari pilihan tim dalam berbagai pertandingan, baik sejak awal laga maupun saat masuk sebagai pemain pengganti. Konsistensi mendapat kesempatan bermain juga memberinya ruang untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan permainan Dewa United sepanjang kompetisi.

Kontribusi Struick tidak hanya tercatat dari menit bermain. Ia telah menyumbangkan satu gol dan satu assist dalam tujuh penampilan tersebut. Catatan itu menjadi bagian dari dukungan yang diberikan para pemain Dewa United dalam persaingan liga. Di klasemen sementara, klub berada di peringkat kedua dengan koleksi 14 poin, terpaut empat poin dari Persija Jakarta yang menempati posisi teratas. Posisi tersebut mencerminkan awal kompetisi yang cukup kuat bagi Dewa United, meski persaingan masih berjalan dan setiap pertandingan berikutnya dapat memengaruhi susunan klasemen.

Bagi Struick, kesempatan bermain di level klub juga menjadi ruang untuk menunjukkan perkembangan dan menjaga kesiapan. Ia berfokus memberikan performa maksimal untuk Dewa United, sembari tetap membuka peluang membela tim nasional apabila mendapat panggilan. Dengan tampil reguler, ia dapat terus berupaya memperlihatkan kualitas permainan dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya. Struick berharap performa dan kualitas permainannya terlihat oleh pelatih. Ia juga menegaskan bahwa dirinya selalu siap jika dipanggil untuk memperkuat timnas. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa komitmennya saat ini mencakup dua hal: membantu klub menjalani kompetisi dan mempertahankan kesiapan untuk memenuhi tugas bersama tim nasional. Sementara itu, kontribusi gol maupun assist dapat menjadi ukuran yang terlihat, tetapi konsistensi tampil dan menjalankan peran di lapangan turut penting dalam membangun kepercayaan.

Baca juga: Ramalan Karier Zodiak Taurus Sabtu, 5 September 2026: Kerja Cerdas dan Tetap Fokus