Mahasiswa Unpam Meninggal Tertemper KRL Saat Mengerjakan Tugas Video di Ciputat

oleh -83 Dilihat
oleh
Mahasiswa Unpam Meninggal Tertemper KRL Saat Mengerjakan Tugas Video di Ciputat

Jakarta | Seorang mahasiswa Universitas Pamulang berinisial MF, berusia 23 tahun, meninggal dunia setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Peristiwa tersebut terjadi ketika MF bersama sejumlah saksi sedang membuat video untuk memenuhi tugas kuliah. Kejadian ini menambah catatan mengenai risiko aktivitas di sekitar jalur perkeretaapian, meskipun rincian mengenai situasi di lokasi tetap mengacu pada keterangan resmi yang disampaikan pihak berwenang.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 18.15 WIB. MF berada bersama sejumlah saksi dalam kegiatan pembuatan video tugas kuliah ketika insiden tersebut terjadi. Setelah tertemper KRL, MF dinyatakan meninggal dunia. Identitas korban disampaikan menggunakan inisial sesuai informasi yang diberikan dalam keterangan kepolisian.

Peristiwa di kawasan Jombang, Ciputat, tersebut menjadi perhatian karena melibatkan mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan akademik. Namun, informasi awal yang tersedia hanya menyebutkan bahwa MF dan sejumlah saksi tengah membuat video untuk tugas kuliah sebelum kejadian. Tidak terdapat keterangan tambahan mengenai posisi maupun aktivitas korban secara lebih rinci. Kepolisian menjadi sumber utama informasi mengenai waktu dan rangkaian awal peristiwa, yakni Kamis sore, 8 Oktober 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Pantauan di lokasi pada Minggu, 11 Oktober 2026, menunjukkan bahwa titik awal korban tertemper KRL berada tidak jauh dari permukiman warga. Area tersebut memperlihatkan jarak yang sangat dekat rumah penduduk dan jalur rel kereta. Tidak terdapat pembatas yang memisahkan kawasan permukiman dengan rel, sehingga akses menuju jalur kereta relatif terbuka. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang terlihat dari lokasi kejadian dan turut menggambarkan situasi di sekitar tempat insiden.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban tertemper kereta rel listrik yang melaju ke arah Jakarta. Setelah benturan terjadi, korban terseret hingga sekitar 200 meter dari titik awal kejadian. Peristiwa tersebut menyebabkan proses pencarian dan evakuasi dilakukan di sepanjang jalur rel, mengikuti arah pergerakan kereta setelah insiden.

Korban kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang di atas rel. Petugas yang berada di lokasi segera melakukan evakuasi terhadap jenazah dari jalur kereta. Proses evakuasi berlangsung setelah petugas memastikan kondisi sekitar dan mengamankan area yang menjadi lokasi penemuan korban. Jenazah selanjutnya dibawa dari tempat kejadian untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Di lokasi, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendokumentasikan kondisi jalur, menentukan titik awal kejadian, serta memperoleh gambaran mengenai rangkaian peristiwa yang berlangsung. Selain itu, petugas memeriksa saksi-saksi yang mengetahui atau berada di sekitar lokasi ketika insiden terjadi. Keterangan para saksi diharapkan membantu penyidik menyusun kronologi secara lebih lengkap, termasuk memastikan posisi korban sebelum tertemper dan pergerakan KRL sebelum maupun sesudah kejadian. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta terkait insiden tersebut.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa korban berada di sekitar lokasi kejadian untuk membuat konten yang berkaitan dengan kepentingan tugas kuliah. Aktivitas tersebut dilakukan ketika korban kemudian tertemper kereta yang melintas. Keterangan ini menjadi bagian dari penjelasan awal kepolisian mengenai alasan korban berada di area tersebut saat peristiwa berlangsung.

Dalam penanganan awal, polisi mengamankan telepon seluler dan kamera digital yang diduga digunakan korban untuk membuat konten video. Kedua perangkat tersebut disita untuk membantu pemeriksaan dan memperjelas aktivitas korban sebelum kejadian. Pemeriksaan terhadap barang-barang itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengumpulkan informasi mengenai rangkaian peristiwa, tanpa mendahului hasil penyelidikan lebih lanjut.

Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, piket fungsi Polsek Ciputat Timur mendatangi lokasi sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian menghubungi tim identifikasi Polres Tangerang Selatan untuk melakukan penanganan sesuai prosedur. Kehadiran tim identifikasi diperlukan agar pemeriksaan di tempat kejadian serta pendataan awal dapat dilakukan secara tepat.

Polisi juga menelusuri keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui kejadian. Mengenai keberadaan saksi, informasi yang disampaikan pada tahap awal masih menjadi bagian dari proses pendalaman dan belum seluruhnya dapat menjelaskan urutan peristiwa secara lengkap. Karena itu, keterangan saksi, kondisi lokasi, serta barang yang diamankan akan dipadukan dalam pemeriksaan berikutnya. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan penanganan berlangsung berdasarkan fakta dan tidak menimbulkan kesimpulan sebelum penyelidikan selesai.

Kepala Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, mengonfirmasi bahwa MF merupakan mahasiswa aktif di Program Studi Ilmu Komunikasi. Berdasarkan keterangan pihak kampus, MF tercatat sebagai mahasiswa semester 5. Konfirmasi tersebut sekaligus menjelaskan status akademik korban setelah peristiwa yang terjadi ketika ia sedang mengerjakan tugas video di wilayah Ciputat.

Muhyiddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas produksi video yang dikerjakan secara berkelompok untuk salah satu mata kuliah. Tugas itu bukan tugas akhir. Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan informasi yang sesuai mengenai aktivitas akademik MF pada saat kejadian, tanpa mengaitkannya dengan penyusunan skripsi atau kewajiban akademik lain di luar tugas perkuliahan tersebut.

Universitas Pamulang menyampaikan duka cita atas meninggalnya MF. Pihak kampus juga telah berkomunikasi dengan keluarga melalui program studi. Komunikasi itu dilakukan sebagai bentuk perhatian dan pendampingan institusi kepada keluarga setelah kabar duka tersebut diterima.

Selain menjalin komunikasi, pihak kampus hadir di rumah duka. Kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan serta ungkapan belasungkawa dari Universitas Pamulang kepada keluarga MF. Kampus memastikan bahwa informasi mengenai status mahasiswa dan kegiatan akademik MF disampaikan berdasarkan konfirmasi resmi dari pihak universitas.

Baca juga: Asieh Moulaeinejad meninggal dunia karena luka parah | Otaknya Gesit! 5 Zodiak Ini Konon Mampu Mengerjakan Banyak Hal Sekaligus