Kabupaten Barito Timur | Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, Winda Sari, menyalurkan bantuan bagi Relawan Matabu Jaya (RMJ) yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para relawan yang menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan. Mereka berperan membantu upaya pemadaman serta mendukung penanganan dampak kebakaran di wilayah yang membutuhkan perhatian bersama.
Bantuan yang disalurkan Winda Sari berupa uang tunai, makanan, dan minuman. Dukungan itu ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan relawan selama menjalankan aktivitas penanganan karhutla. Ketersediaan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam menunjang ketahanan dan kesiapan para relawan, terutama ketika mereka harus bekerja di lapangan dalam situasi yang menuntut tenaga serta konsentrasi.
Selain membantu kebutuhan operasional, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian Relawan Matabu Jaya. Winda Sari memberikan dukungan moral kepada para relawan yang terus bekerja memadamkan api dan membantu mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Kehadiran serta perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat menambah semangat RMJ dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Keterlibatan relawan dalam penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan dukungan berkelanjutan dari masyarakat maupun pemangku kepentingan. Melalui bantuan ini, Winda Sari menunjukkan bahwa kontribusi terhadap upaya penanganan bencana tidak hanya dilakukan melalui tindakan di garis depan, tetapi juga dengan memastikan para relawan memperoleh dukungan yang mereka perlukan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat di Barito Timur.
Penyerahan bantuan untuk mendukung relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berlangsung di Posko RMJ, Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Lokasi tersebut menjadi tempat para relawan menjalankan koordinasi dan tugas penanganan karhutla di wilayah setempat. Bantuan disalurkan sebagai bentuk perhatian terhadap para relawan yang terlibat dalam upaya menghadapi ancaman kebakaran lahan.
Kedatangan Winda Sari di posko itu disambut oleh para relawan yang bertugas menangani karhutla di wilayah tersebut. Pertemuan di Posko RMJ menjadi bagian dari penyaluran dukungan secara langsung kepada mereka yang berada di lapangan. Kehadiran para relawan di lokasi memperlihatkan bahwa posko tersebut berfungsi sebagai titik berkumpul dalam pelaksanaan penanganan karhutla di Desa Matabu dan sekitarnya.
Winda Sari dikenal sebagai legislator dari Partai Perindo. Dalam keterangannya pada Senin, 12 Oktober 2026, ia menyampaikan informasi mengenai penyaluran bantuan kepada relawan di Posko RMJ. Keterangan tersebut menempatkan Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, sebagai lokasi utama kegiatan, sekaligus menegaskan bahwa bantuan ditujukan kepada relawan yang bertugas dalam penanganan karhutla di Kabupaten Barito Timur.
Penyerahan di posko desa itu juga menunjukkan pentingnya dukungan terhadap relawan yang menjalankan tugas di tengah situasi karhutla. Para relawan menjadi pihak yang berhadapan langsung dengan kebutuhan penanganan di wilayah terdampak atau berisiko, sehingga bantuan yang diterima diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas mereka. Seluruh kegiatan tersebut tercatat berdasarkan keterangan Winda Sari pada Senin, 12 Oktober 2026, tanpa adanya informasi tambahan mengenai rangkaian waktu di luar penyerahan bantuan di Posko RMJ.
Pemberian bantuan tersebut dilandasi kepedulian Winda Sari terhadap para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bertugas di Barito Timur. Para relawan berada di garis depan dalam menghadapi kobaran api, asap tebal, medan yang sulit, serta risiko kesehatan dan keselamatan selama proses pemadaman. Bantuan itu tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas waktu, tenaga, dan keberanian yang mereka berikan demi kepentingan masyarakat.
Winda Sari menyampaikan, “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para relawan yang menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas. Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat dan membantu memenuhi kebutuhan relawan yang terus bekerja keras memadamkan karhutla di Barito Timur.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan berangkat dari perhatian terhadap kondisi relawan sekaligus penghormatan atas pengabdian mereka di lapangan. Kebutuhan operasional dan dukungan moral menjadi hal penting agar para relawan dapat menjalankan tugas secara lebih optimal.
Relawan memiliki peran penting dalam merespons kebakaran, terutama ketika api muncul di wilayah yang sulit dijangkau dan berpotensi meluas. Upaya mereka membantu mengurangi ancaman terhadap permukiman, fasilitas umum, serta sumber penghidupan warga. Karena itu, bantuan Winda Sari juga disebut sebagai dukungan nyata untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran. Selain membantu kebutuhan langsung, perhatian tersebut diharapkan memperkuat semangat gotong royong dan mendorong lebih banyak pihak untuk memberikan dukungan kepada relawan yang masih terus bekerja memadamkan karhutla.
Winda Sari menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Persoalan tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada satu lembaga atau kelompok, karena prosesnya membutuhkan kerja bersama sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing. Pemerintah, aparat, masyarakat, dunia usaha, serta organisasi kerelawanan perlu membangun koordinasi agar dukungan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan di lapangan secara tepat.
Menurut Winda, kebijakan yang jelas dan dukungan anggaran tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Kebijakan diperlukan sebagai dasar pelaksanaan, sementara anggaran mendukung tersedianya perlengkapan, mobilisasi, dan kebutuhan operasional lainnya. Namun, perhatian terhadap petugas dan relawan yang terlibat secara langsung juga tidak boleh diabaikan. Mereka membutuhkan dukungan yang memadai agar dapat menjalankan tugas dengan kondisi kerja yang lebih aman dan terarah.
Perhatian tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan selama bertugas, termasuk perlengkapan pendukung serta kebutuhan dasar yang menunjang kegiatan pemadaman. Bagi Winda, kepedulian terhadap relawan bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan bagian dari upaya memastikan seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja secara optimal. Dukungan yang diberikan secara terencana juga dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi karhutla.
Winda berharap kolaborasi antarpihak terus dikembangkan melalui komunikasi dan kepedulian terhadap kondisi para petugas maupun relawan. Dengan adanya kebijakan, dukungan anggaran, serta perhatian terhadap kebutuhan mereka, proses penanganan karhutla dapat dilaksanakan dengan dukungan yang lebih baik. Keterlibatan bersama menjadi unsur penting agar setiap pihak dapat memberikan kontribusi sesuai tanggung jawabnya.
Baca juga: TNI Perkuat Penanganan Karhutla di Melawi, Salurkan Peralatan Pemadam kepada Masyarakat | Panglima TNI Salurkan Bantuan dan Perkuat Pencegahan Karhutla di Sambas | Tingkatkan Kesadaran Bahaya Karhutla, TNI Kembali Laksanakan Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kabupaten Sambas

