KSau Pimpin Pergantian Pejabat Strategis untuk Memperkuat Organisasi TNI AU

oleh -41 Dilihat
oleh
KSau Pimpin Pergantian Pejabat Strategis untuk Memperkuat Organisasi TNI AU

Jakarta | Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSau) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memimpin pergantian 11 pejabat strategis di lingkungan TNI AU. Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Udara, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 12 Oktober. Pergantian ini menjadi bagian penting dalam dinamika organisasi TNI AU, khususnya melalui penataan sejumlah posisi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Angkatan Udara.

Dalam pergantian tersebut, terdapat empat jabatan asisten KSau yang turut mengalami perubahan. Keempat posisi itu merupakan bagian dari jajaran penting yang mendukung KSau dalam menjalankan kepemimpinan serta mengoordinasikan berbagai bidang di lingkungan TNI AU. Perubahan pada jabatan-jabatan tersebut menandai adanya penyegaran dalam susunan pejabat yang mengemban tanggung jawab strategis.

Selain jabatan asisten KSau, rotasi juga mencakup sejumlah posisi penting lainnya di lingkungan TNI AU. Salah satunya adalah Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), yang memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan penerangan dan penyampaian informasi mengenai TNI AU. Jabatan tersebut termasuk dalam daftar posisi yang mengalami pergantian pada kegiatan yang dipimpin langsung oleh KSau.

Dengan demikian, kegiatan di Markas Besar TNI AU itu mencakup pergantian terhadap 11 pejabat strategis secara keseluruhan. Rangkaian pergantian meliputi empat jabatan asisten KSau serta sejumlah jabatan penting lain, termasuk Kadispenau. Pelaksanaan kegiatan tersebut menegaskan berlangsungnya perubahan susunan pejabat di lingkungan TNI AU di bawah kepemimpinan Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara.

Dalam rangkaian pergantian pejabat strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara, empat posisi asisten Kepala Staf Angkatan Udara (KSau) mengalami serah terima jabatan. Keempat posisi tersebut mencakup bidang perencanaan dan anggaran, operasi, personalia, serta teritorial. Pergantian ini menandai perubahan tanggung jawab pada sejumlah unsur penting yang mendukung pelaksanaan tugas dan penguatan organisasi TNI AU.

Jabatan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) diserahkan oleh Marsda TNI Ian Fuady kepada Marsda TNI Yostariza. Asrena memiliki peran dalam mendukung penyusunan perencanaan serta pengelolaan anggaran organisasi. Dengan serah terima tersebut, Marsda TNI Yostariza mengambil tanggung jawab baru untuk melanjutkan pelaksanaan fungsi perencanaan dan anggaran di lingkungan TNI AU.

Pada bidang operasi, jabatan Asisten Operasi (Asops) beralih dari Marsda TNI Suliono kepada Marsda TNI Jorry S. Koloay. Posisi ini berkaitan dengan pengelolaan dan koordinasi aspek operasional. Pergantian tersebut menempatkan Marsda TNI Jorry S. Koloay sebagai pejabat yang melanjutkan tanggung jawab Asops dalam mendukung kesiapan serta pelaksanaan tugas operasi TNI AU.

Sementara itu, jabatan Asisten Personalia (Aspers) diserahkan oleh Marsda TNI Yostariza kepada Marsda TNI Djoko Hadipurwanto. Bidang personalia menjadi salah satu unsur penting dalam pengelolaan sumber daya manusia dan pembinaan personel. Melalui serah terima ini, tanggung jawab Aspers selanjutnya diemban oleh Marsda TNI Djoko Hadipurwanto.

Jabatan Asisten Teritorial (Aster) juga mengalami pergantian, dari Marsda TNI Palito Sitorus kepada Marsda TNI Bambang Gunarto. Aster bertugas mendukung pelaksanaan fungsi teritorial TNI AU. Dengan demikian, empat posisi asisten KSau kini memiliki pejabat penerima tanggung jawab baru, yaitu Marsda TNI Yostariza sebagai Asrena, Marsda TNI Jorry S. Koloay sebagai Asops, Marsda TNI Djoko Hadipurwanto sebagai Aspers, dan Marsda TNI Bambang Gunarto sebagai Aster.

Pergantian pejabat strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara mencakup sejumlah bidang pendukung dan pembinaan internal. Rotasi tersebut meliputi jabatan pada bidang penerangan, kesehatan, administrasi personel, serta psikologi. Setiap pergantian menandai diserahterimakannya tanggung jawab jabatan dari pejabat sebelumnya kepada pejabat yang baru.

Pada bidang penerangan, jabatan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) beralih dari Marsma TNI I Nyoman Suadnyana kepada Marsma TNI Feri Yunaldi. Pergantian ini menempatkan Marsma TNI Feri Yunaldi sebagai pejabat yang mengemban jabatan Kadispenau, menggantikan pejabat sebelumnya dalam susunan organisasi TNI AU.

Di bidang kesehatan, jabatan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Udara (Kapuskesau) diserahterimakan dari Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi kepada Marsma TNI dr. Margono Gatot S. Perubahan tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan yang mencakup unsur kesehatan dalam pembinaan internal Angkatan Udara.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Udara (Kadisminpersau) berpindah dari Marsma TNI Hendrayansyah kepada Marsma TNI David Yohan Tamboto. Pada bidang psikologi, jabatan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Udara (Kadispsiau) diserahterimakan dari Marsma TNI (W) Theresia Soepi S. kepada Marsma TNI Heri Kris Drihandaka. Dengan demikian, pergantian pejabat mencakup empat bidang berbeda, yakni penerangan, kesehatan, administrasi personel, dan psikologi.

Rangkaian pergantian pejabat strategis di lingkungan TNI Angkatan Udara mencakup sejumlah bidang yang memiliki peran penting dalam mendukung kesiapan operasional dan pembinaan organisasi. Pada bidang materiel, jabatan Kepala Pusat Pembekalan Materiel TNI AU (Kapusbekmatau) beralih dari Marsma TNI Edi Siswoyo kepada Marsma TNI R. Mochamad Rosydi. Pergantian ini diharapkan memastikan pengelolaan pembekalan, ketersediaan perlengkapan, serta dukungan materiel bagi pelaksanaan tugas TNI AU tetap berjalan secara efektif.

Pada saat yang sama, Marsma TNI Achmad Espandiari menggantikan Marsma TNI R. Mochamad Rosydi sebagai Kepala Dinas Materiel Angkatan Udara (Kadismatau). Penempatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat pengelolaan materiel di setiap lini. Jabatan ini memiliki tanggung jawab dalam mendukung perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, dan pengawasan kebutuhan materiel guna menunjang kesiapan satuan-satuan TNI AU.

Perubahan juga berlangsung pada bidang kesehatan penerbangan dan ruang angkasa. Jabatan Kepala Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa (Kalakespra) diserahkan dari Marsma TNI dr. Imam Muslim kepada Kolonel Kes dr. Djarot S. Lembaga tersebut berperan dalam memastikan aspek kesehatan personel, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kesiapan penerbang, awak pesawat, serta unsur pendukung dalam pelaksanaan tugas di lingkungan dirgantara.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Keuangan Angkatan Udara (Kadiskuau) diserahkan kepada Kolonel Adm Agus Susetyo Wiyono. Tonny menyatakan bahwa pergantian pejabat diharapkan mendorong pembinaan personel dan penguatan organisasi secara berkelanjutan. Langkah tersebut ditujukan untuk membentuk sumber daya manusia TNI AU yang adaptif, profesional, dan unggul, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah udara Indonesia.

Baca juga: HUT ke-48 FKPPI, Bamsoet Tegaskan Arahan Ketua Umum, Bahwa FKPPI Organisasi Perjuangan, Bukan Kendaraan Politik Cari Kekuasaan