Fortu Digital Buka Kemitraan Layar Digital bagi Pelaku Digital Printing

oleh -392 Dilihat
oleh
Fortu Digital Tawarkan Kemitraan Layar Digital bagi Pengusaha Percetakan

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, PT Fortu Digital Teknologi atau Fortu Digital membuka skema kemitraan layar digital bagi pelaku usaha digital printing. Inisiatif ini hadir di tengah perubahan cara pemilik merek dan pengiklan mengalokasikan anggaran promosi. Jika sebelumnya kebutuhan promosi banyak dipenuhi melalui spanduk, banner, poster, dan material cetak lainnya, kini sebagian anggaran mulai diarahkan ke media digital yang dapat menampilkan konten secara dinamis.

Perubahan tersebut membawa tantangan tersendiri bagi bisnis percetakan. Selama ini, pendapatan digital printing umumnya berasal dari pesanan yang bersifat putus. Pelanggan memesan banner atau spanduk untuk satu kegiatan, kampanye, pembukaan toko, atau kebutuhan promosi tertentu, kemudian transaksi berakhir setelah produk selesai diproduksi dan dikirimkan. Pola ini membuat pelaku usaha perlu terus mencari pesanan baru agar operasional dan arus pendapatan tetap berjalan.

Di sisi lain, layar digital menawarkan bentuk komunikasi yang lebih fleksibel. Materi promosi dapat diperbarui tanpa mencetak ulang, sementara pengiklan memiliki kesempatan menyampaikan beberapa pesan dalam satu media. Kondisi ini menciptakan kebutuhan terhadap layanan pemasangan, pengelolaan, dan pemeliharaan layar yang dapat berlangsung lebih panjang dibandingkan penjualan produk cetak.

Melalui kemitraan tersebut, Fortu Digital melihat peluang untuk membantu pengusaha digital printing memperluas sumber pendapatan. Peluang yang ditawarkan bukan semata-mata penjualan perangkat layar digital, melainkan pengembangan layanan baru yang dapat melengkapi bisnis percetakan yang sudah berjalan. Pelaku usaha dapat memanfaatkan pengalaman mereka dalam menangani kebutuhan promosi, relasi dengan pelanggan, serta pengelolaan produksi untuk masuk ke segmen media digital.

Dengan demikian, kemitraan ini mendorong perubahan dari transaksi satu kali menuju hubungan layanan yang lebih berkelanjutan. Pelaku digital printing tidak hanya berperan sebagai penyedia material promosi, tetapi juga berpotensi menjadi mitra dalam menghadirkan ruang iklan digital bagi berbagai merek dan pelaku usaha. Langkah tersebut dapat membuka sumber pemasukan berulang sekaligus membantu bisnis percetakan menyesuaikan diri dengan perkembangan pola belanja promosi.

Fortu Digital menyiapkan skema kemitraan layar digital untuk membantu pelaku digital printing memperluas layanan tanpa harus menghadapi seluruh tantangan bisnis tersebut seorang diri. Bagi pengusaha percetakan, memasuki pasar layar digital sering kali menimbulkan sejumlah pertanyaan, mulai dari pemilihan perangkat yang sesuai, proses instalasi, hingga penanganan kebutuhan purnajual. Kemitraan ini dirancang untuk menutup hambatan tersebut melalui pembagian peran yang jelas mitra dan Fortu Digital.

Dalam skema ini, mitra berfokus pada penjualan serta pengelolaan relasi dengan klien di wilayah masing-masing. Peran tersebut mencakup pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan dan pengembangan hubungan yang sudah dimiliki oleh mitra. Sementara itu, Fortu Digital menyediakan produk yang dibutuhkan serta dukungan teknis untuk membantu proses pemenuhan kebutuhan klien. Dengan pembagian tanggung jawab ini, pelaku digital printing dapat menawarkan layanan layar digital dengan dukungan yang lebih terarah.

Dukungan tersebut juga menjawab tiga tahap penting yang kerap menjadi pertimbangan pengusaha percetakan ketika akan memasuki bisnis baru, yakni menentukan perangkat, melakukan instalasi, dan menangani kebutuhan setelah penjualan. Mitra tidak perlu membangun seluruh kemampuan pendukung itu dari awal, karena Fortu Digital mengambil peran pada penyediaan produk dan aspek teknis. Dengan demikian, mitra dapat mempertahankan perhatian pada aktivitas penjualan dan hubungan dengan pelanggan.

CEO Fortu Digital, Jovian Alvin, menjelaskan bahwa pengusaha digital printing telah memiliki aset penting berupa kepercayaan klien. Kemitraan ini ditujukan untuk mengubah hubungan yang semula berbasis pesanan menjadi layanan yang berkelanjutan. Artinya, relasi yang telah dibangun melalui kebutuhan percetakan dapat dikembangkan ke dalam penawaran layanan layar digital, dengan dukungan produk dan teknis dari Fortu Digital. Pendekatan tersebut menempatkan kepercayaan pelanggan sebagai dasar pengembangan usaha, sekaligus memberi ruang bagi mitra untuk memperluas layanan di wilayahnya.

Pola layanan layar digital dapat diterapkan pada klien lama pengusaha digital printing, terutama mereka yang sebelumnya memesan spanduk atau materi promosi cetak setiap kali memiliki kegiatan tertentu. Relasi yang telah terbentuk melalui kebutuhan percetakan tersebut dapat menjadi dasar untuk memperkenalkan pilihan media komunikasi yang lebih dinamis. Alih-alih menggunakan spanduk baru untuk setiap agenda promosi, klien dapat mempertimbangkan penggunaan layar yang menampilkan materi sesuai jadwal dan kebutuhan komunikasi mereka.

Dalam pola ini, pengusaha digital printing tetap berperan sebagai pihak yang memahami karakter, kebutuhan, serta pola promosi klien. Konten pada layar dapat diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan program, penawaran, informasi produk, atau kegiatan yang sedang berlangsung. Dengan demikian, layanan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan media pada satu kesempatan, tetapi juga mencakup kebutuhan pengelolaan tampilan yang dapat berubah dari waktu ke waktu. Penerapannya dapat disesuaikan dengan lokasi, jenis usaha, serta tujuan komunikasi masing-masing klien.

Fortu Digital menampilkan beberapa produk yang dapat menjadi bagian dari penawaran tersebut, yaitu digital signage, interactive flat panel atau IFP, dan videotron. Digital signage dapat digunakan untuk menyampaikan informasi promosi di area usaha, sedangkan IFP mendukung kebutuhan layar interaktif untuk presentasi, pembelajaran, atau penyampaian informasi. Videotron dapat menjadi pilihan untuk tampilan berukuran besar di area yang membutuhkan visibilitas lebih luas. Setiap produk memiliki fungsi dan konteks penggunaan yang berbeda, sehingga pembahasannya dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan klien.

Pendekatan ini berpotensi membangun hubungan jangka panjang karena kebutuhan klien tidak berhenti pada satu transaksi. Pengusaha percetakan dapat tetap memanfaatkan relasi yang sudah dimiliki sambil menawarkan bentuk layanan yang relevan dengan perkembangan komunikasi visual. Hubungan tersebut dapat berlanjut melalui pembaruan konten, penyesuaian materi, atau kebutuhan layar pada kegiatan berikutnya, tanpa mengharuskan pengusaha meninggalkan pengalaman dan jaringan yang telah dibangun dari bisnis digital printing.

Kehadiran Fortu Digital dalam Allprint Expo 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku digital printing di berbagai daerah. Pameran tersebut berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 7 hingga 10 Oktober 2026. Selama acara, pengunjung dan calon mitra dapat menemui perwakilan Fortu Digital di booth B3L008, Hall B3, untuk memperoleh informasi mengenai solusi layar digital, model kemitraan, serta dukungan yang disiapkan bagi pengembangan bisnis.

Fortu Digital memiliki jejak layanan yang mencakup sejumlah kota, dengan kantor di Jakarta, Medan, dan Bali. Pengalaman perusahaan juga tercermin melalui portofolio klien dari beragam sektor. Di bidang perhotelan, nama yang dapat menjadi rujukan lain The Westin, Hotel Tentrem, dan Grand Mercure. Untuk sektor kesehatan, Fortu Digital menangani kebutuhan RS Mitra Keluarga. Sementara itu, portofolio di segmen korporasi mencakup PT PLN, Honda Motors, dan PT Denso Indonesia. Ragam pengalaman tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menyesuaikan solusi dengan karakter kebutuhan, lingkungan operasional, dan sasaran komunikasi setiap klien.

Portofolio itu dapat menjadi referensi bagi mitra ketika menawarkan solusi kepada calon klien di segmen yang serupa. Mitra dapat memanfaatkan pengalaman Fortu Digital sebagai gambaran mengenai penerapan layar digital dalam mendukung penyampaian informasi, promosi, maupun penguatan pengalaman pelanggan. Jovian menyampaikan bahwa perusahaan ingin tumbuh bersama mitra di banyak kota, dengan menempatkan pemahaman terhadap pasar lokal sebagai unsur penting dalam kerja sama. Menurutnya, pengetahuan mitra mengenai karakter konsumen, kebutuhan bisnis, dan dinamika wilayah akan membantu menghadirkan penawaran yang lebih relevan serta memperkuat peluang keberhasilan bersama.