Bandung | Thom Haye menjadi salah satu pemain Persib Bandung yang menghadapi rangkaian pertandingan dan agenda sepak bola paling padat dalam periode ini. Beban tersebut tidak hanya berasal dari kewajibannya bersama klub, tetapi juga dari tugas internasional bersama timnas Indonesia. Situasi itu membuat waktu pemulihan Haye menjadi sangat terbatas, terutama karena setiap agenda berlangsung dalam jarak yang berdekatan.
Rangkaian kesibukan tersebut dimulai ketika Haye membantu Persib Bandung meraih gelar juara liga. Setelah menyelesaikan kompetisi domestik, ia tidak langsung memperoleh masa istirahat yang panjang. Gelandang tersebut kemudian bergabung dalam pemusatan latihan timnas Indonesia sebagai persiapan menuju Piala AFF 2026. Peralihan dari kompetisi klub ke agenda tim nasional berlangsung cepat, sehingga kebutuhan untuk menjaga kondisi fisik menjadi semakin penting.
Dalam periode pemusatan latihan itu, Haye memang tidak tampil pada pertandingan uji coba melawan Oman dan Mozambik. Absennya bukan disebabkan persoalan kebugaran, melainkan sanksi yang harus dijalani. Kendati demikian, ia tetap mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan timnas Indonesia yang berlangsung di Bali. Artinya, kegiatan fisik, taktikal, dan persiapan tim tetap menjadi bagian dari rutinitasnya meskipun tidak turun dalam dua laga tersebut.
Setelah itu, Haye menjadi salah satu pemain andalan Indonesia di Piala AFF 2026. Turnamen tersebut menghadirkan jadwal pertandingan dengan jeda sekitar empat hari, sehingga pemain dituntut segera memulihkan tenaga sekaligus kembali siap bertanding. Intensitas itu membuat akumulasi kelelahan semakin terasa, khususnya bagi pemain yang sebelumnya sudah melewati musim panjang bersama klub. Setelah Indonesia gagal melewati fase grup, Haye kembali ke Persib Bandung. Kepulangannya menandai berlanjutnya tantangan pengelolaan kebugaran, karena tubuh pemain harus beradaptasi lagi dengan tuntutan klub setelah menjalani agenda internasional yang padat.
Beban pertandingan Thom Haye berlanjut setelah dirinya kembali memperkuat Persib. Gelandang tersebut langsung mengikuti persiapan menghadapi play-off AFC Champions League Two melawan Manila Digger. Agenda itu menjadi pintu awal menuju rangkaian pertandingan padat yang harus dijalani bersama klub. Setelah persiapan dan laga play-off selesai, Haye memasuki kompetisi Super League 2026/2027 dengan tuntutan untuk tetap menjaga konsistensi penampilan, baik dalam mengatur tempo permainan maupun membantu keseimbangan tim di lini tengah.
Jadwal yang rapat kemudian membawa Haye menjalani perjalanan internasional lainnya. Di tengah berlangsungnya kompetisi domestik, ia terbang ke Korea Selatan untuk membela Persib dalam pertandingan liga Champions menghadapi FC Seoul. Perpindahan negara, perbedaan waktu, serta intensitas pertandingan membuat waktu pemulihan pemain menjadi semakin terbatas. Setelah menyelesaikan pekan ketiga Super League, Haye kembali bergabung dengan timnas Indonesia yang tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Rangkaian tugas tersebut memperlihatkan betapa singkatnya jeda agenda klub dan kewajiban internasional.
Situasi itu turut memengaruhi penilaian terhadap performanya. Sebagai gelandang, Haye disebut belum tampil maksimal, terutama ketika harus mempertahankan energi dan konsentrasi dalam jadwal yang berlangsung beruntun. Setelah menyelesaikan tugas bersama Indonesia, ia kembali ke Persib untuk menghadapi agenda ASEAN Club Championship 2026/2027. Laga berikutnya mempertemukan Persib dengan Port FC di Pathum Thani, Thailand. Perjalanan tersebut menambah panjang mobilitas Haye sekaligus menegaskan tantangan kebugaran yang dihadapi pemain. Dengan kalender pertandingan yang padat, pengelolaan menit bermain, pemulihan, dan rotasi skuad menjadi faktor penting agar kontribusinya dapat kembali optimal.
Agenda Thom Haye bersama Persib menjadi semakin padat setelah ia memperkuat tim dalam pertandingan melawan Port FC di Thailand. Perjalanan pulang dari laga tersebut tidak memberi banyak waktu bagi Haye untuk beristirahat dan memulihkan kondisi fisiknya. Ia segera kembali turun ke lapangan dalam pertandingan Super League menghadapi Dewa United. Jarak antarpertandingan yang singkat membuat tuntutan terhadap stamina pemain meningkat, terlebih laga di Thailand juga menguras energi melalui perjalanan dan intensitas permainan.
Belum sempat mendapatkan jeda pemulihan yang ideal, Persib kembali dihadapkan pada jadwal berikutnya. Pada Rabu (14/10), klub tersebut dijadwalkan menjamu The Cong-Viettel dalam ajang Liga Champions. Rangkaian pertandingan dalam waktu berdekatan itu membuat Haye merasa sangat kelelahan. Ia menilai kondisi tersebut bukan hanya berkaitan dengan durasi pertandingan, melainkan juga proses perjalanan, persiapan taktik, serta kebutuhan tubuh untuk kembali bugar sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Tekanan fisik tersebut berlangsung bersamaan dengan tekanan dari suporter. Hasil imbang Persib melawan Dewa United membuat sebagian pendukung menyampaikan kekecewaan, sementara para pemain dituntut segera memberikan penampilan yang lebih baik pada laga selanjutnya. Bagi Haye, tuntutan untuk terus tampil maksimal harus diimbangi dengan waktu istirahat yang memadai. Pemain tidak dapat dipaksa mempertahankan performa terbaik apabila tubuh belum pulih sepenuhnya dari pertandingan sebelumnya.
Haye juga menyoroti fasilitas pemulihan yang tersedia di klub. Menurutnya, dukungan tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pemain, terutama ketika Persib menjalani jadwal padat dengan perjalanan dan pertandingan beruntun. Fasilitas pemulihan yang lebih lengkap, termasuk penanganan medis, pemantauan kebugaran, dan waktu rehabilitasi yang terencana, dinilai penting untuk membantu pemain menjaga kondisi. Keluhan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan menghadapi jadwal kompetisi tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan klub dalam melindungi kebugaran skuad.
Thom Haye menyoroti tantangan besar yang dihadapi Persib dalam menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat. Menurutnya, jeda antarlaga yang singkat membuat pemain tidak memiliki cukup waktu untuk memulihkan kondisi secara optimal. Setiap pertandingan menuntut tenaga dan konsentrasi tinggi, sementara tim harus segera bersiap menghadapi laga berikutnya hanya beberapa hari kemudian. Dalam situasi tersebut, para pemain pada dasarnya hanya berusaha tetap bugar ketika memasuki setiap pertandingan, meskipun upaya itu hampir mustahil dilakukan secara sempurna.
Haye menjelaskan bahwa Persib kerap harus kembali bertanding sekitar tiga hari setelah laga sebelumnya. Waktu pemulihan yang terbatas membuat proses mengembalikan kondisi fisik menjadi persoalan serius. Ia bahkan merasa latihan pemulihan secara pribadi di rumah Marc Klok lebih membantu dibandingkan melakukannya di klub. Penilaian tersebut berkaitan dengan anggapan bahwa fasilitas pemulihan yang tersedia di Persib belum cukup memadai untuk mendukung kebutuhan pemain setelah menjalani rangkaian pertandingan yang intens. Karena itu, pemulihan mandiri menjadi salah satu cara yang dipilih untuk menjaga tubuh tetap siap bertanding.
Meski mengeluhkan persoalan kebugaran, Haye menilai Persib sebenarnya memiliki kemampuan untuk tampil lebih kompetitif pada musim ini. Ia melihat tim telah bermain sangat baik dan menunjukkan kualitas yang menjanjikan dalam sejumlah pertandingan. Namun, kelelahan menjadi hambatan terbesar yang membatasi performa mereka. Dalam kondisi jadwal yang rapat, perhatian utama para pemain bukan lagi sekadar meningkatkan permainan, melainkan memastikan seluruh anggota tim tetap sehat. Haye menegaskan bahwa menjaga kondisi fisik sebagai sebuah grup kini menjadi prioritas, sebab konsistensi Persib sangat bergantung pada kemampuan pemain melewati tekanan jadwal tanpa mengalami penurunan kebugaran yang signifikan.
Baca juga: Ada kemungkinan Libra hanya sedang mengalami fase emosional yang membuat cara pandangnya terhadap hubungan menjadi berbeda | Kesibukan yang berlangsung tanpa jeda dapat membuat pikiran kehilangan kesempatan untuk beristirahat | Terlalu banyak mengambil tanggung jawab sekaligus justru dapat membuat fokus terpecah dan kualitas pekerjaan menurun
