Selain itu, masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik yang dapat menyertai aktivitas erupsi

oleh -103 Dilihat
oleh
Selain itu, masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik yang dapat menyertai aktivitas erupsi

Kabupaten Sleman | 3 Tokoh Dunia Inspiratif yang Lahir 11 Oktober: Eleanor Roosevelt hingga Amitabh Bachchan Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di kawasan yang masuk dalam wilayah potensi bahaya. Gunung Merapi berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, meliputi wilayah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten. Dari sisi klimatologi, suhu udara di sekitar Gunung Merapi berkisar 17,3–19,7 derajat Celsius, dengan kelembapan 81–93,1 persen. Tekanan udara tercatat berada pada rentang 873,8–917,3 mmHg. Pada sektor selatan hingga barat daya, potensi bahaya meliputi Sungai Boyong dengan jarak maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer dari puncak. Sementara itu, di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro hingga 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer. Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik berpotensi menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. PVMBG menyatakan tingkat aktivitas Gunung Merapi akan ditinjau kembali apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Gunung dengan ketinggian sekitar 2.968 meter di atas permukaan laut ini dikenal sebagai salah satu gunung api aktif di Indonesia yang memerlukan pemantauan dan mitigasi bencana secara berkelanjutan.***

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung sehingga berpotensi memicu awan panas guguran di wilayah yang masuk zona bahaya. Selain itu, masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik yang dapat menyertai aktivitas erupsi. Gunung Merapi meluncurkan guguran lava sebanyak tiga kali dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah Kali Krasak pada Minggu (11/10/2026) pagi.

Keterangan yang tercatat menyebut Pengamat Gunung Merapi dari Badan Geologi, Alzwar Nurmanaji, A.Md., melaporkan kondisi gunung terlihat jelas dengan cuaca cerah dan angin tenang yang bertiup ke arah tenggara.

Data lain dalam laporan menunjukkan Aktivitas tersebut tercatat dalam laporan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu, 11 Oktober 2026: 4 Zodiak Paling Hoki, Peluang Rezeki dan Cinta Menanti? Selama enam jam pengamatan, tercatat 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 1–25 milimeter dan durasi 23,5–201,56 detik. Selain itu, petugas mencatat 17 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2–32 milimeter. Gempa tersebut memiliki selisih waktu tiba gelombang S-P sebesar 0,3–0,5 detik dan durasi 14,36–60,84 detik.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Tidak teramati asap kawah selama periode pengamatan. Meski kondisi visual relatif cerah, aktivitas kegempaan Gunung Merapi masih tercatat. PVMBG menyebut potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas guguran (APG). Warga juga perlu mewaspadai ancaman lahar dan awan panas guguran, terutama saat hujan turun di sekitar Gunung Merapi.