Fortu Digital Tawarkan Kemitraan Layar Digital bagi Pengusaha Percetakan

oleh -424 Dilihat
oleh
Fortu Digital Tawarkan Kemitraan Layar Digital bagi Pengusaha Percetakan

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Selama ini, bisnis digital printing banyak bertumpu pada pesanan yang datang satu kali. Pengusaha percetakan melayani kebutuhan promosi dalam bentuk spanduk, banner, serta berbagai materi cetak lain sesuai permintaan pemilik merek. Setelah pesanan selesai diproduksi dan diserahkan, hubungan bisnis tersebut sering kali berakhir sampai muncul kebutuhan promosi berikutnya. Pola ini membuat pendapatan usaha sangat bergantung pada arus pesanan baru yang perlu terus dicari dan dipenuhi.

Di sisi lain, pola belanja promosi pemilik merek mulai mengalami perubahan. Sebagian anggaran yang sebelumnya digunakan untuk materi promosi konvensional kini beralih ke media layar digital. Media tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan pesan promosi melalui tampilan visual yang dinamis, sehingga menjadi pilihan dalam kegiatan komunikasi merek. Pergeseran ini turut memengaruhi kebutuhan para pelaku usaha percetakan yang selama ini mengandalkan produksi spanduk, banner, dan materi promosi sejenis sebagai sumber pemasukan.

Perubahan tersebut mendorong pengusaha percetakan untuk memikirkan sumber pendapatan lanjutan di luar model pesanan satu kali. Mereka perlu melihat peluang yang dapat membuka hubungan usaha lebih berkelanjutan, sekaligus tetap berkaitan dengan kebutuhan promosi para pemilik merek. Kondisi inilah yang dilihat PT Fortu Digital Teknologi, atau Fortu Digital, sebagai peluang untuk menawarkan kemitraan layar digital bagi pengusaha percetakan.

Melalui peluang kemitraan tersebut, pengusaha percetakan tidak hanya diposisikan sebagai penyedia materi promosi cetak. Mereka juga dapat mempertimbangkan peran dalam menghadirkan media layar digital kepada pasar yang telah mereka kenal. Tawaran ini hadir di tengah perubahan kebutuhan promosi, ketika pemilik merek mulai membagi anggaran mereka ke berbagai saluran komunikasi. Dengan demikian, perkembangan media promosi digital menjadi celah bagi pengusaha percetakan untuk memperluas kegiatan usahanya dan mencari kesinambungan pendapatan.

Fortu Digital hadir dalam Allprint Expo 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 7–10 Oktober 2026. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan solusi tampilan digital kepada pelaku industri percetakan dan digital printing. Di tengah perubahan kebutuhan promosi, Fortu Digital menawarkan tiga produk utama, yaitu digital signage, interactive flat panel (IFP), dan videotron. Ketiganya dirancang untuk membantu pelaku usaha menghadirkan materi komunikasi yang lebih dinamis, mudah diperbarui, dan relevan dengan perkembangan strategi pemasaran.

Selain memamerkan produk, Fortu Digital mengajak pengusaha digital printing untuk bergabung dalam skema kemitraan. Ajakan tersebut membuka peluang bagi perusahaan percetakan untuk memperluas portofolio bisnis tanpa hanya mengandalkan layanan cetak konvensional. Melalui kemitraan ini, pengusaha dapat menawarkan perangkat layar digital beserta dukungan pengelolaan konten kepada pelanggan dari berbagai sektor, termasuk ritel, pendidikan, perkantoran, layanan publik, dan penyelenggara kegiatan.

Skema tersebut juga dapat mengubah pola hubungan bisnis dari transaksi putus menjadi layanan yang berkelanjutan. Sebagai contoh, klien yang sebelumnya memesan spanduk untuk menjalankan promosi dapat diarahkan menggunakan digital signage atau videotron. Setelah perangkat terpasang, materi promosi dapat diperbarui secara berkala sesuai program, musim penjualan, atau kebutuhan komunikasi klien. Dengan demikian, pengusaha percetakan tidak berhenti pada penjualan satu produk, tetapi dapat membangun pendapatan berulang melalui penyediaan perangkat, pembaruan konten, pemeliharaan, dan layanan pendukung. Pendekatan ini memungkinkan mitra mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan sekaligus memperkuat posisi bisnis di tengah pergeseran dari media promosi statis menuju komunikasi visual yang lebih fleksibel.

Fortu Digital memandang pengusaha digital printing bukan sekadar calon penjual produk layar digital, melainkan pemilik aset bisnis yang sudah terbentuk: kepercayaan klien. Selama melayani kebutuhan cetak, para pengusaha tersebut telah membangun hubungan, memahami karakter pelanggan, dan mengenali kebutuhan promosi di wilayah masing-masing. Modal relasi ini menjadi dasar penting untuk memperluas layanan tanpa harus memulai pasar dari awal.

CEO Fortu Digital, Jovian Alvin, menjelaskan bahwa peluang kemitraan tersebut diarahkan untuk mengubah pola pesanan satu kali menjadi layanan yang berkelanjutan. Klien yang sebelumnya hanya memesan kebutuhan digital printing dapat ditawari solusi layar digital sebagai bagian dari kebutuhan komunikasi dan promosi mereka. Dengan demikian, hubungan bisnis tidak berhenti setelah produk cetak selesai, tetapi dapat berkembang melalui pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan perangkat secara berkelanjutan. Gagasan ini tetap menempatkan kebutuhan klien sebagai titik utama dalam pengembangan layanan.

Meski memiliki basis pelanggan, pengusaha percetakan umumnya menghadapi sejumlah hambatan ketika mulai memasuki bisnis layar digital. Pemilihan perangkat yang sesuai dengan ukuran, lokasi, tingkat kecerahan, serta tujuan penggunaan memerlukan pengetahuan teknis yang tidak selalu tersedia di perusahaan percetakan. Proses instalasi juga menuntut perencanaan dan pengerjaan yang tepat agar perangkat aman, berfungsi optimal, serta memenuhi kondisi lokasi. Selain itu, layanan purnajual menjadi pertimbangan penting karena klien membutuhkan bantuan ketika terjadi gangguan, perawatan, atau pembaruan sistem.

Skema kemitraan Fortu Digital membagi tanggung jawab berdasarkan kekuatan masing-masing pihak. Mitra berfokus pada penjualan, pengembangan pasar, dan pemeliharaan hubungan dengan klien di wilayahnya. Mereka dapat memanfaatkan pengetahuan lokal serta jaringan yang telah dibangun untuk mengidentifikasi peluang dan mendampingi pelanggan. Sementara itu, Fortu Digital menyediakan produk layar digital, panduan solusi, serta dukungan teknis yang mencakup proses instalasi dan layanan setelah penjualan. Pembagian ini memungkinkan mitra memperluas penawaran tanpa harus menanggung seluruh beban teknis secara mandiri, sekaligus memberi klien akses kepada penyedia solusi yang lebih terarah.

Fortu Digital memiliki jangkauan operasional yang didukung oleh kantor di Jakarta, Medan, dan Bali. Kehadiran di tiga wilayah tersebut memungkinkan perusahaan memahami kebutuhan pasar yang beragam, sekaligus memberikan akses layanan yang lebih dekat kepada pelanggan dan calon mitra. Selama menjalankan kegiatan usaha, Fortu Digital telah melayani klien dari berbagai sektor, sehingga memiliki pengalaman dalam merancang serta menerapkan solusi layar digital untuk kebutuhan komunikasi, informasi, dan promosi.

Portofolio di bidang perhotelan mencakup The Westin, Hotel Tentrem, dan Grand Mercure. Pengalaman bersama sejumlah jaringan dan properti tersebut menunjukkan kemampuan Fortu Digital dalam mendukung kebutuhan tampilan digital di lingkungan hotel, mulai dari penyampaian informasi kepada tamu hingga penguatan materi promosi. Di sektor kesehatan, perusahaan telah menangani RS Mitra Keluarga. Sementara itu, dari kalangan korporasi, portofolionya mencakup PT PLN, Honda Motors, dan PT Denso Indonesia.

Rangkaian pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi mitra ketika menawarkan solusi kepada calon klien dalam segmen yang serupa. Mitra dapat memanfaatkan pemahaman terhadap karakteristik industri, kebutuhan komunikasi masing-masing organisasi, serta contoh penerapan yang telah tersedia untuk menyusun pendekatan penjualan yang lebih relevan. Referensi portofolio juga membantu memberikan gambaran mengenai kapasitas Fortu Digital dalam mendukung proyek dengan kebutuhan dan skala yang beragam.

Jovian menyampaikan bahwa Fortu Digital ingin tumbuh bersama mitra di banyak kota. Menurutnya, mitra memiliki peran penting karena memahami kondisi dan karakter pasar lokal, termasuk kebutuhan pelaku usaha serta pola pengambilan keputusan di wilayah masing-masing. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan solusi layar digital secara berkelanjutan. Pelaku industri percetakan dan calon mitra dapat menemui Fortu Digital di booth B3L008, Hall B3, selama Allprint Expo 2026 berlangsung untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai peluang kemitraan dan layanan yang ditawarkan.