medan | Amit Singh, pengusaha asal India sekaligus pemilik jaringan pusat kebugaran Fusion Gym, kembali menambah koleksi kendaraannya dengan menerima Mercedes-Benz G63 AMG keenam. Penyerahan SUV mewah tersebut dibagikan oleh dealer Mercedes-Benz Autohangar di Mumbai melalui unggahan media sosial. Momen itu menandai kelanjutan hubungan Singh dengan dealer yang sama, tempat ia juga mengambil beberapa G-Wagen sebelumnya.
Dalam unggahan tersebut, Autohangar memperlihatkan Singh bersama G63 AMG terbaru yang kini menjadi bagian dari koleksi mobil mewahnya. Dealer itu menyampaikan ucapan selamat atas pembelian kendaraan keenamnya dari keluarga G-Wagen. Informasi yang dibagikan berfokus pada serah terima mobil dan pencapaian tersebut, tanpa merinci harga, spesifikasi unit, maupun waktu pasti pembelian.
G-Wagen merupakan sebutan populer untuk Mercedes-Benz G-Class, model yang dikenal dengan bentuk kotak khas dan karakter kendaraan berorientasi pada kemampuan berkendara di berbagai medan. Versi G63 AMG berada di jajaran performa tinggi keluarga tersebut. Bagi Singh, unit terbaru ini bukan G-Class pertamanya, melainkan tambahan keenam yang memperlihatkan konsistensinya mengoleksi model ikonik dari Mercedes-Benz.
Autohangar, dealer Mercedes-Benz yang berbasis di Mumbai, menjadi lokasi penting dalam rangkaian pembelian Singh. Sejumlah G-Wagen miliknya terdahulu juga diserahkan melalui dealer tersebut, sehingga unggahan terbaru sekaligus menyoroti hubungan berulang pelanggan dan gerai. Namun, informasi yang tersedia tidak menjelaskan apakah seluruh kendaraan dalam koleksi itu memiliki konfigurasi atau varian yang sama.
Penambahan G63 AMG keenam memperluas koleksi kendaraan mewah Singh di luar kiprahnya sebagai pengusaha dan pemilik Fusion Gym. Berita serah terima ini menarik perhatian karena jumlah G-Wagen yang dimilikinya tergolong menonjol, sementara model G-Class sendiri telah lama memiliki daya tarik kuat di kalangan penggemar SUV premium. Dengan unit terbaru, koleksi Singh kembali bertambah, dan Autohangar turut membagikan kabar tersebut kepada publik. Peristiwa ini berlangsung di Mumbai, India, sesuai konteks serah terima yang diumumkan dealer, bukan di Indonesia.
Unit terbaru dalam koleksi G-Wagen keenam Amit Singh bukan G63 AMG standar, melainkan Mercedes-Benz G63 AMG Pro. Varian ini diperkenalkan pada September 2026 dengan pembaruan yang berfokus pada kemampuan berkendara di medan off-road. Nama Pro menandai paket peningkatan yang ditujukan untuk membantu pengemudi menghadapi permukaan yang lebih menantang, sekaligus mempertahankan karakter performa dan ketangguhan yang melekat pada G-Class. Karena itu, perbedaannya tidak sekadar terletak pada tampilan, tetapi juga pada perangkat pengendalian kendaraan.
Salah satu perhatian utama pada varian ini adalah suspensi dan pengendalian. Teknologi kontrol suspensi dirancang untuk menyesuaikan respons kendaraan saat melintasi medan yang tidak rata, sementara sistem stabilisasi bodi aktif membantu mengendalikan gerakan bodi selama perjalanan. Tingkat kekakuan sistem stabilisasi tersebut dapat diatur dalam tiga tahap. Pengemudi dapat memilih pengaturan yang sesuai dengan situasi, sehingga ayunan bodi dapat dikelola ketika kendaraan melaju di permukaan yang bergelombang atau melewati rintangan off-road.
Pengaturan tiga tahap memberi ruang bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter stabilisasi, bukan mengandalkan satu respons tetap untuk setiap kondisi. Dalam perjalanan di medan berbatu, misalnya, kendaraan dapat menghadapi permukaan yang tidak seragam dan perubahan posisi roda. Di jalur berpasir, tantangannya berbeda, karena permukaan yang lunak dapat memengaruhi gerak kendaraan. Kendali atas kekakuan bodi membantu menyesuaikan respons mobil terhadap keadaan tersebut, meski pemilihan pengaturan tetap perlu mempertimbangkan kondisi jalur dan cara berkendara.
G63 AMG Pro juga menyediakan mode Traction Pro pada pengaturan berkendara Rock dan Sand. Sesuai namanya, pilihan ini ditujukan untuk membantu menjaga traksi ketika kendaraan melaju di permukaan berbatu atau berpasir. Pengaturan Rock dan Sand memberi pengemudi pilihan yang relevan dengan jenis medan, sementara Traction Pro mendukung upaya mempertahankan cengkeraman roda. Kombinasi mode medan, kontrol suspensi, dan stabilisasi bodi aktif menjadikan pembaruan Pro berpusat pada kendali serta kemampuan melintasi jalur off-road, bukan hanya pada peningkatan tenaga mesin.
Mercedes-Benz G63 AMG Pro tetap mempertahankan siluet mengotak yang menjadi ciri khas keluarga G-Class. Bentuk bodinya yang tegas, garis-garis lurus, serta proporsi kendaraan yang kokoh membuat model ini mudah dikenali sebagai bagian dari lini G-Wagen, meskipun mendapat sejumlah sentuhan khusus. Pada bagian atas, terdapat rak atap dengan panel aluminium yang menambah kesan fungsional sekaligus memperkuat karakter petualang. Perlengkapan tersebut menyatu dengan desain kendaraan tanpa menghilangkan tampilan ikoniknya. Di belakang, tangga yang dapat dilepas memberi akses menuju area atap, sehingga rak dapat dijangkau dengan lebih praktis saat diperlukan. Rancangan yang bisa dilepas juga memungkinkan pemilik menyesuaikan perlengkapan sesuai kebutuhan perjalanan maupun preferensi tampilan. Sementara itu, bagian kaki-kaki menggunakan pelek AMG berwarna hitam doff berukuran 20 inci. Pelek ini disediakan khusus untuk varian Pro, menjadi pembeda visual yang jelas dari G63 lainnya dan melengkapi kesan tangguh pada eksteriornya. Perpaduan elemen tersebut menempatkan G63 AMG Pro sebagai SUV berkarakter kuat, dengan tambahan perangkat yang memiliki fungsi sekaligus identitas tersendiri.
Di dalam kabin, pengemudi disambut panel instrumen digital berukuran 12,3 inci dan layar infotainment MBUX dengan ukuran yang sama. Kedua layar menyajikan informasi kendaraan dan hiburan melalui tampilan modern yang mudah diakses. Sistem MBUX mendukung konektivitas Android Auto serta Apple CarPlay secara nirkabel, sehingga perangkat seluler dapat terhubung tanpa perlu menggunakan kabel. Fitur navigasi augmented reality membantu menyampaikan petunjuk arah dengan menggabungkan informasi navigasi dan tampilan lingkungan sekitar. Pengemudi dapat mengikuti rute dengan panduan visual yang lebih kontekstual, terutama ketika mendekati persimpangan atau titik belok. Tata letak digital ini melengkapi kabin G-Class tanpa mengubah karakter fungsional yang menjadi salah satu ciri model tersebut. Kehadiran beberapa fungsi dalam layar juga memberi pilihan akses yang praktis bagi pengemudi dan penumpang selama perjalanan. Meski berorientasi pada teknologi, perlengkapan itu tetap relevan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh, saat kebutuhan informasi dan hiburan dapat berbeda-beda.
Salah satu fitur yang membantu ketika bermanuver adalah Transparent Bonnet. Fitur ini dirancang untuk menampilkan area di depan kendaraan yang biasanya sulit terlihat dari posisi pengemudi. Informasi visual tersebut dapat membantu memantau permukaan dan rintangan di sekitar bagian depan, termasuk ketika kendaraan melaju di jalur yang sempit atau tidak rata. Fungsinya melengkapi pandangan pengemudi, bukan menggantikan kewaspadaan maupun pemeriksaan langsung terhadap kondisi sekitar. Untuk menunjang pengalaman audio di kabin, G63 AMG Pro juga dilengkapi sistem Burmester 3D dengan 18 pengeras suara. Susunan tersebut memberikan keluaran suara dari berbagai arah, sehingga musik dan konten hiburan dapat dinikmati oleh penghuni kabin. Kombinasi teknologi visual, konektivitas, navigasi, dan audio memperlihatkan bahwa perlengkapan kabin tidak hanya berfokus pada tampilan layar. Setiap fitur memiliki peran tersendiri, mulai dari membantu pengemudi memahami lingkungan kendaraan hingga menyediakan hiburan selama perjalanan. Dengan demikian, detail eksterior khusus dan kelengkapan digital menjadi bagian penting dari karakter varian Pro ini.
Pada Mercedes-Benz G63 AMG Pro, perlengkapan keselamatan mencakup sejumlah fitur yang membantu pengemudi menghadapi situasi di jalan. Active Brake Assist dirancang untuk mendukung pengereman ketika sistem mendeteksi potensi tabrakan, sedangkan Lane Keeping Assist membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya.
