Posyandu Elang di Surabaya Diperbarui untuk Perkuat Layanan Ibu dan Anak

oleh -123 Dilihat
oleh
Posyandu Elang di Surabaya Diperbarui untuk Perkuat Layanan Ibu dan Anak

Surabaya | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mendukung peningkatan fasilitas Posyandu Elang di lingkungan Wing Pendidikan 700/Pertahanan Udara Nasional (Wingdik 700/Hanud), Surabaya. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya mendorong tersedianya sarana pelayanan kesehatan yang lebih memadai, khususnya bagi ibu dan anak. Posyandu memiliki peran penting sebagai tempat keluarga memperoleh layanan kesehatan rutin yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal. Dengan memperbaiki fasilitas yang tersedia, BRI Peduli turut mendukung upaya menjaga akses layanan dasar bagi keluarga besar TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan masyarakat sekitar.

Renovasi Posyandu Elang ditujukan untuk menunjang pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu dan anak agar dapat berlangsung dengan lebih baik. Fasilitas yang layak dapat membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga saat mengikuti kegiatan posyandu, sekaligus mendukung kelancaran layanan rutin. Kehadiran sarana yang lebih memadai juga diharapkan memberi kemudahan bagi petugas dalam menjalankan kegiatan pelayanan. Dengan demikian, peningkatan fasilitas tidak hanya menyentuh kondisi fisik posyandu, tetapi juga mendukung penyelenggaraan layanan yang dibutuhkan oleh keluarga di sekitar Wingdik 700/Hanud.

Melalui dukungan TJSL tersebut, Posyandu Elang diharapkan dapat menjadi ruang pelayanan yang lebih nyaman dan optimal bagi ibu, anak, serta keluarga yang mengaksesnya. Kegiatan kesehatan rutin dapat berlangsung dalam suasana yang lebih mendukung, sehingga warga dapat memanfaatkan layanan dengan lebih baik. Manfaat renovasi diharapkan dirasakan oleh keluarga besar TNI AU maupun masyarakat di lingkungan sekitar, tanpa mengubah tujuan utama posyandu sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar. Peningkatan fasilitas ini mencerminkan kontribusi BRI dalam mendukung kebutuhan sosial masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Ke depan, sarana yang lebih baik diharapkan membantu menjaga keberlangsungan pelayanan ibu dan anak secara rutin di Posyandu Elang.

Renovasi Posyandu Elang di Surabaya diresmikan pada Senin (19/10) oleh Komandan Wingdik 700/Hanud Kolonel Pnb A. Kholiq Yulianto bersama Pemimpin Cabang BRI Surabaya Kusuma Bangsa Yanri Eka Putra. Peresmian tersebut menandai selesainya pembaruan fasilitas posyandu yang ditujukan untuk mendukung pelayanan bagi ibu dan anak. Kehadiran kedua pejabat dalam acara ini mencerminkan keterlibatan unsur Wingdik 700/Hanud dan BRI dalam mendukung keberadaan layanan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar. Renovasi Posyandu Elang menjadi perhatian bersama karena posyandu berperan sebagai salah satu tempat masyarakat mengakses layanan dasar, khususnya bagi keluarga dengan anak serta ibu yang membutuhkan pemantauan kesehatan.

Acara peresmian dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Ranting 07-2 Wingdik 700/Hanud Gabungan Kodiklatau, lurah Sukolilo, dan Kepala Puskesmas Kenjeran. Turut hadir para kepala dinas, anggota Wingdik 700/Hanud, pengurus PIA Ardhya Garini, serta kader Posyandu Elang yang menjalankan kegiatan pelayanan di tingkat masyarakat. Perwakilan BRI Branch Office Surabaya Kusuma Bangsa juga mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran para undangan dari unsur pemerintahan, fasilitas kesehatan, organisasi, dan masyarakat menunjukkan bahwa peresmian ini melibatkan berbagai pihak yang berkaitan dengan pelayanan posyandu. Masing-masing pihak hadir dalam kapasitasnya, baik sebagai unsur pendukung, pelaksana pelayanan, maupun perwakilan wilayah yang menjadi bagian dari lingkungan Posyandu Elang.

Susunan peserta tersebut memberi gambaran mengenai kerja bersama yang mendukung keberlangsungan posyandu. Kader menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari, sementara dukungan dari pemerintah setempat dan tenaga kesehatan berkaitan dengan jangkauan serta kesinambungan layanan. Keterlibatan Wingdik 700/Hanud, PIA Ardhya Garini, dan BRI dalam peresmian juga menempatkan pembaruan fasilitas ini dalam konteks kolaborasi lintas unsur. Dengan fasilitas yang telah direnovasi, Posyandu Elang diharapkan dapat menunjang kegiatan pelayanan ibu dan anak secara lebih baik. Peresmian pada Senin (19/10) menjadi penanda bahwa pembaruan tersebut telah diresmikan di hadapan jajaran terkait dan perwakilan masyarakat, sekaligus mempertegas perhatian bersama terhadap dukungan bagi layanan kesehatan dasar di lingkungan sekitar.

Yanri Eka Putra menyampaikan bahwa dukungan renovasi Posyandu Elang melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pernyataan tersebut menempatkan bantuan renovasi sebagai wujud kepedulian sosial yang diarahkan pada kebutuhan warga, bukan sekadar pembaruan bangunan. Melalui dukungan itu, perusahaan berupaya memberi kontribusi yang nyata dalam lingkungan tempat masyarakat mengakses layanan kesehatan dasar. Penekanan pada manfaat langsung menunjukkan bahwa fasilitas yang diperbarui diharapkan memberi nilai bagi pengguna posyandu dalam kegiatan pelayanan sehari-hari. Yanri mengaitkan dukungan tersebut dengan tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus dengan harapan agar masyarakat memperoleh manfaat dari perubahan fasilitas yang dilakukan.

Menurut Yanri, pembaruan fasilitas di Posyandu Elang diharapkan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh layanan. Kenyamanan menjadi salah satu tujuan penting dari renovasi, karena fasilitas posyandu digunakan dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak. Dengan kondisi fasilitas yang diperbarui, masyarakat diharapkan dapat menjalani kunjungan dan menerima pelayanan dengan lebih nyaman. Pernyataan ini menegaskan bahwa renovasi tidak hanya dipandang sebagai perubahan fisik, tetapi juga sebagai upaya mendukung pengalaman warga ketika menggunakan layanan kesehatan dasar. Harapan tersebut tetap berfokus pada fungsi posyandu sebagai tempat pelayanan bagi ibu dan anak, tanpa mengubah maksud bantuan yang disampaikan.

Ia juga menyatakan bahwa pembaruan fasilitas diharapkan menunjang pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak. Dengan demikian, bantuan melalui BRI Peduli TJSL menghubungkan komitmen sosial perusahaan dengan kebutuhan layanan yang tersedia di Posyandu Elang. Fasilitas yang lebih baik diharapkan mendukung kegiatan pelayanan, sementara kenyamanan masyarakat menjadi bagian dari manfaat yang dituju. Yanri menyampaikan harapan tersebut sebagai makna dari dukungan renovasi: menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung warga sekaligus membantu menunjang layanan dasar. Pernyataan itu berpusat pada dua hal, yaitu kenyamanan pengguna dan dukungan terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tidak ada maksud lain yang perlu dilekatkan pada pernyataan tersebut; inti pesannya adalah kontribusi sosial perusahaan melalui renovasi fasilitas posyandu untuk mendukung manfaat dan pelayanan bagi masyarakat.

Yanri berharap fasilitas Posyandu Elang yang telah diperbarui dapat menyediakan ruang yang lebih representatif bagi berbagai layanan kesehatan ibu dan anak. Dengan kondisi tempat yang lebih memadai, kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin diharapkan dapat berlangsung dengan nyaman dan mendukung kebutuhan keluarga yang datang untuk memperoleh pelayanan. Posyandu memiliki peran penting sebagai salah satu tempat masyarakat mengakses layanan kesehatan dasar, sehingga keberadaan fasilitas yang layak menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan tersebut.

Selain pemeriksaan rutin, fasilitas ini diharapkan mendukung pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala. Pemantauan tersebut membantu keluarga mengikuti perkembangan anak melalui layanan yang tersedia di Posyandu. Yanri menyampaikan harapan agar Posyandu Elang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan keluarga besar Wingdik 700/Hanud serta warga di lingkungan sekitar. Dengan demikian, pembaruan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi penunjang bagi kegiatan pelayanan yang ditujukan kepada komunitas tersebut, tanpa mengubah fokus utama Posyandu dalam layanan ibu dan anak.

Ketersediaan tempat yang lebih representatif juga diharapkan mendorong pemanfaatan Posyandu secara optimal untuk kegiatan pemeriksaan dan pemantauan yang telah direncanakan. Keluarga dapat menggunakan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan, sementara petugas dapat menjalankan kegiatan Posyandu dengan dukungan sarana yang telah diperbaiki.

Baca juga: TNI Perkuat Pemantauan Aktivitas Gunung Anak Krakatau dan Pencarian Lima Jurnalis di Selat Sunda | Menggelegar di Surabaya! Kontingen Kodim Bojonegoro Borong Medali di ‘Open Tournament Taekwondo’ Piala Panglima TNI 2026 | Jelang HUT ke-81 TNI, Puspom TNI Perkuat Kesiapan Pengamanan Wallakir