Bernardo Tavares Antisipasi Kekuatan PSM Makassar Jelang Duel dengan Persebaya

oleh -103 Dilihat
oleh
Bernardo Tavares Antisipasi Kekuatan PSM Makassar Jelang Duel dengan Persebaya

Surabaya | Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, akan menghadapi mantan timnya, PSM Makassar, dalam lanjutan Super League pada Kamis (22/10). Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, markas PSM. Laga ini menjadi perhatian tersendiri karena Tavares pernah menghabiskan empat tahun bersama klub berjuluk Juku Eja sebelum kini memimpin Persebaya.

Pertemuan di Parepare itu mempertemukan Tavares dengan lingkungan klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kepelatihannya. Namun, saat pertandingan dimulai, perhatian pelatih asal Portugal tersebut akan tertuju pada tugasnya bersama Persebaya. Ia perlu mempersiapkan tim untuk menghadapi PSM, sementara tuan rumah tentu berupaya memanfaatkan dukungan publik dan pemahaman terhadap karakter permainan mereka sendiri.

Pengalaman Tavares selama menangani PSM dapat memberi konteks menarik menjelang duel, tetapi tidak dengan sendirinya menentukan hasil. Kondisi pertandingan, kesiapan pemain, serta pelaksanaan rencana dari kedua tim tetap akan berperan di lapangan. Bagi Persebaya, laga tandang ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan menghadapi lawan yang dikenal baik oleh pelatihnya. Bagi PSM, pertandingan tersebut juga menghadirkan tantangan untuk menghadapi mantan pelatih yang memahami klub.

Reuni ini karena itu memiliki dua sisi: hubungan Tavares dengan PSM pada masa lalu dan persaingan profesional yang kini mempertemukan keduanya. Setelah empat tahun bersama Juku Eja, ia kembali ke Parepare dengan tanggung jawab berbeda, yakni membawa Persebaya melewati pertandingan penting di kompetisi. Situasi tersebut memberi latar tersendiri bagi laga, tanpa mengurangi fokus utama kedua kesebelasan untuk meraih hasil terbaik.

Jadwal di Stadion Gelora BJ Habibie membuat perhatian tertuju pada bagaimana Persebaya mengantisipasi kekuatan PSM di kandangnya. Tavares mengenal klub itu dari pengalaman sebelumnya, tetapi pertandingan kali ini menuntut pendekatan sesuai keadaan tim dan kebutuhan kompetisi. Duel pada Kamis (22/10) pun bukan sekadar pertemuan pelatih dengan mantan klub, melainkan ujian bagi kedua tim dalam persaingan Super League.

Menjelang pertemuan Persebaya dengan PSM Makassar, Bernardo Tavares menunjukkan sikap yang tetap menghormati perjalanan panjangnya bersama klub asal Makassar tersebut. Dalam sesi prapertandingan pada Rabu (21/10), ia mengingat empat tahun kebersamaan dengan PSM sebagai bagian penting dari pengalamannya. Kenangan itu tidak serta-merta hilang ketika situasi berubah dan ia kini akan berdiri di sisi Persebaya. Bagi Tavares, pergantian seragam tidak menghapus penghargaan terhadap masa lalu.

Sikap tersebut memperlihatkan bahwa rivalitas di lapangan dapat berjalan berdampingan dengan hubungan personal yang baik. Tavares memahami bahwa ketika pertandingan dimulai, masing-masing tim memiliki tanggung jawab untuk berjuang demi kepentingannya sendiri. Karena itu, PSM dan Persebaya akan menjadi lawan selama laga berlangsung. Penghormatan terhadap mantan klub bukan berarti mengurangi keseriusannya menghadapi pertandingan, begitu pula status sebagai lawan tidak mengharuskannya menafikan hubungan yang pernah terjalin.

Pesan Tavares menempatkan batas yang jelas kompetisi dan persaudaraan. Selama peluit pertandingan berlangsung, kedua tim akan berusaha menjalankan peran masing-masing sebagai pesaing. Setelah laga selesai, hubungan baik tetap dapat dipertahankan. Dengan demikian, pertandingan tidak perlu dipahami sebagai penyangkalan atas kebersamaan sebelumnya, melainkan sebagai bagian wajar dari dinamika sepak bola profesional. Para pemain dan pelatih dapat berkompetisi dengan sungguh-sungguh sekaligus menjaga rasa hormat di luar lapangan.

Bagi Tavares, menghadapi PSM tentu memiliki makna tersendiri karena ia pernah menghabiskan empat tahun bersama klub tersebut. Namun, fokusnya kini adalah menjalani pertandingan dengan Persebaya, tanpa mengabaikan nilai persaudaraan yang tetap ada. Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa loyalitas terhadap tim yang dibela saat ini dapat berjalan seiring dengan apresiasi kepada klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier. Saat laga berlangsung, kedua kesebelasan bersaing; sesudahnya, hubungan baik tetap menjadi hal yang dijaga.

Dalam melihat duel PSM Makassar kontra Persebaya, Bernardo Tavares turut memperhatikan modal yang dibawa masing-masing tim dari pertandingan sebelumnya. PSM datang dengan hasil kemenangan, sementara Persebaya mengantongi satu poin setelah bermain imbang melawan PSS Sleman di kandang sendiri. Perbedaan hasil tersebut menjadi bagian dari konteks persiapan menjelang pertemuan kedua tim. Kemenangan dan hasil seri merupakan catatan yang berbeda, sehingga kedua kubu memasuki laga dengan bekal pertandingan terakhir yang tidak sama. Tavares mempertimbangkan keadaan itu saat menilai tantangan yang akan dihadapi PSM. Ia melihat situasi kedua tim secara berdampingan, bukan hanya berfokus pada hasil satu kubu. Dengan demikian, modal pertandingan sebelumnya termasuk dalam gambaran awal mengenai duel yang akan berlangsung.

Selain hasil, waktu pemulihan juga menjadi pembeda dalam persiapan kedua tim. Berdasarkan keterangan Tavares, PSM memiliki keunggulan dua hari pemulihan dibandingkan Persebaya. Sementara itu, Persebaya baru saja menjalani pemulihan setelah pertandingan melawan PSS Sleman. Perbedaan waktu tersebut merupakan bagian dari kondisi yang perlu diperhitungkan sebelum kedua tim bertemu. Keterangan itu tidak dengan sendirinya memastikan bagaimana masing-masing tim akan tampil, tetapi menjelaskan mengapa keadaan persiapan mereka tidak sepenuhnya serupa. PSM memiliki rentang pemulihan yang lebih panjang, sedangkan Persebaya masih berada dalam proses pemulihan usai laga sebelumnya. Tavares menyampaikan perbandingan itu sebagai salah satu faktor yang membuat pertandingan mendatang patut dipandang sebagai tantangan, bersama dengan perbedaan hasil terakhir kedua tim.

Gabungan kemenangan PSM, hasil imbang Persebaya, dan perbedaan waktu pemulihan menjadi alasan Tavares memperkirakan duel tersebut akan sulit. Penilaian itu bertumpu pada situasi yang ia sampaikan, tanpa menyimpulkan bahwa hasil sebelumnya atau tambahan waktu pemulihan pasti menentukan jalannya pertandingan. Hasil laga terdahulu memberi gambaran tentang modal masing-masing tim, sedangkan selisih waktu pemulihan memperlihatkan perbedaan dalam jadwal persiapan. Kedua hal itu menjadi pertimbangan saat Tavares mengantisipasi kekuatan lawan dan tingkat kesulitan pertandingan. Persebaya tetap menghadapi laga setelah bermain imbang di kandang, sementara PSM datang dengan kemenangan dan dua hari lebih banyak untuk pemulihan. Dari sudut pandang Tavares, kombinasi keadaan tersebut cukup untuk membuat pertemuan PSM dan Persebaya diperkirakan berlangsung menantang, tanpa menetapkan lebih jauh dampaknya terhadap performa atau hasil akhir.

Bernardo Tavares menilai PSM Makassar memiliki sejumlah aspek permainan yang perlu diantisipasi Persebaya. Perhatian utamanya tertuju pada kemampuan menyerang lawan, termasuk cara PSM membangun tekanan dan memanfaatkan ruang ketika memperoleh kesempatan. Menurutnya, kekuatan tersebut tidak hanya tampak saat tim menguasai bola, tetapi juga ketika PSM bergerak cepat dalam transisi menyerang. Perubahan dari bertahan ke menyerang dapat menghadirkan ancaman apabila Persebaya kehilangan bola atau terlambat mengatur kembali posisi. Karena itu, timnya perlu menjaga konsentrasi dan disiplin sepanjang pertandingan, serta tidak memberi lawan ruang untuk mengembangkan serangan.

Situasi bola mati juga menjadi bagian yang mendapat perhatian. PSM dinilai mampu menciptakan ancaman melalui skema tersebut, sehingga Persebaya harus cermat dalam mengantisipasi tendangan bebas maupun sepak pojok. Tavares turut mengakui bahwa Persebaya sendiri memiliki kekuatan ofensif dan telah bermain dengan baik. Ia memperkirakan pertemuan kedua tim akan berlangsung menarik karena keduanya memiliki kemampuan untuk menyerang dan sama-sama mengincar hasil maksimal. Pertandingan pun berpotensi ditentukan oleh ketepatan mengambil keputusan, efektivitas dalam memanfaatkan peluang, serta kemampuan masing-masing tim menjaga keseimbangan menyerang dan bertahan.

Dalam mengevaluasi laga Persebaya sebelumnya, Tavares menyebut timnya mampu menciptakan sekitar 15 hingga 17 tembakan ke arah gawang. Jumlah itu menunjukkan bahwa Persebaya cukup sering menemukan jalan untuk membangun peluang.

Baca juga: Hercules TNI AU Mendarat di Lanud Sjamsudin Noor Bawa Kekuatan Baru dari Kemhan RI, Penanganan Karhutla Kalimantan Selatan Kian Diperkuat | Prediksi Skor Persib Bandung vs PSM Makassar: Laga Spesial Marc Klok, Ada Cerita di Baliknya!