Seleksi DPD RI Awards 2026 Berlangsung Ketat, Empat Penerima Diumumkan November

oleh -82 Dilihat
oleh
Seleksi DPD RI Awards 2026 Berlangsung Ketat, Empat Penerima Diumumkan November

Jakarta | Rapat final Dewan Pakar DPD RI Awards 2026 digelar di Ayana Midplaza Jakarta pada Senin, 26 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi tahap penting dalam rangkaian seleksi sebelum para penerima penghargaan diumumkan. Dewan Pakar menggunakan agenda rapat untuk menuntaskan penilaian terhadap kandidat yang telah melalui tahapan sebelumnya, dengan mempertimbangkan kesesuaian kontribusi mereka terhadap kategori yang diperebutkan.

Rapat berlangsung sekitar empat jam dan membahas calon penerima penghargaan dalam empat kategori. Kategori tersebut meliputi inovator pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah, inovator teknologi kesehatan, pelestari budaya daerah, serta penggerak desa mandiri pangan. Cakupan kategori menunjukkan perhatian penghargaan terhadap beragam bidang, mulai dari pengembangan akses pendidikan dan pemanfaatan teknologi di sektor kesehatan hingga pelestarian identitas budaya serta penguatan kemandirian pangan di tingkat desa.

Dalam proses penilaian, kandidat yang masuk tiga besar pada setiap kategori mengikuti wawancara secara virtual. Tahap wawancara memberi kesempatan kepada Dewan Pakar untuk menggali lebih jauh gagasan, pengalaman, dan dampak kerja para kandidat. Informasi tersebut menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam menetapkan hasil akhir. Dengan demikian, seleksi tidak hanya berfokus pada pencapaian yang tercatat, tetapi juga pada penjelasan kandidat mengenai kontribusi yang telah mereka lakukan di bidang masing-masing.

Meski rapat final telah menuntaskan proses penilaian, nama penerima belum diumumkan pada tahap tersebut. Hasil seleksi dijadwalkan disampaikan saat malam penganugerahan DPD RI Awards 2026 pada November. Karena itu, publik masih perlu menunggu acara resmi tersebut untuk mengetahui siapa yang terpilih pada masing-masing kategori. Pengumuman pada malam penganugerahan akan menjadi penanda berakhirnya rangkaian seleksi dan sekaligus memberi pengakuan kepada sosok yang dinilai paling layak menerima penghargaan berdasarkan keputusan Dewan Pakar.

Rapat final seleksi DPD RI Awards 2026 melibatkan sejumlah tokoh dengan latar belakang dan bidang keahlian yang beragam. Kehadiran langsung anggota Dewan Pakar memberi ruang bagi penilaian yang mempertimbangkan perspektif riset, tata kelola pemerintahan, pengalaman legislasi, serta pengembangan ilmu pengetahuan. Perpaduan pandangan tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan akhir, terutama ketika para kandidat dan capaian yang dinilai perlu ditelaah secara cermat. Proses ini juga menunjukkan bahwa seleksi tidak hanya bertumpu pada satu sudut pandang, melainkan melibatkan pertimbangan lintas bidang. Dengan demikian, rapat final menjadi forum untuk membahas berbagai aspek secara lebih menyeluruh sebelum penerima penghargaan diumumkan pada November.

Anggota Dewan Pakar yang hadir langsung mencakup Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.; Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Dede Yusuf Macan Effendi, S.T., M.I.Pol.; serta anggota DPD RI, Dr. Agustin Teras Narang, S.H. Mereka membawa pengalaman dari lembaga riset, parlemen, dan perwakilan daerah. Perspektif tersebut relevan untuk menimbang kontribusi kandidat dalam konteks yang lebih luas, termasuk dampak, keberlanjutan, dan keterkaitan dengan kepentingan masyarakat. Kehadiran para anggota Dewan Pakar secara langsung juga memungkinkan pembahasan berlangsung dengan pertukaran pandangan antarpeserta, sekaligus memberi dasar bagi telaah yang lebih terarah terhadap kandidat yang masuk tahap akhir.

Tokoh lain yang turut hadir langsung ialah Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia, Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, S.Si., M.Sc. Keahlian akademiknya melengkapi ragam perspektif dalam forum tersebut, khususnya melalui pendekatan ilmiah dan pertimbangan berbasis pengetahuan. Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Prof. (Hon) Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. memberikan kontribusi dan pandangan dalam pembahasan. Informasi mengenai keterlibatannya merujuk pada sumbangan pemikiran, bukan kehadiran langsung dalam rapat. Pembedaan ini penting agar peran setiap tokoh tergambarkan secara tepat. Secara keseluruhan, partisipasi para anggota Dewan Pakar yang hadir dan kontribusi Fadli Zon memperkaya pertimbangan dalam rapat final. Keberagaman latar belakang mereka membantu memastikan bahwa proses seleksi berlangsung dengan masukan yang luas dan relevan sebelum empat penerima diumumkan pada November.

Dede Yusuf menyebut seluruh kandidat yang masuk tiga besar memiliki kiprah, dedikasi, dan inovasi yang baik. Kondisi itu membuat proses memilih empat penerima DPD RI Awards 2026 tidak mudah bagi dewan pakar. Setiap kandidat yang berada pada tahap tersebut memiliki perjuangan dan komitmen untuk memberi manfaat bagi masyarakat di daerahnya. Karena itu, penentuan penerima memerlukan pendalaman terhadap masing-masing kandidat, agar pertimbangan yang digunakan mencerminkan berbagai hal yang telah disampaikan selama proses seleksi.

Menurut Dede, diskusi di dewan pakar berlangsung cukup sengit. Perdebatan terutama muncul ketika para anggota membahas kandidat di bidang pendidikan nonformal dan kesehatan. Kedua bidang tersebut menjadi perhatian karena dampaknya dapat menjangkau banyak orang. Luasnya jangkauan manfaat membuat pembahasan mengenai kandidat dari dua bidang itu memerlukan perhatian tersendiri. Dewan pakar mendalami masing-masing kandidat sebelum menentukan siapa yang dinilai layak menerima penghargaan, dengan tetap memperhatikan kiprah dan dedikasi yang telah ditunjukkan.

Penentuan penerima, kata Dede, dilakukan melalui pendalaman terhadap setiap kandidat. Proses ini tidak berhenti pada melihat data yang disajikan, tetapi juga mencakup pembahasan mengenai perjuangan dan komitmen kandidat dalam memberi manfaat bagi masyarakat daerahnya. Baginya, hal-hal tersebut memiliki nilai penting dalam pertimbangan. Dengan demikian, diskusi dewan pakar diarahkan untuk memahami kontribusi setiap kandidat secara lebih mendalam sebelum empat penerima ditetapkan. Dede menegaskan bahwa keputusan diambil setelah kandidat dibahas secara saksama.

Dede juga menyampaikan bahwa pertimbangan nurani turut digunakan selain data yang disajikan. Kedua hal itu menjadi bagian dari proses menentukan penerima, seiring dengan pendalaman terhadap kiprah, dedikasi, inovasi, perjuangan, dan komitmen kandidat. Banyaknya kandidat dengan kualitas yang baik turut menjelaskan mengapa pemilihan empat penerima berlangsung tidak mudah dan memunculkan diskusi yang cukup sengit di dewan pakar. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya menentukan penerima dengan mempertimbangkan hal-hal yang dianggap penting bagi masyarakat daerah.

Penentuan penerima DPD RI Awards 2026 memasuki tahap akhir setelah para kandidat disaring hingga tersisa tiga nama dalam masing-masing dari empat kelompok yang diumumkan. Publik dapat mengetahui siapa yang akhirnya menerima penghargaan pada malam penganugerahan DPD RI Awards 2026, Senin, 9 November 2026. Pada acara tersebut, empat penerima akan diumumkan secara resmi. Jadwal ini menjadi momen penting bagi para kandidat, sekaligus bagi daerah yang telah mengirimkan tokoh atau sosok inspiratif untuk mengikuti seleksi penghargaan tingkat nasional tersebut.

Kelompok nama pertama terdiri atas Anitawati dari Maluku Utara, Endang Dzunuraini dari Jawa Timur, dan Muhammad Ridwan Alimuddin dari Sulawesi Barat. Kelompok kedua mencakup Asep Hidayat Mustopa dari Jawa Barat, Anang Ismail dari Jawa Tengah, serta Rivan Rinaldi dari Aceh. Ketiganya dalam masing-masing kelompok masuk daftar tiga besar, sehingga masih berpeluang memperoleh pengakuan pada malam penganugerahan mendatang.

Dalam kelompok berikutnya tercantum Nur Arning Tengara Kasih dari DKI Jakarta, Megi Riomandala dari Bengkulu, dan Siti Nurmaini dari Sumatera Selatan. Sementara itu, kelompok nama keempat terdiri atas Alvian Wardhana dari Kalimantan Selatan, Egi Trialogi dari Jawa Barat, dan Taryaningsih dari Jawa Timur. Seluruh nama tersebut merupakan kandidat yang telah mencapai tahap tiga besar dalam proses seleksi DPD RI Awards 2026.

Daftar yang tersedia menampilkan empat kelompok kandidat setelah uraian kategori, tetapi tidak memberikan penanda eksplisit yang menghubungkan kelompok tertentu dengan kategori tertentu.

Baca juga: Koramil 05/Bantar Gebang Sosialisasikan Seleksi Secaba dan Secata PK TNI AD | Kesibukan yang berlangsung tanpa jeda dapat membuat pikiran kehilangan kesempatan untuk beristirahat