PLN Gelar PLN Journalist Awards 2026

oleh -41 Dilihat
oleh
PLN Gelar PLN Journalist Awards 2026

Banjar | Pos terkaitWabup Balangan Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Baruh Panyambaran Bupati Banjar Lantik Dua Pambakal PAW, Tekankan Integritas dan Pelayanan Warga Dari Sunyi Menuju Suara, Harapan Baru Dua Anak di RSUD Ratu Zalecha Melalui skema ini, PLN akan memilih 81 peserta terbaik yang tergabung dalam Indonesia Top 81 Journalists dari tiga regional, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa. Untuk menjaga objektivitas proses penilaian, seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri independen yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya, sehingga masyarakat dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan energi di Tanah Air,” pungkas Gregorius.

Tahun ini, PJA juga mempertahankan skema regional untuk menghadirkan keberagaman karya dan isu energi dari berbagai wilayah Indonesia. Hadir ketujuh kalinya, PLN Journalist Awards (PJA) 2026 kembali mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk menggali berbagai isu energi dan ketenagalistrikan serta menghadirkannya melalui karya jurnalistik dengan tema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya”.

Keterangan yang tercatat menyebut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan insan pers memiliki peran strategis dalam mengawal narasi pembangunan energi nasional yang sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat swasembada energi nasional. Dalam proses tersebut, insan pers memiliki peran penting untuk mengawal, menginformasikan, dan memperkaya pemahaman publik mengenai perjalanan kemandirian energi Indonesia,” ujar Darmawan.

Data lain dalam laporan menunjukkan Pendaftaran dan penyerahan karya jurnalistik dibuka pada 8 Oktober hingga 6 November 2026 melalui laman resmi https://plnjournalistawards2026.id/. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan PJA 2026 kembali membuka enam kategori untuk memberikan ruang bagi beragam bentuk karya jurnalistik, yaitu Teks Hard News, Teks Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video Hard News, dan Video Feature. Karya yang didaftarkan wajib berbahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa yang bersifat umum pada periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026. Kami berharap PJA 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga wadah untuk menyuarakan cerita bagaimana energi hadir dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” jelas Gregorius. Untuk memberikan pilihan fokus dalam mengembangkan karya jurnalistik, PJA 2026 mengangkat tiga subtema, yaitu Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri; Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia; serta Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jakarta, kalselpos.com – Perjalanan menuju kemandirian energi membutuhkan pemahaman publik yang semakin luas. Melalui karya jurnalistik yang informatif dan relevan, jurnalis turut membantu masyarakat memahami arah pembangunan serta kontribusinya terhadap kemandirian energi. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Indonesia. Para peserta terpilih selanjutnya wajib menghasilkan karya jurnalistik baru sesuai dengan ketentuan lomba untuk mengikuti tahap penilaian berikutnya. Karya tersebut akan menjadi dasar penentuan juara utama pada masing-masing kategori.