Pertamina Proses Perpanjangan Hak Nama MotoGP Mandalika untuk Musim 2027

oleh -41 Dilihat
oleh

Lombok | PT Pertamina sedang memproses perpanjangan hak nama atau naming rights MotoGP Mandalika untuk musim 2027. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan keterlibatannya dalam penyelenggaraan ajang balap motor paling bergengsi tersebut di Indonesia. Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi sponsor utama MotoGP Mandalika, sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan olahraga dan pariwisata di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengonfirmasi bahwa proses perpanjangan hak nama tersebut tengah berjalan. Menurut dia, pembahasan Pertamina dan pihak penyelenggara masih dilakukan untuk memastikan kolaborasi dapat diteruskan pada musim mendatang. “Itu [naming rights] sedang kami proses dan insyaallah tahun depan masih berlanjut,” ujar Baron.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10). Keterangan ini memberikan sinyal bahwa nama Pertamina berpeluang kembali melekat pada gelaran MotoGP di Mandalika pada 2027. Sejak menjadi bagian dari penyelenggaraan, dukungan Pertamina mencakup penguatan identitas ajang, promosi destinasi, serta kontribusi terhadap pengembangan ekosistem olahraga otomotif nasional.

Kelanjutan kerja sama tersebut juga dinilai penting bagi upaya menjaga konsistensi penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Selain menghadirkan kompetisi internasional, balapan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia kepada penonton global. Karena itu, proses perpanjangan naming rights tidak hanya berkaitan dengan penggunaan nama komersial, tetapi juga mencerminkan keberlanjutan kemitraan strategis Pertamina dan penyelenggara MotoGP di Indonesia.

Keterlibatan Pertamina dalam penyelenggaraan MotoGP di Indonesia tercermin melalui dua hak nama utama yang melekat pada rangkaian kegiatan tersebut. Hak nama pertama adalah Pertamina Mandalika International Circuit, yang digunakan untuk menyebut sirkuit tempat balapan berlangsung. Penggunaan nama ini menempatkan Pertamina sebagai bagian dari identitas resmi fasilitas balap di Mandalika, sekaligus menghubungkan perusahaan dengan lokasi penyelenggaraan ajang balap motor tersebut.

Hak nama kedua adalah Pertamina Grand Prix of Indonesia. Nama ini digunakan untuk ajang balap MotoGP yang diselenggarakan di Indonesia. Dengan demikian, keterlibatan Pertamina tidak hanya berkaitan dengan nama sirkuit, tetapi juga mencakup penamaan kompetisi yang menjadi bagian dari kalender MotoGP. Kedua hak nama tersebut memiliki fungsi yang berbeda, namun saling berkaitan dalam membentuk identitas penyelenggaraan MotoGP Indonesia.

Saat ini, proses perpanjangan sedang dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penggunaan kedua hak nama tersebut pada musim 2027. Proses tersebut mencakup keberlanjutan nama Pertamina Mandalika International Circuit sebagai identitas sirkuit dan Pertamina Grand Prix of Indonesia sebagai identitas ajang balap. Perpanjangan ini menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia pada musim mendatang, dengan tetap mempertahankan keterkaitan Pertamina pada dua unsur utama acara, yaitu tempat pelaksanaan dan nama kompetisi. Informasi mengenai proses tersebut berfokus pada keberlanjutan hak nama untuk musim 2027, tanpa memuat rincian nilai kontrak, durasi kerja sama, maupun detail negosiasi pihak-pihak terkait.

Keterlibatan Pertamina dalam ekosistem MotoGP di Indonesia tidak berhenti pada keberadaan nama perusahaan di lingkungan sirkuit. Peran tersebut mencakup beberapa lapisan yang saling berkaitan, mulai dari identitas lokasi penyelenggaraan, nama ajang, hingga dukungan terhadap tim yang berlaga di kelas utama. Dengan demikian, posisi Pertamina terlihat melalui tiga bentuk keterlibatan: sebagai pemegang nama sirkuit, pemegang nama ajang, dan pendukung tim balap.

Pada tingkat pertama, nama Pertamina digunakan pada sirkuit yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Penggunaan nama tersebut menempatkan perusahaan sebagai bagian dari identitas fasilitas balap yang menjadi tuan rumah seri di Indonesia. Pada tingkat berikutnya, Pertamina juga tercantum dalam nama ajang melalui penyebutan Pertamina Grand Prix of Indonesia. Status ini membedakan peran perusahaan sebagai pemegang nama perlombaan dari perannya yang berkaitan dengan sirkuit. Proses perpanjangan hak nama untuk musim 2027 menjadi bagian dari konteks keterlibatan tersebut.

Dukungan Pertamina kemudian berlanjut hingga level tim balap melalui Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Dalam kerja sama ini, dukungan disalurkan melalui lini produk Pertamina Lubricants yang menjadi bagian dari identitas sponsor tim. Pertamina Enduro VR46 Racing Team merupakan entitas yang berbeda dari sirkuit dan ajang MotoGP di Indonesia, sehingga ketiga peran itu perlu dipahami secara terpisah. Pemakaian nama Pertamina pada sirkuit, pencantuman perusahaan dalam nama ajang, serta dukungan melalui Pertamina Lubricants kepada tim balap menunjukkan bentuk keterlibatan yang berada pada tiga titik dalam penyelenggaraan dan kompetisi MotoGP. Fakta tersebut menggambarkan luasnya kehadiran Pertamina dalam ekosistem MotoGP tanpa mengubah batas masing-masing bentuk kerja sama yang dijalankan.

MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu, 9–11 Oktober. Rangkaian tersebut mencakup sesi latihan, kualifikasi, serta balapan dari berbagai kelas yang menjadi bagian dari kalender kejuaraan dunia. Kehadiran ajang ini kembali menempatkan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai salah satu pusat perhatian penggemar balap motor di Indonesia.

Balapan utama kelas MotoGP dijadwalkan berlangsung pada Minggu dalam rentang waktu pukul 09.40–15.00 WIB. Jadwal tersebut menjadi bagian penting dari agenda akhir pekan karena akan mempertemukan pembalap-pembalap teratas dalam persaingan memperebutkan poin kejuaraan. Selain menyajikan kompetisi di lintasan, pelaksanaan seri Mandalika juga diperkirakan menarik perhatian penonton domestik dan internasional terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional.

Seri Mandalika memiliki arti strategis dalam perebutan gelar juara dunia musim 2026. Marc Marquez dan Jorge Martin disebut bersaing ketat di klasemen, sehingga setiap sesi dan hasil balapan dapat memengaruhi perubahan posisi di papan peringkat. Perolehan poin di Indonesia berpotensi menjadi faktor penting bagi kedua pembalap dalam menjaga momentum hingga seri-seri berikutnya, terutama ketika selisih klasemen berada dalam jarak yang kompetitif.

Berdasarkan informasi yang tersedia, keterlibatan Pertamina tidak hanya terlihat melalui dukungan pada level sirkuit, tetapi juga mencakup penyelenggaraan event dan keterhubungan dengan tim balap. Peran pada tiga tingkatan tersebut memperkuat posisi Pertamina sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem MotoGP di Indonesia. Keterlibatan itu sekaligus menunjukkan luasnya kontribusi perusahaan terhadap penyelenggaraan, promosi, dan pengembangan olahraga balap motor di Tanah Air.