Bandung | Persib Bandung memastikan langkah ke babak 16 besar AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menundukkan Melbourne Victory dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut diraih pada matchday keempat Grup E, Rabu (4/11/2026), di Stadion AAMI Park, markas Melbourne Victory. Hasil di Australia itu menjadi penegasan bahwa Maung Bandung mampu menjaga performa dalam persaingan fase grup dan mengamankan kelolosan lebih awal. Dengan pertandingan grup yang masih tersisa, posisi Persib kini cukup kuat untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi Asia tersebut.
Tambahan tiga poin dari laga melawan Melbourne Victory membuat Persib mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Catatan itu berasal dari empat kemenangan beruntun, tanpa kehilangan poin dalam seluruh pertandingan yang telah dijalani di Grup E. Konsistensi tersebut menjadi dasar bagi Persib untuk sementara menempati puncak klasemen grup. Raihan maksimal ini juga membuat mereka tidak lagi bergantung pada hasil pertandingan lain untuk memastikan tiket ke fase gugur. Keunggulan Persib dalam perolehan poin menempatkan klub Bandung itu pada posisi yang menguntungkan menjelang dua laga tersisa.
Kepastian lolos memberi Persib kesempatan untuk menghadapi sisa fase grup dengan sasaran mempertahankan posisi teratas sekaligus menjaga momentum. Meski tiket 16 besar sudah berada di tangan, setiap pertandingan berikutnya tetap penting untuk menentukan akhir klasemen Grup E. Posisi sebagai pemuncak sementara juga dapat berpengaruh pada jalur yang akan ditempuh Persib di babak selanjutnya. Kemenangan 2-1 di AAMI Park karena itu memiliki arti lebih dari sekadar tambahan angka: hasil tersebut mengunci kelolosan dan menjaga peluang Maung Bandung menyelesaikan fase grup dengan catatan sempurna. Persib kini menantikan kelanjutan kompetisi setelah membuktikan ketangguhan melalui empat kemenangan dari empat laga.Meski telah memastikan kelolosan ke babak 16 besar, Persib belum mengetahui tim yang akan dihadapi pada fase gugur. Kepastian tiket tidak serta-merta menentukan lawan berikutnya, sebab penentuan pasangan masih bergantung pada posisi akhir seluruh peserta di fase grup dan mekanisme undian yang berlaku. Dengan demikian, nama calon lawan Persib belum dapat dipastikan hanya berdasarkan hasil yang sudah diraih hingga saat ini.
Sesuai regulasi AFC yang menjadi acuan, tim yang finis sebagai juara grup akan berhadapan dengan salah satu tim peringkat kedua dari grup lain. Apabila Persib mampu mempertahankan posisi teratas Grup E sampai seluruh pertandingan fase grup selesai, maka jalur lawannya mengarah kepada runner-up dari grup lain di wilayah yang sama. Dalam skenario tersebut, tiga grup yang perlu diperhatikan adalah Grup F, Grup G, dan Grup H. Tim yang menempati posisi kedua pada salah satu dari grup-grup itu berpotensi menjadi lawan Persib di babak 16 besar.
Namun, daftar tersebut masih berupa kandidat, bukan kepastian. Posisi yang dirujuk merupakan klasemen sementara wilayah timur per 4 November 2026, sehingga perubahan masih mungkin terjadi setelah pertandingan grup berikutnya digelar. Perolehan poin, selisih gol, dan hasil laga yang tersisa dapat mengubah urutan tim, termasuk siapa yang akhirnya bertahan di posisi runner-up. Karena itu, calon lawan Persib dapat berganti sebelum fase grup ditutup.
Undian atau penetapan pasangan setelah klasemen akhir ditentukan akan menjadi tahap penting untuk memastikan pertandingan babak 16 besar. Persib juga perlu terlebih dahulu menyelesaikan seluruh laga Grup E dengan hasil yang menjaga peluang tetap berada di puncak. Jika posisi juara grup berhasil dipertahankan, tim Maung Bandung akan masuk ke jalur menghadapi runner-up sesuai ketentuan AFC, tetapi grup asal lawan baru dapat diketahui setelah klasemen final dan proses penentuan pasangan selesai. Sampai saat itu, penyebutan runner-up Grup F, Grup G, atau Grup H sebaiknya dipahami sebagai gambaran kemungkinan berdasarkan situasi sementara, bukan konfirmasi bahwa salah satu tim tertentu pasti akan bertemu Persib.Adelaide United menjadi salah satu tim yang untuk sementara berada di posisi kedua fase grup ACL Two. Wakil Australia itu mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan di Grup F, terpaut satu angka dari Lion City Sailors yang memimpin dengan tujuh poin. Susunan tersebut membuat persaingan di grup masih terbuka, terutama karena Adelaide masih memiliki pertandingan berikutnya untuk memperbaiki posisinya. Hasil laga mendatang akan menentukan apakah mereka dapat mengambil alih puncak klasemen atau tetap menutup fase grup sebagai runner-up. Karena selisih poin kedua tim sangat tipis, satu hasil positif berpotensi mengubah urutan di papan atas.
Posisi akhir Adelaide penting bagi Persib Bandung dalam melihat kemungkinan lawan pada babak 16 besar. Jika Adelaide mampu merebut juara Grup F, klub tersebut tidak lagi menjadi calon lawan Persib apabila Maung Bandung juga menyelesaikan fase grup sebagai pemuncak Grup G. Skenario itu dapat mengubah daftar runner-up yang berpotensi bertemu Persib, sebab jalur undian mempertemukan juara grup dengan tim peringkat kedua dari grup lain. Dengan demikian, hasil pertandingan Adelaide bukan hanya menentukan nasib mereka sendiri, tetapi juga berpengaruh pada peta calon lawan Persib. Perkembangan klasemen Grup F tetap perlu dipantau hingga seluruh laga fase grup selesai.
Di Grup G, Svay Rieng dari Kamboja menempati peringkat kedua dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan. Jumlah itu sama dengan Shanghai Shenhua, tetapi Svay Rieng unggul dalam selisih gol sehingga berada di atas klub asal China tersebut. Sementara itu, Machida Zelvia memimpin grup dengan sembilan poin dan disebut sebagai kandidat kuat untuk mengamankan posisi juara. Keunggulan Machida membuat persaingan utama untuk tempat kedua berlangsung Svay Rieng dan Shanghai Shenhua, meski hasil laga tersisa masih dapat memengaruhi klasemen. Jika Svay Rieng mempertahankan posisi runner-up, mereka termasuk salah satu tim yang berpotensi menjadi lawan Persib, bergantung pada hasil akhir dan komposisi juara grup. Karena itu, posisi kedua kedua grup tersebut masih dapat berubah sebelum fase grup berakhir.
Gangwon FC menjadi salah satu tim yang perlu diperhatikan dalam peta kemungkinan lawan Persib di babak 16 besar ACL Two. Klub asal Korea Selatan itu untuk sementara menempati peringkat kedua Grup H dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan. Posisi tersebut menempatkannya dalam persaingan untuk melaju ke fase gugur, meski kepastian mengenai siapa yang akan lolos dan bagaimana susunan lawan masih bergantung pada hasil pertandingan berikutnya. Karena itu, status Gangwon FC saat ini sebaiknya dibaca sebagai kandidat, bukan sebagai tim yang sudah dipastikan menghadapi Maung Bandung.
Peluang pertemuan itu berkaitan dengan skenario Persib finis sebagai juara Grup E. Dalam format kompetisi, posisi akhir setiap tim di fase grup menjadi faktor penting dalam menentukan pasangan pada babak berikutnya. Jika Persib mengamankan posisi teratas di grupnya, tim tersebut dapat berhadapan dengan runner-up dari grup lain sesuai ketentuan undian atau mekanisme penentuan lawan yang berlaku. Gangwon FC, yang kini berada di urutan kedua Grup H, termasuk dalam daftar kemungkinan tersebut. Namun, klasemen masih dapat berubah seiring pertandingan tersisa, sehingga posisi kedua sementara belum menjamin mereka akan menjadi salah satu peserta babak 16 besar.
Dengan demikian, Gangwon FC melengkapi dua nama lain yang juga muncul dalam pembahasan potensi lawan Persib, yakni Adelaide United dari Grup E? No, ensure Adelaide group? likely Group G, Svay Rieng.
Baca juga: BSU Dinilai Berpotensi Menopang Daya Beli Pekerja dan Konsumsi Domestik | Polisi Telusuri Pencurian Tas Penumpang KRL hingga Amankan Laptop dan Ponsel | Koops TNI Habema Amankan Kampung Balamai atas, Pangkoops: Ketegasan untuk Melindungi Masyarakat dan Menjaga Ruang Damai
35 kunjungan