Penumpang Vario Tewas Setelah Tabrakan dengan Truk di Jalan Nusantara Depok

oleh -61 Dilihat
oleh
Kecelakaan di Jalan Nusantara Depok: Penumpang Vario Meninggal Setelah Terlindas Truk

Depok | Seorang penumpang sepeda motor Honda Vario berinisial SF meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Nusantara, Depok. Dalam peristiwa tersebut, SF terjatuh bersama pengemudi Vario yang ditumpanginya setelah sepeda motor itu bersenggolan dengan sepeda motor lain. Sesaat kemudian, sebuah truk yang melintas dari belakang melindas korban. Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan menyatakan SF meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka di bagian kepala.

Rangkaian kejadian itu menempatkan SF sebagai penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan di jalan tersebut. Informasi yang disampaikan kepolisian menyebutkan adanya senggolan Vario dan sepeda motor lain sebelum pengendara serta penumpangnya terjatuh. Setelah keduanya jatuh, truk yang bergerak dari belakang melindas SF. Keterangan mengenai urutan peristiwa ini menjadi inti informasi awal terkait kecelakaan tersebut.

AKP Hendra Kurniawan menjelaskan bahwa korban mengalami luka di kepala dan meninggal di tempat. Pernyataan itu menegaskan akibat fatal yang dialami penumpang Vario, tanpa merinci kondisi lain yang tidak disampaikan dalam keterangan tersebut. SF disebut dengan inisial, dan informasi yang tersedia tidak memuat identitas lengkap korban. Karena itu, pemberitaan mengenai kejadian ini berfokus pada kronologi singkat dan keterangan resmi mengenai korban.

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan menurut urutan yang disampaikan, yakni sepeda motor Vario yang ditumpangi SF, sepeda motor lain yang bersenggolan dengannya, serta truk yang melintas dari belakang. Senggolan menjadi awal rangkaian sebelum kedua orang di Vario terjatuh dan SF kemudian terlindas. Tidak ada keterangan tambahan dalam informasi yang tersedia mengenai penyebab senggolan, arah perjalanan kendaraan, ataupun kondisi pengemudi Vario. Uraian peristiwa ini disampaikan secara terbatas pada fakta yang telah disebutkan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa di Jalan Nusantara, Depok, itu merenggut satu nyawa. Keterangan Humas Polres Metro Depok memastikan SF meninggal di lokasi akibat luka di kepala setelah tertabrak dalam rangkaian kecelakaan tersebut. Informasi yang ada tidak menjelaskan lebih jauh keadaan pengemudi Vario maupun pihak lain yang terlibat, sehingga detail tersebut tidak dapat dipastikan dari keterangan yang disampaikan. Fokus berita ini adalah meninggalnya SF serta urutan kejadian sebagaimana dipaparkan kepolisian.

Menurut penjelasan Hendra, peristiwa itu bermula ketika sepeda motor Mio bernomor polisi B 6006 ERF yang dikendarai MW melaju di Jalan Raya Nusantara. MW bergerak dari arah Simpang Sengon menuju Beji. Keterangan tersebut menggambarkan posisi awal motor sebelum insiden terjadi, sekaligus menunjukkan arah perjalanan pengendara di ruas jalan itu. Pada bagian awal kejadian, kendaraan Mio disebut melintas di dekat Apotek Pala Farma. Lokasi tersebut menjadi titik penting dalam urutan peristiwa yang disampaikan Hendra, karena perubahan arah motor terjadi saat kendaraan berada di kawasan itu.

Hendra menerangkan bahwa ketika berada dekat Apotek Pala Farma, sepeda motor Mio yang dikendarai MW oleng ke kanan. Gerakan tersebut membuat motor masuk ke jalur yang digunakan kendaraan dari arah berlawanan. Uraian ini menjelaskan perubahan posisi Mio dari arah perjalanan semula menuju sisi jalan yang berlawanan. Informasi yang disampaikan tidak merinci apa yang menyebabkan motor oleng, sehingga penyebab perubahan arah tersebut tidak dapat dipastikan dari keterangan ini saja. Yang dijelaskan adalah posisi motor setelah bergerak ke kanan dan arah jalur yang kemudian dimasukinya.

Pada waktu yang sama, sepeda motor Vario bernomor polisi B 4535 EFD melaju dari arah Beji menuju Simpang Sengon. Vario tersebut dikendarai WAA, dengan SF sebagai penumpang. Dengan demikian, kedua sepeda motor datang dari arah yang berlawanan di Jalan Raya Nusantara: Mio bergerak dari Simpang Sengon ke Beji, sedangkan Vario melaju dari Beji menuju Simpang Sengon. Saat Mio oleng dan masuk ke jalur berlawanan, Vario sedang melintas dari arah Beji. Rangkaian keterangan Hendra ini menguraikan posisi serta arah gerak masing-masing kendaraan pada awal kejadian, sebelum peristiwa tabrakan dijelaskan lebih lanjut.

Peristiwa bermula ketika sepeda motor yang dikendarai MW bergerak di jalan, sementara motor Mio yang dikendarai WAA melaju ke arah berlawanan. Perubahan arah gerak Mio membuat pengendara Vario terkejut. Pada saat itu, jarak kedua sepeda motor sudah dekat sehingga MW tidak sempat menghindar. Situasi tersebut berlangsung dalam waktu singkat, membuat ruang untuk mengambil tindakan menjadi sangat terbatas.

Dalam keadaan itu, kedua sepeda motor akhirnya bersenggolan. Motor yang dikendarai MW mengenai motor yang dikendarai WAA. Senggolan tersebut terjadi setelah Mio bergerak ke arah berlawanan dan sepeda motor yang dikendarai MW tidak lagi memiliki cukup jarak untuk menghindari kontak. Urutan kejadian ini menjelaskan bagaimana kedua kendaraan berdekatan, bersentuhan, lalu menyebabkan pengendara dan penumpang kehilangan keseimbangan. Tidak ada keterangan mengenai penyebab lain dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Sesudah kedua motor bersenggolan, WAA dan SF terjatuh ke jalan. Keduanya merupakan pengendara dan penumpang pada motor yang dikendarai WAA. Jatuhnya mereka terjadi setelah motor itu terkena motor MW, sehingga peristiwa tersebut menjadi bagian langsung dari rangkaian tabrakan di lokasi. Pergerakan Mio ke arah berlawanan, keterkejutan pengendara Vario, jarak kedua motor yang sudah dekat, dan senggolan yang kemudian terjadi membentuk urutan kejadian sebagaimana dijelaskan. Dengan demikian, keterangan mengenai insiden ini berfokus pada kontak kedua sepeda motor dan akibatnya bagi WAA serta SF. Tidak perlu menambahkan dugaan mengenai faktor lain yang tidak disebutkan, karena informasi yang tersedia hanya menerangkan bahwa motor MW mengenai motor WAA setelah jarak keduanya terlalu dekat untuk memungkinkan penghindaran. Setelah benturan itu, WAA dan SF berada di jalan akibat terjatuh dari motor. Peristiwa tersebut terjadi secara berurutan, dari Mio bergerak ke arah berlawanan hingga kedua orang itu jatuh.

Setelah WAA dan SF terjatuh di jalan, sebuah truk boks bernomor polisi F 8884 MD melintas dari belakang pada jalur yang sama. Pengemudi truk tidak dapat menghindari keduanya. Kendaraan tersebut kemudian terlibat dalam kecelakaan yang menyebabkan SF meninggal dunia di lokasi kejadian. Informasi mengenai kondisi korban dan penanganan peristiwa ini disampaikan Hendra saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/10/2026).

WAA mengalami luka lecet pada kedua kaki dan tangan kanan. Setelah kejadian, WAA dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis. Sementara itu, SF mengalami luka di bagian kepala, kaki kiri, serta kedua tangan. SF dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Perbedaan kondisi kedua korban tersebut menjadi bagian dari keterangan yang dihimpun terkait insiden di Jalan Nusantara, Depok.

Satlantas Polres Metro Depok telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki kecelakaan tersebut. Petugas juga mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi untuk memperoleh informasi tambahan mengenai rangkaian peristiwa. Selain itu, polisi mendata kejadian dan mengumpulkan keterangan yang diperlukan dalam proses penyelidikan. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk membantu memastikan bagaimana kecelakaan berlangsung, termasuk posisi kendaraan dan keadaan di jalur saat tabrakan terjadi.

Hendra menyebut ketiga kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan ringan. Meski kerusakan kendaraan dinilai ringan, kecelakaan itu menimbulkan akibat serius bagi para korban, terutama SF yang meninggal dunia di lokasi. Penyelidikan kepolisian masih berlangsung; karena itu, keterangan mengenai penyebab dan kronologi lengkap kejadian tetap menunggu hasil pemeriksaan serta penelusuran bukti, termasuk rekaman CCTV. Hingga informasi konfirmasi pada Sabtu (24/10/2026), Satlantas Polres Metro Depok masih mendalami peristiwa tersebut.