Jakarta | LANY dan Ungu dijadwalkan menggelar konser di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada 29–30 Oktober 2026. Dalam rentang dua hari tersebut, penonton dapat menyaksikan dua agenda musik yang berlangsung di lokasi berbeda. LANY akan tampil selama dua hari di Indonesia Arena, sementara Ungu mengadakan konser perayaan 30 tahun perjalanan band pada 30 Oktober di Tennis Indoor Senayan. Kedua acara itu sama-sama hadir di kawasan Senayan, tetapi merupakan konser yang terpisah, dengan jadwal, tempat, dan tujuan penyelenggaraan masing-masing.
Konser LANY berlangsung di Indonesia Arena pada 29 dan 30 Oktober 2026. Dengan demikian, penampilan grup tersebut dijadwalkan selama dua hari berturut-turut di arena itu. Sementara itu, Ungu akan tampil pada 30 Oktober 2026 di Tennis Indoor Senayan. Konser Ungu menandai perayaan 30 tahun perjalanan band, sehingga agenda tersebut berfokus pada perjalanan panjang grup itu. Perbedaan tanggal dan venue menjadi penanda utama yang membedakan kedua acara, meskipun keduanya sama-sama berlangsung dalam periode yang berdekatan di Senayan.
Susunan jadwal tersebut membuat kawasan Senayan menjadi lokasi bagi dua konser pada akhir Oktober 2026. Pada 29 Oktober, agenda yang disebutkan adalah penampilan LANY di Indonesia Arena. Sehari kemudian, LANY dijadwalkan kembali tampil di venue yang sama, sementara konser perayaan 30 tahun Ungu berlangsung di Tennis Indoor Senayan. Karena digelar pada tanggal yang beririsan, kedua acara dapat disebut sebagai dua agenda musik berbeda di kawasan yang sama, bukan satu konser gabungan. Informasi utama mengenai masing-masing acara mencakup nama penampil, tanggal, venue, serta konteks perayaan untuk konser Ungu.
Konser “Soft by LANY: The World Tour” akan berlangsung di Indonesia Arena, kawasan GBK Senayan, pada 29 dan 30 Oktober 2026. Pada kedua tanggal tersebut, penampilan utama LANY dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB. Penonton sebaiknya memperhatikan jadwal kedatangan, penukaran tiket, serta ketentuan akses sesuai kategori tiket masing-masing agar dapat memasuki area pertunjukan dengan lancar dan tidak melewatkan pengalaman yang telah termasuk dalam paket tiket.
Penukaran tiket untuk memperoleh gelang konser dimulai pukul 09.00 WIB di Basket Hall. Gelang tersebut wajib dikenakan sebagai syarat masuk, sehingga penonton perlu memastikan gelang terpasang dengan baik dan tetap digunakan selama proses akses. Gerbang utama kawasan dibuka mulai pukul 13.00 WIB. Waktu tersebut berbeda dari pembukaan pintu venue, jadi kedatangan di area GBK lebih awal tidak berarti penonton dapat langsung memasuki ruang konser.
Pemegang tiket The Last Forever Fan Experience dapat memasuki area VIP mulai pukul 15.00 WIB, sedangkan sesi VIP dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB. Peserta wajib masuk sebelum sesi dimulai. Penonton yang datang terlambat tidak dapat mengikuti pengalaman VIP tersebut dan tidak berhak memperoleh pengembalian dana. Karena itu, pemegang paket ini disarankan mengatur perjalanan dengan mempertimbangkan waktu penukaran gelang, akses ke area VIP, serta kemungkinan antrean di sekitar lokasi.
Pintu masuk bagi pemegang paket Soft VIP dibuka pukul 17.45 WIB. Jika tiba setelah pukul 18.00 WIB, pemegang tiket Soft VIP harus mengikuti prosedur masuk reguler dan tidak memperoleh pengembalian dana. Sementara itu, pintu venue untuk seluruh kategori tiket dibuka pukul 18.00 WIB. Penampil pembuka dijadwalkan naik panggung pada pukul 19.00 WIB, disusul LANY tepat pukul 20.00 WIB. Perbedaan jadwal ini penting diperhatikan oleh semua penonton, termasuk pemegang tiket reguler, VIP, dan paket pengalaman khusus. Datang lebih awal membantu memberi waktu untuk memasuki venue sebelum rangkaian pertunjukan dimulai.
Pada Jumat, 30 Oktober 2026, Ungu akan menggelar konser bertajuk “Waktu yang Dinanti: Final Chapter?” di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pertunjukan ini menjadi perayaan perjalanan tiga dekade band tersebut, sekaligus kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan karya dan perjalanan Ungu dalam suasana panggung langsung. Acara ini turut diramaikan oleh sejumlah musisi Indonesia, yakni Lesti Kejora, Rossa, dan Andien. Kehadiran mereka memberi warna kolaboratif pada perayaan yang menandai 30 tahun kiprah Ungu di industri musik. Dua generasi keluarga personel juga akan tampil, yaitu Kiesha Alvaro dan Zara Leola, anak-anak personel Ungu. Susunan penampil tersebut mempertemukan nama-nama lintas generasi dalam satu acara.
Sebelum berangkat, penonton sebaiknya menyiapkan tiket beserta kode QR yang diperlukan untuk proses masuk. Pemegang tiket kategori duduk juga perlu memastikan nomor tempat duduknya tersedia dan mudah diperiksa. Selain tiket, setiap penonton wajib membawa identitas asli dalam bentuk fisik, misalnya KTP, SIM, atau paspor. Fotokopi identitas tidak berlaku, demikian pula foto maupun tangkapan layar identitas yang tersimpan di ponsel. Karena itu, pastikan dokumen yang dibawa merupakan identitas asli yang masih dapat diperlihatkan kepada petugas. Menyiapkan seluruh keperluan ini lebih awal dapat membantu mengurangi kendala saat pemeriksaan dan penukaran tiket di lokasi konser.
Penukaran tiket dengan gelang dimulai pukul 14.00 WIB. Gerbang area luar dijadwalkan dibuka pukul 16.00 WIB, sementara pintu menuju area konser dibuka pukul 18.00 WIB. Jadwal tersebut memberi penonton gambaran mengenai tahapan kedatangan, mulai dari menukar tiket hingga memasuki ruang pertunjukan. Meski demikian, tidak ada batas waktu maksimal untuk melakukan penukaran tiket. Penonton yang tiba setelah waktu penukaran dimulai tetap dapat menukar tiket dan masuk ke acara. Mereka tetap perlu menyiapkan tiket, kode QR, dan identitas fisik sesuai ketentuan. Memperhatikan jadwal pembukaan gerbang dan pintu konser akan membantu pengunjung merencanakan kedatangan, tanpa mengabaikan proses pemeriksaan yang berlaku di lokasi.
Sebelum berangkat ke konser Ungu, periksa kembali isi tas agar proses pemeriksaan keamanan di venue berjalan lancar. Sejumlah barang tidak diperbolehkan masuk ke area konser, termasuk tumbler logam, minuman kaleng, botol kaca, makanan dan minuman dari luar, serta minuman beralkohol. Penonton juga dilarang membawa kamera profesional dan alat perekam suara. Alat musik, terompet, drone, tongkat selfie, pena laser, laser pointer, dan senter termasuk barang yang perlu ditinggalkan di rumah. Aturan ini membantu menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pengunjung selama acara berlangsung.
Barang berbahaya atau yang dapat mengganggu jalannya pertunjukan juga tidak boleh dibawa. Daftarnya mencakup senjata tajam dan senjata api, benda yang mudah terbakar, serta obat-obatan terlarang. Tas yang ukurannya lebih besar daripada A4 tidak diizinkan masuk. Penonton juga sebaiknya tidak membawa poster, bendera, spanduk, ataupun plakat. Karena ketentuan pemeriksaan dapat diterapkan sebelum memasuki area acara, pastikan barang bawaan sudah sesuai sejak berangkat. Jika datang bersama rombongan, sampaikan aturan ini kepada seluruh anggota agar tidak ada barang terlarang yang tertinggal di tas dan menyebabkan antrean atau kebutuhan untuk kembali ke kendaraan.
Bagi penonton LANY yang membawa barang yang tidak diperbolehkan, tersedia loker penitipan sebelum pemeriksaan keamanan. Jumlah loker terbatas, sehingga layanan ini tidak dapat dijamin tersedia bagi semua pengunjung. Sebaiknya datang lebih awal dan siapkan alternatif untuk menyimpan barang di tempat lain apabila loker sudah penuh. Untuk menuju kawasan acara dengan transportasi umum, penonton dapat menggunakan TransJakarta dan turun di Halte Gerbang Pemuda, KRL menuju Stasiun Palmerah, atau MRT dengan tujuan Stasiun Senayan Mastercard. Dari masing-masing titik, perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi online.
Baca juga: TNI Run 2026 Meriahkan Rangkaian HUT Ke-81 TNI, 15.965 Pelari Padati Monas | Meriahkan HUT ke- 81 TNI, Kodim Bojonegoro bersama ORADO Gelar Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI | Bamsoet Kembali Luncurkan Buku Terbaru ke-38 “Politik Hukum Konstitusi” dan Buku J. Osdar “Dari Senayan ke Ruang Kuliah”
