Joey Pelupessy Tak Masuk Daftar Pemain Lommel SK untuk Jeda Internasional November

oleh
Joey Pelupessy Tak Masuk Daftar Pemain Lommel SK untuk Jeda Internasional November

Jakarta | Lommel SK mengumumkan pada Jumat, 6 November 2026, bahwa empat pemainnya akan membela negara masing-masing selama jeda internasional FIFA Matchday November. Keempat nama yang tercantum dalam pengumuman klub adalah Don-Angelo Konadu, Sverre Nypan, Matthias Pieklak, dan Juho Talvitie. Seluruh pemain tersebut mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional kelompok usia di bawah 21 tahun.

Don-Angelo Konadu masuk dalam daftar pemain yang akan bertugas bersama tim nasional Belanda U-21. Sementara itu, Sverre Nypan mendapat panggilan untuk memperkuat Norwegia U-21. Pengumuman tersebut menegaskan keterlibatan dua pemain Lommel SK dalam agenda internasional kelompok usia muda, dengan masing-masing mewakili negara asalnya pada periode pertandingan November.

Nama berikutnya adalah Matthias Pieklak, yang akan membela Belgia U-21. Juho Talvitie juga tercantum sebagai pemain yang dipanggil, dan ia akan memperkuat Finlandia U-21. Dengan demikian, empat pemain dari klub Belgia itu akan menjalani tugas internasional bersama empat negara berbeda. Lommel SK menyampaikan daftar tersebut sebagai bagian dari informasi mengenai pemain yang bergabung dengan tim nasional selama FIFA Matchday.

Dalam daftar yang diumumkan klub, tidak terdapat nama Joey Pelupessy. Gelandang Timnas Indonesia itu tidak tercantum di empat pemain Lommel SK yang dipanggil untuk agenda internasional November. Pengumuman tersebut hanya menyebut Konadu, Nypan, Pieklak, dan Talvitie beserta tim nasional kelompok usia yang akan mereka bela. Tidak ada keterangan dalam daftar itu mengenai Pelupessy.

Dengan begitu, informasi resmi klub untuk jeda internasional kali ini berfokus pada empat pemain U-21 yang mendapat panggilan dari Belanda, Norwegia, Belgia, dan Finlandia. Absennya nama Pelupessy dari pengumuman tersebut dapat dicatat sebatas sebagai fakta bahwa ia tidak tercantum dalam daftar. Daftar itu tidak menjelaskan alasan mengenai ketidakhadirannya, sehingga tidak ada dasar untuk menarik kesimpulan lebih jauh mengenai status atau situasinya pada periode tersebut.

Tidak tercantumnya Joey Pelupessy dalam daftar pemain Lommel SK untuk jeda internasional November memunculkan tanda tanya mengenai agenda sang gelandang. Situasi tersebut kemudian memicu spekulasi bahwa Pelupessy mungkin tidak masuk dalam rencana John Herdman untuk pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali. Namun, informasi dari klub saja belum cukup untuk memastikan apakah pemain tersebut akan dipanggil atau tidak. Daftar Lommel SK menunjukkan rencana pemain yang terlibat selama periode internasional, tetapi keputusan mengenai skuad Indonesia berada di tangan tim pelatih dan PSSI. Karena itu, absennya nama Pelupessy sebaiknya dipahami sebagai petunjuk yang belum memberikan jawaban pasti tentang statusnya.

Perbandingan dengan periode internasional sebelumnya turut menjadi perhatian. Saat jeda internasional terdahulu, Lommel SK mencantumkan Pelupessy sebagai pemain yang akan membela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Pencantuman itu memberi konteks bahwa klub pernah menginformasikan keterlibatannya dalam agenda tim nasional, sehingga tidak munculnya nama sang gelandang kali ini terasa berbeda. Meski demikian, kedua periode tersebut belum tentu memiliki situasi yang sama. Agenda, jadwal kompetisi, kebutuhan tim, serta komunikasi klub dan federasi dapat berubah dari satu jeda internasional ke jeda berikutnya. Perbedaan dalam daftar klub, dengan demikian, tidak otomatis membuktikan bahwa Pelupessy tidak akan berada di Bali atau tidak dipertimbangkan oleh Herdman.

Hingga daftar lengkap pemain untuk TC Timnas Indonesia diumumkan, status panggilan Pelupessy untuk agenda kali ini belum dapat dipastikan. PSSI belum merilis nama-nama seluruh pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan di Bali, sehingga belum tersedia konfirmasi resmi mengenai siapa saja yang masuk dalam rencana Herdman. Pengumuman tersebut akan menjadi acuan yang lebih jelas dibandingkan spekulasi yang muncul dari daftar klub. Jika nama Pelupessy tercantum, ia berpeluang mengikuti persiapan bersama skuad; jika tidak, alasan di balik keputusan itu juga perlu menunggu penjelasan resmi. Untuk sementara, informasi yang tersedia hanya mengisyaratkan adanya ketidakpastian, bukan kepastian bahwa sang gelandang absen dari agenda Timnas Indonesia.

Di tengah kabar mengenai pemain yang tidak masuk daftar klub untuk jeda internasional November, perkembangan berbeda datang dari Persija Jakarta. Bek sekaligus kapten tim, Rizky Ridho, menyampaikan bahwa dirinya mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali. Ia dijadwalkan berangkat pada Senin, 9 November 2026, untuk bergabung dalam agenda tersebut.

Keterangan itu disampaikan Ridho setelah Persija menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu, 7 November 2026. Seusai pertandingan, ia menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Bali kemungkinan tidak dilakukan sendirian. Ada kemungkinan beberapa pemain Persija ikut berangkat, meski ia tidak menyebutkan nama-nama yang dimaksud ataupun memastikan siapa saja yang akan bergabung.

Ridho juga mengatakan daftar pemain yang mengikuti agenda tersebut kemungkinan diumumkan dalam waktu dekat, yakni besok atau lusa. Pernyataan itu menunjukkan bahwa kepastian mengenai peserta lain masih menunggu pengumuman resmi. Karena itu, belum ada dasar untuk memastikan pemain Persija lain yang dipanggil hanya berdasarkan kemungkinan keberangkatan bersama yang disebut oleh sang kapten.

Panggilan untuk mengikuti TC menjadi perkembangan penting bagi Ridho, yang memegang peran sebagai bek dan kapten di klubnya. Meski demikian, rincian mengenai penyelenggara, agenda latihan, serta durasi kegiatan di Bali belum dijelaskan dalam keterangannya setelah pertandingan. Informasi yang telah disampaikan saat itu terbatas pada adanya panggilan, rencana keberangkatan pada Senin, dan kemungkinan sejumlah pemain Persija ikut serta.

Dengan demikian, fokus perhatian berikutnya adalah pengumuman daftar peserta TC. Pengumuman tersebut diharapkan memberi kejelasan mengenai pemain yang akan bergabung, termasuk apakah kemungkinan keberangkatan bersama beberapa pemain Persija benar terjadi. Sampai daftar itu diumumkan, informasi yang dapat dipastikan hanyalah bahwa Rizky Ridho mendapat panggilan dan direncanakan berangkat ke Bali pada 9 November 2026.

Timnas Indonesia sebelumnya dijadwalkan menjalani pertandingan melawan Yordania di Amman pada 13 November 2026. Laga tersebut masuk dalam rencana agenda tim pada jeda internasional November dan semula diharapkan menjadi kesempatan bagi skuad untuk menguji kesiapan melalui pertandingan kompetitif. Namun, rencana itu tidak terlaksana setelah situasi keamanan di kawasan Timur Tengah mengalami eskalasi. Pertimbangan atas kondisi regional membuat agenda pertandingan yang telah disusun perlu ditinjau kembali, sehingga tim pelatih mengambil langkah berbeda untuk periode FIFA tersebut.

John Herdman menyampaikan pada Jumat, 6 November 2026, bahwa agenda pertandingan yang direncanakan di kawasan itu tidak dilanjutkan. Keputusan tersebut mempertimbangkan penundaan Piala Asia AFC 2027 sekaligus perkembangan situasi regional. Dengan batalnya laga di Yordania, pelatih tidak membawa tim ke Amman untuk menghadapi pertandingan pengganti atau mencari lawan lain di wilayah yang sama. Sebagai gantinya, waktu jeda internasional akan dimanfaatkan untuk menjaga kesiapan pemain melalui kegiatan latihan terstruktur.

Pengganti pertandingan tersebut adalah pemusatan latihan atau training camp (TC) selama tujuh hari di Bali. Pilihan ini memberi staf pelatih kesempatan untuk tetap mengumpulkan pemain, menjalankan program latihan, dan memantau kondisi skuad tanpa menempuh perjalanan ke kawasan yang situasinya tengah berkembang. Meski tidak memberikan pengalaman pertandingan langsung, TC dapat digunakan untuk memperkuat pemahaman taktik, membangun koordinasi antarpemain, serta menilai kebugaran setelah mereka kembali dari aktivitas bersama klub masing-masing.

Penundaan Piala Asia 2027 turut menjadi bagian dari pertimbangan dalam penyusunan agenda tim. Perubahan kalender kompetisi membuat tim pelatih perlu menyesuaikan fokus persiapan, sambil memastikan momentum kerja skuad tetap terjaga.

5 kunjungan