KABUPATEN TANGERANG, BANTEN — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Dua pengendara becak motor tewas dalam kecelakaan di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan melibatkan becak motor yang ditumpangi kedua korban. Kecelakaan itu berakhir dengan meninggalnya dua orang pengendara yang berada di kendaraan tersebut.
Berdasarkan rangkaian kejadian, becak motor melaju di Jalan Daan Mogot Raya sebelum mengalami kecelakaan. Kendaraan itu menabrak pembatas beton yang berada di jalan tersebut. Benturan membuat becak motor terguling. Setelah kendaraan berada dalam posisi terguling, becak motor tersebut kemudian terlindas truk kontainer.
Rangkaian benturan itu menyebabkan dua orang yang menumpangi becak motor meninggal dunia. Peristiwa berlangsung di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada waktu dini hari, ketika kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Lokasi kecelakaan berada di Jalan Daan Mogot Raya, salah satu ruas jalan yang menjadi tempat terjadinya insiden tersebut.
Dengan demikian, kecelakaan maut itu melibatkan satu becak motor dan truk kontainer. Becak motor terlebih dahulu menabrak pembatas beton, kemudian terguling, sebelum akhirnya terlindas truk kontainer. Akibat rangkaian kejadian tersebut, dua pengendara becak motor dinyatakan tewas. Jumlah korban dalam peristiwa di Jalan Daan Mogot Raya itu tercatat sebanyak dua orang.
Peristiwa tersebut menjadi kecelakaan fatal yang terjadi pada Minggu dini hari di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Informasi utama dalam kejadian ini mencakup waktu sekitar pukul 03.30 WIB, lokasi di Jalan Daan Mogot Raya, serta kronologi kendaraan yang menabrak pembatas beton, terguling, dan kemudian terlindas truk kontainer. Dua pengendara becak motor menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan sebuah becak motor tanpa nomor polisi. Kendaraan itu dikendarai oleh korban pertama, sedangkan korban kedua berada sebagai penumpang. Keduanya diketahui melaju bersama menggunakan becak motor di Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat.
Berdasarkan keterangan awal, becak motor tersebut bergerak dari arah timur menuju barat. Perjalanan berlangsung di ruas Jalan Daan Mogot Raya hingga kendaraan tiba di kawasan Cengkareng. Saat itu, becak motor melintas di sekitar seberang bengkel B-Quik.
Di lokasi tersebut, kendaraan kemudian menabrak pembatas beton yang berada di sisi jalan. Benturan itu menyebabkan becak motor kehilangan keseimbangan dan terguling. Peristiwa tersebut menjadi awal kecelakaan yang menewaskan pengendara serta penumpang becak motor tersebut. Polisi masih mendasarkan uraian kronologi awal pada keterangan dan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut berlanjut setelah becak motor terguling di jalan. Posisi pengendara dan penumpang kemudian terpental ke sisi kanan dari kendaraan yang mereka tumpangi. Pada saat yang sama, sebuah truk kontainer melaju searah di sisi kanan becak motor. Pergerakan kedua kendaraan yang beriringan itu membuat pengendara dan penumpang becak motor masuk ke kolong bagian belakang truk kontainer.
Setelah berada di bawah bagian belakang kendaraan berat tersebut, keduanya terlindas roda belakang kiri truk. Rangkaian ini terjadi setelah becak motor kehilangan keseimbangan dan terguling, bukan ketika kendaraan masih berjalan dalam posisi normal. Arah terpentalnya korban ke sisi kanan mempertemukan mereka dengan ruang lintasan truk kontainer yang berada di sebelah kanan dan bergerak dalam arah yang sama.
Truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan itu memiliki nomor polisi A-9525-TX. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Muhammad Habibur Rohman. Berdasarkan kronologi, posisi truk yang melaju searah di sisi kanan becak motor menjadi bagian penting dalam menjelaskan bagaimana kedua korban dapat masuk ke kolong belakang kendaraan dan kemudian terlindas roda belakang kiri.
Dengan demikian, kecelakaan berlangsung melalui beberapa tahap yang saling berkaitan. Becak motor terlebih dahulu terguling, lalu pengendara bersama penumpangnya terpental ke kanan. Pada jalur tersebut, truk kontainer bernomor polisi A-9525-TX sedang bergerak beriringan. Kedua korban akhirnya masuk ke kolong bagian belakang truk sebelum terlindas roda belakang kiri, sehingga kecelakaan itu menyebabkan pengendara dan penumpang becak motor meninggal dunia.
Usai kecelakaan di Jalan Daan Mogot, kondisi kedua korban dilaporkan sangat parah. Pengendara becak motor meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka fatal pada bagian perut hingga ke bawah. Luka tersebut membuat korban tidak dapat diselamatkan sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keterangan mengenai kondisi pengendara itu disampaikan berdasarkan laporan kepolisian yang menangani kecelakaan tersebut.
Sementara itu, penumpang becak motor juga mengalami luka serius, terutama pada bagian kepala. Korban sempat dibawa dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, penumpang tersebut meninggal dunia sebelum tiba atau dalam perjalanan menuju rumah sakit. Cedera pada kepala menjadi bagian utama dari kondisi fatal yang dialami korban setelah kecelakaan.
Setelah kedua korban dinyatakan meninggal dunia, jenazah mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang. Evakuasi dilakukan sebagai bagian dari penanganan lanjutan terhadap korban kecelakaan. Pengendara becak motor dievakuasi setelah meninggal di lokasi, sedangkan penumpangnya dibawa setelah tidak tertolong dalam perjalanan menuju RS Hermina.
Dengan demikian, kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia. Pengendara becak motor meninggal di tempat dengan luka fatal pada bagian perut hingga ke bawah, sedangkan penumpang meninggal dalam perjalanan menuju RS Hermina akibat luka pada kepala. Berdasarkan keterangan kepolisian, kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses penanganan selanjutnya.

