Daisy Fajarina Adukan Dugaan Premanisme ke Bareskrim, Begini Sikapnya soal Manohara

oleh -21 Dilihat
oleh
Daisy Fajarina Adukan Dugaan Premanisme ke Bareskrim, Begini Sikapnya soal Manohara

Jakarta | Daisy Fajarina membawa aduan mengenai dugaan premanisme dan perbuatan tidak menyenangkan ke Bareskrim, Jakarta, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Ia datang bersama pengacaranya, Erles Rareral, untuk menyampaikan persoalan yang disebut berkaitan dengan sebuah insiden di tempat usahanya. Kedatangan tersebut menjadi langkah Daisy dalam mencari penanganan atas peristiwa yang menurut pengakuannya telah menimbulkan dampak bagi dirinya.

Dalam aduannya, Daisy mengaku mengalami kerugian materiil akibat kejadian tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa insiden itu membuat dirinya merasa dipermalukan. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari alasan Daisy membawa persoalan itu kepada pihak berwenang. Meski demikian, informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih terbatas pada dugaan tindakan premanisme, perbuatan tidak menyenangkan, kerugian yang diklaim, serta perasaan yang dialami Daisy setelah insiden di tempat usahanya.

Daisy hadir di Bareskrim didampingi Erles Rareral sebagai pengacaranya. Keduanya datang pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Jakarta, dalam rangka menyampaikan aduan tersebut. Daisy menempatkan persoalan itu sebagai perkara yang perlu mendapat perhatian setelah dirinya mengaku dirugikan secara materiil dan merasa dipermalukan. Uraian mengenai aduan ini belum memuat rincian tentang bentuk insiden, pihak yang dilaporkan, ataupun perkembangan proses hukum lebih lanjut. Karena itu, pokok pemberitaan pada tahap ini berfokus pada langkah Daisy membawa dugaan premanisme dan perbuatan tidak menyenangkan tersebut ke Bareskrim.

Persoalan dugaan premanisme yang diadukan Daisy Fajarina ke Bareskrim tidak hanya berkaitan dengan kerugian materiil. Peristiwa tersebut juga disebut memberi tekanan emosional bagi Daisy, terutama karena ia merasa dipermalukan setelah insiden berlangsung. Beban itu semakin berat ketika ia memikirkan kondisi anak pertamanya, Dewi, yang menurut keterangannya mengalami stres. Daisy menyampaikan bahwa rangkaian persoalan tersebut membuat pikirannya terus dipenuhi kekhawatiran.

Daisy mengatakan dirinya tidak bisa tidur karena memikirkan Dewi. Pernyataan itu menggambarkan kegelisahan seorang ibu yang merasa perlu memperhatikan keadaan anaknya di tengah persoalan yang sedang dihadapi. Ia mengaitkan tekanan yang dirasakan dengan situasi setelah insiden, termasuk dampak materiil dan perasaan dipermalukan yang telah disampaikannya. Namun, berdasarkan keterangannya, fokus Daisy adalah menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi Dewi, bukan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai keadaan tersebut.

Kekhawatiran itu menjadi bagian dari dampak personal yang dirasakan Daisy setelah peristiwa tersebut. Di satu sisi, ia harus memikirkan kerugian yang disebut dialaminya serta langkah hukum yang ditempuh. Di sisi lain, ia juga menghadapi beban pikiran karena melihat Dewi disebut mengalami stres. Kondisi tersebut membuat persoalan ini tidak berhenti pada aspek laporan dan kerugian, tetapi turut memengaruhi ketenangan Daisy dalam menjalani keseharian. Ia berharap permasalahan dapat diproses secara jelas, sementara perhatian terhadap keadaan Dewi tetap menjadi hal yang penting baginya.

Daisy Fajarina menegaskan bahwa dirinya tidak dapat mewakili sikap Manohara terkait pengaduan dugaan premanisme yang disampaikan ke Bareskrim. Pernyataan itu disampaikan ketika Daisy ditanya mengenai kemungkinan respons putrinya terhadap langkah hukum tersebut. Menurut Daisy, Manohara sudah dewasa, sehingga pandangan maupun sikapnya mengenai persoalan itu sebaiknya ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

Daisy juga tidak menguraikan secara terperinci bagaimana komunikasi dirinya dengan Manohara berkaitan dengan pengaduan tersebut. Ia tidak menjelaskan apakah keduanya telah membahas langkah yang ditempuh maupun bagaimana tanggapan Manohara secara pribadi. Karena itu, tidak terdapat keterangan langsung dari Manohara yang dapat digunakan untuk menyimpulkan posisinya dalam perkara tersebut.

Meski tidak berbicara atas nama putrinya, Daisy menyebut hubungan di anak-anaknya tetap dilandasi rasa saling menyayangi. Ia memandang sikap seorang anak yang berusaha melindungi keluarganya sebagai hal yang wajar. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks hubungan keluarga, bukan sebagai penjelasan mengenai sikap Manohara terhadap pengaduan yang diajukan Daisy.

Daisy memilih menyerahkan penilaian mengenai sikap Manohara kepada putrinya sendiri. Dengan demikian, keterangannya hanya menggambarkan batasan yang ia pegang dalam menyampaikan informasi tentang anggota keluarganya. Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Daisy tidak ingin membuat pernyataan yang berpotensi dianggap sebagai representasi pandangan Manohara, terutama karena belum ada pernyataan langsung dari Manohara mengenai pengaduan itu.

Menutup keterangannya, Daisy Fajarina menyampaikan bahwa komunikasi terakhir dengan Manohara tidak dijelaskan dalam bentuk atau waktu tertentu. Ia tidak menguraikan apakah komunikasi tersebut berlangsung secara langsung maupun melalui sarana lainnya. Daisy hanya menegaskan bahwa dirinya tetap berkomunikasi melalui doa setiap kali melaksanakan salat.

Dalam doa tersebut, Daisy menyampaikan hal-hal baik untuk anak-anaknya. Ia berharap Manohara senantiasa berada dalam keadaan selamat, memperoleh perlindungan, serta diberi pengasihan. Harapan itu disampaikan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayangnya kepada anak, tanpa merinci keadaan atau persoalan lain yang berkaitan dengan hubungan mereka.

Daisy juga berharap Manohara dijauhkan dari segala hal yang bersifat jahat. Doa tersebut menjadi cara yang ia pilih untuk terus menyampaikan kepedulian, terutama ketika tidak menyebutkan adanya komunikasi lain secara spesifik. Ia menempatkan keselamatan dan kebaikan anak-anaknya sebagai hal utama dalam doa yang dipanjatkannya setiap kali salat.

Pernyataan Daisy mengenai doa itu disampaikan sebagai keterangan tentang komunikasi batinnya dengan Manohara. Ia tidak menambahkan keterangan mengenai waktu komunikasi tertentu, bentuk pertemuan, maupun perkembangan lain. Daisy tetap menyampaikan harapan agar Manohara selalu berada dalam lindungan, mendapatkan pengasihan, dan terhindar dari hal-hal jahat.