Bezzecchi Tercepat di FP2 MotoGP Mandalika, Persaingan Papan Atas Berlangsung Ketat

oleh -51 Dilihat
oleh

Lombok | Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi FP2 MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10). Pembalap tim Ducati tersebut mencatat waktu terbaik 1 menit 29,560 detik, sekaligus menempatkan dirinya di posisi teratas dalam sesi latihan yang menjadi salah satu penentu penting menuju rangkaian balapan akhir pekan.

Bezzecchi harus menghadapi persaingan ketat sejak awal hingga akhir sesi. Raul Fernandez menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 29,899 detik. Sementara itu, Marc Marquez berada di urutan ketiga setelah membukukan waktu 1 menit 29,987 detik. Ketiga pembalap tersebut menjadi nama-nama terdepan dalam daftar hasil FP2, dengan performa yang menunjukkan perbedaan kecepatan sangat tipis di mereka.

Selisih waktu Bezzecchi dan Fernandez hanya 0,339 detik, sedangkan jarak Bezzecchi dengan Marquez mencapai 0,427 detik. Bahkan, Fernandez dan Marquez hanya terpaut 0,088 detik. Data tersebut memperlihatkan bahwa perebutan posisi teratas berlangsung sengit dan masih terbuka menjelang sesi-sesi berikutnya. Kondisi lintasan, pilihan ban, serta kemampuan menjaga ritme dalam satu putaran cepat dapat kembali memengaruhi susunan papan atas.

Hasil ini memberikan modal positif bagi Bezzecchi dan tim Ducati dalam mempersiapkan sesi lanjutan di Mandalika. Namun, keunggulan pada FP2 belum menjamin posisi serupa saat kualifikasi maupun balapan. Fernandez dan Marquez masih memiliki peluang untuk melakukan evaluasi terhadap setelan motor dan memangkas selisih waktu. Dengan jarak yang rapat, setiap peningkatan kecil dapat menentukan posisi start dan arah persaingan pada MotoGP Mandalika tahun ini.

Sesi latihan bebas kedua MotoGP Mandalika berlangsung dengan tempo tinggi sejak lap-lap awal. Para pembalap langsung berupaya menemukan kombinasi terbaik kecepatan motor, pemilihan ban, dan pengaturan untuk menghadapi karakter lintasan yang menuntut. Catatan waktu terbaik pun terus berpindah tangan karena selisih performa di pembalap papan atas sangat tipis. Setiap peningkatan kecil pada sektor tertentu dapat mengubah susunan posisi secara signifikan.

Marco Bezzecchi menjadi salah satu pembalap yang lebih dulu menunjukkan kecepatannya. Ia sempat menempati posisi teratas setelah mencatat waktu 1 menit 30,995 detik. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pedro Acosta kemudian mengambil alih pimpinan berkat lap yang lebih cepat, sebelum posisi teratas kembali berganti ketika Raul Fernandez mampu memperbaiki catatan waktunya. Pergantian tersebut menggambarkan ketatnya persaingan dan strategi para pembalap dalam mencari celah waktu terbaik.

Memasuki menit ke-15, Bezzecchi kembali merebut posisi terdepan. Pembalap asal Italia itu menorehkan waktu 1 menit 29,620 detik, sekaligus menjadi pembalap pertama yang menembus batas tersebut pada fase sesi itu. Catatan tersebut tidak hanya mengembalikannya ke puncak, tetapi juga menunjukkan bahwa ritmenya semakin konsisten setelah melakukan sejumlah penyesuaian pada motor.

Setelah memimpin kembali, Bezzecchi mampu menjaga posisinya hingga sesi berakhir. Para rival terus meningkatkan kecepatan pada menit-menit terakhir, terutama ketika memasuki fase simulasi putaran cepat, tetapi tidak ada yang berhasil melampaui catatan waktunya. Tekanan dari Acosta, Fernandez, dan pembalap lain tetap terasa sampai bendera finis dikibarkan. Situasi ini membuat hasil FP2 menjadi gambaran awal bahwa persaingan papan atas di Mandalika akan berlangsung rapat, dengan perbedaan waktu yang berpotensi sangat kecil pada sesi-sesi berikutnya.

Sesi latihan bebas kedua MotoGP Mandalika sempat terhenti setelah Toprak Razgatlioglu mengalami kecelakaan di area tikungan 13/14. Insiden tersebut menjadi salah satu momen penting dalam sesi yang sebelumnya berlangsung dengan persaingan ketat di papan atas. Kecelakaan itu membuat jalannya latihan tidak dapat diteruskan untuk sementara karena petugas segera mengibarkan bendera merah.

Pengibaran bendera merah menandakan sesi dihentikan sementara agar situasi di sekitar lintasan dapat ditangani. Para pembalap yang masih berada di trek harus kembali ke pit lane, sementara aktivitas di lintasan berhenti. Dengan demikian, catatan waktu dan program latihan para pembalap ikut terdampak oleh jeda yang terjadi setelah insiden di tikungan 13/14 tersebut.

Setelah kejadian, Razgatlioglu terlihat berjalan sambil memegang bahu kanannya. Pemandangan itu menjadi perhatian di tengah penghentian sesi, terutama karena insiden terjadi ketika para pembalap sedang berupaya memaksimalkan waktu latihan. Namun, informasi yang tersedia hanya mencatat bahwa ia berjalan dengan memegang bahu kanan setelah kecelakaan tersebut.

Petugas kemudian menjalankan prosedur penghentian sesi melalui bendera merah. Situasi ini menambah dinamika pada FP2 Mandalika, yang tidak hanya diwarnai perburuan posisi teratas, tetapi juga gangguan akibat kecelakaan. Jalannya latihan pun sempat kehilangan momentum sebelum sesi dapat kembali menjadi pusat perhatian para peserta dan tim.

Hasil sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Mandalika menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan urutan pembalap menuju sprint race dan balapan utama. Catatan waktu yang diraih pada sesi ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan siapa saja yang berhak langsung melaju ke kualifikasi kedua, sekaligus memberi gambaran mengenai kekuatan setiap tim di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Karena itu, persaingan tidak hanya berlangsung untuk menjadi yang tercepat, tetapi juga untuk mengamankan posisi strategis sebelum rangkaian perlombaan dimulai.

Di belakang pembalap yang menempati tiga posisi teratas, Fabio Di Giannantonio mencatatkan waktu terbaik keempat. Jorge Martin berada di posisi kelima, disusul Pedro Acosta pada urutan keenam. Ai Ogura menempati peringkat ketujuh, sementara Fermin Aldeguer berada di posisi kedelapan. Francesco Bagnaia harus puas menempati urutan kesembilan, dan Alex Marquez melengkapi daftar sepuluh besar di posisi kesepuluh. Jarak waktu yang relatif rapat di para pembalap menunjukkan bahwa perubahan kecil pada setelan motor atau kondisi lintasan dapat mengubah susunan tersebut secara signifikan.

Hasil ini juga menarik jika dikaitkan dengan klasemen sementara kejuaraan. Jorge Martin masih memimpin persaingan dengan koleksi 333 poin, hanya unggul tipis dari Marc Marquez yang berada di posisi kedua dengan 331 poin. Bezzecchi menempati peringkat ketiga dengan 284 poin. Selisih tersebut membuat setiap sesi, termasuk kualifikasi dan sprint race, memiliki nilai penting dalam perebutan gelar serta upaya memperbaiki posisi klasemen.

Para pembalap kini bersiap menghadapi sesi kualifikasi berikutnya dengan mengevaluasi data pengereman, akselerasi, pemilihan ban, dan konsistensi motor. Setiap catatan waktu berpotensi memengaruhi posisi mereka di grid start, sehingga tidak ada ruang untuk kesalahan. Strategi pada satu lap cepat akan menjadi penentu penting sebelum para pembalap kembali berduel dalam sprint race dan balapan utama.