Jakarta | Ayu Ting Ting memilih tidak memberikan komentar saat ditanya mengenai pengakuan Krizna Fahrezi, mantan penata rambut sekaligus asistennya, yang mengaku menggunakan uang endorsement milik Ayu. Peristiwa itu terjadi ketika Ayu ditemui wartawan di studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/10/2026). Pertanyaan mengenai pengakuan tersebut muncul setelah Ayu sempat meladeni sejumlah pertanyaan ringan dari awak media.
Sebelum isu uang endorsement disinggung, Ayu tampak ceria menjawab pertanyaan tentang kebiasaan makan sebelum bernyanyi. Suasana wawancara kemudian berubah ketika wartawan mengarahkan pertanyaan kepada pengakuan Krizna. Namun, Ayu tidak menyampaikan tanggapan mengenai hal tersebut. Ia memilih berpamitan kepada para wartawan, lalu melambaikan tangan sebelum masuk ke mobil yang telah menunggunya.
Respons yang terdengar dari Ayu saat meninggalkan lokasi adalah ucapan terima kasih. Ia menyampaikan kalimat tersebut sambil berpamitan dan melambaikan tangan, tanpa memberikan penjelasan terkait pengakuan mantan asistennya. Setelah itu, Ayu masuk ke mobil. Salah seorang asistennya kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan karena Ayu tidak bisa memberikan komentar mengenai persoalan yang ditanyakan.
Dengan demikian, saat ditemui di studio Brownis, Ayu hanya memberikan respons singkat sebelum meninggalkan lokasi. Tidak ada pernyataan lebih lanjut darinya mengenai klaim bahwa uang endorsement miliknya digunakan oleh Krizna Fahrezi. Informasi yang tersedia dari pertemuan tersebut terbatas pada pertanyaan wartawan, sikap Ayu yang berpamitan, ucapan terima kasih dan lambaian tangannya, serta permintaan maaf dari salah seorang asisten. Ayu tidak menjelaskan persoalan itu dalam kesempatan tersebut, sementara asistennya menyatakan bahwa ia tidak bisa berkomentar. Pertemuan berlangsung setelah Ayu menjawab pertanyaan ringan mengenai makanan sebelum bernyanyi dan berakhir ketika ia masuk ke mobil. Wartawan tidak menerima komentar langsung darinya tentang pengakuan tersebut pada Jumat itu.
Pertanyaan wartawan kepada Ayu Ting Ting mengenai pengakuan mantan asistennya berawal dari cerita Krizna dalam sebuah siniar di kanal YouTube Ratu Meta. Dalam tayangan tersebut, Krizna membahas hubungan kerja sekaligus pertemanannya dengan Ayu yang, menurut penuturannya, mengalami keretakan karena persoalan keuangan. Pengakuan itu kemudian menjadi latar bagi wartawan untuk meminta tanggapan Ayu. Sorotan utama bukan hanya perubahan hubungan mereka, melainkan juga cerita tentang pembayaran kerja sama sebuah brand yang ditujukan untuk keperluan endorsement Ayu.
Krizna mengakui bahwa dirinya mengambil uang pembayaran dari kerja sama tersebut. Dana itu semestinya berkaitan dengan sebuah brand yang hendak memberikan endorsement kepada Ayu. Dalam keterangannya, ia menyebut uang tersebut tidak diambil sekaligus, melainkan secara bertahap. Jumlah keseluruhan yang ia akui telah diambil mencapai Rp150 juta. Pernyataan itu menjadi bagian penting dari cerita yang disampaikan dalam siniar, sekaligus menjelaskan persoalan keuangan yang disebutnya memengaruhi hubungan dengan Ayu.
Dalam pengakuannya, Krizna menyebut uang yang diambil digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan gaya hidup. Ia juga mengakui bahwa tindakannya merupakan kekhilafan. Dengan demikian, inti pengakuan yang disampaikan mencakup asal dana, cara pengambilan, jumlah total, serta penggunaannya menurut penuturan Krizna sendiri. Informasi tersebut berasal dari cerita mantan asisten itu dalam siniar; penyampaian ini tidak menambahkan rincian lain mengenai alur pembayaran, pihak brand, ataupun keadaan di luar yang ia ungkapkan.
Pengakuan tentang uang kerja sama brand itulah yang menjadi konteks saat wartawan menanyakan persoalan tersebut kepada Ayu. Cerita Krizna memuat dua hal yang saling berkaitan: keretakan hubungan kerja dan pertemanan, serta pengakuan mengambil pembayaran endorsement secara bertahap hingga mencapai Rp150 juta. Ia mengatakan dana tersebut dipakai untuk kebutuhan pribadi dan gaya hidup, seraya mengakui telah khilaf. Latar ini menjelaskan pokok pertanyaan yang muncul, tanpa mengubah pengakuan Krizna menjadi keterangan yang telah dikonfirmasi oleh pihak lain.
Dalam pengakuannya di sebuah siniar, Krizna mengatakan bahwa ia telah menemui Ayu Ting Ting secara langsung untuk menyampaikan permintaan maaf. Pertemuan itu, menurut penuturannya, menjadi kesempatan baginya untuk mengakui kesalahan dan menunjukkan penyesalan atas persoalan uang endorsement yang sebelumnya ramai dibicarakan. Ia menyebut tidak hanya berbicara kepada Ayu, tetapi juga meminta maaf di hadapan keluarga sang pedangdut. Krizna menggambarkan sikapnya saat itu sebagai bentuk kesungguhan untuk bertanggung jawab atas tindakan yang ia akui telah merugikan pihak Ayu.
Krizna juga mengungkapkan bahwa ia sampai bersujud di hadapan Ayu dan keluarganya. Tindakan tersebut, sebagaimana ia ceritakan dalam siniar, dilakukan sebagai ungkapan penyesalan sekaligus permohonan agar permintaan maafnya diterima. Ia menyampaikan bahwa situasi itu terasa berat baginya, tetapi tetap memilih menghadap langsung untuk menjelaskan dan meminta maaf. Rincian mengenai pertemuan, termasuk tindakan bersujud tersebut, bersumber dari cerita Krizna sendiri. Karena itu, keterangan tersebut perlu dipahami sebagai pengakuan dari pihak mantan asisten, bukan sebagai gambaran yang disampaikan atau dikonfirmasi langsung oleh Ayu.
Selain meminta maaf, Krizna mengaku menawarkan diri untuk bekerja selama satu tahun tanpa menerima bayaran. Ia menyebut tawaran itu sebagai upaya mengganti kerugian yang ditimbulkan, meski tidak dijelaskan secara terperinci bagaimana nilai kerugian akan dihitung atau bagaimana tawaran tersebut akan dijalankan. Pernyataan itu juga disampaikan Krizna dalam siniar, sehingga belum dapat diperlakukan sebagai kesepakatan yang telah diterima atau terlaksana. Dalam kesempatan terpisah saat ditemui wartawan, Ayu memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan langsung mengenai pengakuan maupun tawaran tersebut. Dengan demikian, sikap Ayu dalam pertemuan dengan wartawan tidak menambah konfirmasi atas rincian yang diceritakan Krizna. Informasi tentang permintaan maaf, sujud, serta rencana bekerja tanpa bayaran tetap berasal dari penuturan Krizna, sementara tanggapan langsung Ayu atas hal-hal itu belum disampaikan kepada wartawan.
Perkembangan yang disebutkan dalam bahan berujung pada berakhirnya hubungan kerja profesional Ayu Ting Ting dan Krizna. Kekecewaan mendalam menjadi alasan yang dikaitkan dengan keputusan Ayu untuk mengakhiri kerja sama tersebut. Perubahan ini berlangsung dalam konteks pengakuan Krizna mengenai penggunaan uang endorsement, persoalan yang menjadi perhatian dalam pemberitaan tentang hubungan keduanya. Dengan demikian, kabar berakhirnya kerja sama tidak berdiri terpisah dari pengakuan yang disampaikan mantan asisten itu.
Informasi yang tersedia menyebut adanya keputusan untuk tidak lagi melanjutkan hubungan profesional, tetapi tidak merinci bentuk kerja sama yang dihentikan ataupun waktu persis keputusan itu diambil. Karena itu, perkembangan ini dapat dipaparkan sebatas berakhirnya kerja bersama setelah muncul kekecewaan mendalam. Pengakuan terkait uang endorsement menjadi latar yang relevan, tanpa perlu menambahkan dugaan mengenai rincian penggunaan dana atau percakapan Ayu dan Krizna yang tidak dijelaskan dalam bahan.
Pengakhiran kerja sama tersebut menandai perubahan dalam hubungan profesional mereka setelah persoalan uang endorsement mencuat melalui pengakuan Krizna. Bahan yang menjadi dasar pemberitaan tidak menyebut adanya tanggapan lain dari Ayu, keputusan lanjutan, ataupun kesepakatan mengenai penyelesaian persoalan itu. Oleh sebab itu, perkembangan yang dapat dipastikan dalam konteks ini terbatas pada keputusan Ayu untuk mengakhiri kerja sama karena kekecewaan mendalam. Tidak terdapat keterangan yang dapat memastikan apakah kerugian telah diganti, sehingga hal tersebut tidak dapat dinyatakan sebagai fakta.
