Marc Marquez Menang Sprint Race MotoGP Mandalika, Persija Hancurkan PSIM 4-0, Vinicius Jr. Kena Kartu Merah Usai Gol Dibatalkan – Sumbawanews

oleh -83 Dilihat
oleh

Lombok | Prediksi hasil laga-laga berikutnya menunjukkan tekanan akan meningkat bagi tim-tim yang kini berada di puncak klasemen, sementara Vinicius Jr. Marc Marquez memenangi sprint race Pertamina MotoGP Mandalika di Lombok, Sabtu (10/10), usai menyalip Jorge Martin di garis finis, sementara Persija Jakarta menang telak 4-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027.

Data lain dalam laporan menunjukkan harus menerima kartu merah setelah golnya untuk Real Madrid di menit ke-70 terbatal oleh VAR dalam laga melawan Villarreal di Santiago Bernabéu. Di Indonesia, Persija Jakarta menunjukkan dominasi luar biasa setelah memecah kebuntuan di menit ke-75. Kemenangan 4-0 ini mempertahankan rekor sempurna Persija di BRI Super League 2026/2027, dengan tiga kemenangan dari tiga laga yang dimainkan. mengalami momen tragis saat mencetak gol ke gawang Villarreal di menit ke-70. Tak hanya itu, wasit langsung menunjukkan kartu merah kepada pemain asal Brasil itu, membuat Real Madrid harus bertahan dengan 10 orang hingga akhir laga.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Marquez menjadi pemenang sprint race setelah kecelakaan di tikungan pertama melibatkan Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi, yang menghapus dua pesaing utama. Dengan keberhasilan menyalip Martin, Marquez tidak hanya meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Mandalika, tetapi juga merebut pimpinan klasemen sementara. Balapan yang penuh kejutan ini menjadi momen penting bagi pembalap Spanyol itu yang kembali menunjukkan ketajaman dan ketahanan di lintasan. Empat gol dicetak dalam tempo singkat: Alexander Jeremejeff membuka skor, diikuti Kwon Chang Hoon, lalu Stjepan Loncar mencetak brace. Sementara itu, di Spanyol, Vinicius Jr.

Wasit Isidro Escuderos, setelah konsultasi dengan VAR, membatalkan gol tersebut karena menilai adanya pelanggaran oleh Vinicius dalam proses penyelesaian serangan. Keputusan ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar dan analis sepak bola. harus menjalani masa sanksi setelah kartu merahnya.