Pekalongan | Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Batang genap berusia 11 tahun dengan capaian sekitar 16.000 anggota. Pertambahan usia tersebut menjadi penanda perjalanan lembaga keuangan syariah ini dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Jumlah anggota yang terus berkembang menunjukkan bahwa keberadaan BTM Batang semakin diterima sebagai mitra dalam memenuhi kebutuhan simpanan dan pembiayaan.
Peringatan milad ke-11 BTM Muhammadiyah Batang berlangsung di Zieda Garden, Limpung, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan itu menjadi kesempatan bagi pengelola, anggota, dan berbagai pihak yang mendukung perkembangan lembaga untuk mempererat hubungan. Selain menandai pencapaian organisasi, acara tersebut juga merefleksikan perjalanan BTM Batang dalam mendampingi masyarakat melalui layanan keuangan yang mengutamakan kemudahan, transparansi, serta nilai kebersamaan.
Selama sebelas tahun, BTM Batang terus memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan syariah di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Layanan simpanan menjadi salah satu bentuk kepercayaan yang diberikan anggota, baik untuk keperluan perencanaan keuangan keluarga, pengembangan usaha, maupun kebutuhan lainnya. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi BTM untuk menjaga kualitas pelayanan dan menghadirkan program yang relevan bagi anggotanya.
Karena itu, perayaan milad tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut juga digunakan untuk mengapresiasi sekitar 16.000 anggota yang telah memilih dan mempercayakan layanan simpanannya kepada BTM Batang. Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan anggota selama ini, sekaligus sebagai pengingat bahwa pertumbuhan lembaga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BTM Batang diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, memperluas manfaat layanan, dan mempertahankan kepercayaan anggota pada tahun-tahun mendatang.
Perayaan milad ke-11 BTM Muhammadiyah Batang turut diisi dengan undian berhadiah bagi para anggota. Agenda tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan oleh sekitar 16 ribu anggota kepada BTM Batang. Selama sebelas tahun, kepercayaan anggota menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan lembaga keuangan tersebut.
Untuk memeriahkan perayaan, BTM Batang menyiapkan puluhan hadiah dengan jenis yang beragam. Hadiah-hadiah itu mencakup berbagai perlengkapan rumah tangga dan barang yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari, seperti kompor, blender, kipas angin, setrika, kulkas, dan televisi. Selain itu, tersedia pula hadiah berupa sepeda serta sepeda listrik.
Keragaman hadiah tersebut menunjukkan perhatian BTM Batang terhadap para anggota yang selama ini menjadi bagian dari pertumbuhan lembaga. Barang-barang yang disiapkan tidak hanya memiliki nilai sebagai hadiah perayaan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran hadiah mulai dari peralatan rumah tangga hingga kendaraan menciptakan suasana milad yang lebih semarak sekaligus memperkuat hubungan BTM dan anggotanya.
Sepeda motor Yamaha Nmax menjadi hadiah utama dalam undian milad ke-11 tersebut. Hadiah utama ini melengkapi puluhan hadiah lain yang telah disediakan dan menjadi salah satu daya tarik dalam perayaan. Melalui pemberian hadiah, BTM Muhammadiyah Batang menyampaikan penghargaan kepada para anggota atas loyalitas serta kepercayaan yang terus dijaga. Milad tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia lembaga, tetapi juga momentum untuk mengapresiasi kontribusi anggota yang mendukung keberlangsungan BTM Batang.
Ketua KSPPS BTM Batang, H Farichun, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan lembaga. Menurutnya, kompetensi, integritas, dan pemahaman pegawai terhadap prinsip keuangan syariah perlu terus dikembangkan agar setiap anggota memperoleh layanan yang semakin cepat, tepat, ramah, dan sesuai kebutuhan. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan BTM Batang dan para anggotanya.
Farichun berharap kepercayaan masyarakat kepada BTM Batang tetap terjaga, seiring dengan meningkatnya kualitas interaksi dan pelayanan. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi lembaga untuk terus bertumbuh, sekaligus mendorong anggota agar semakin memanfaatkan produk simpanan dan pembiayaan yang tersedia. Dengan penggunaan produk secara optimal, kebutuhan keuangan anggota dapat dilayani melalui pilihan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Produk simpanan BTM Batang mencakup simpanan wadiah dan mudharabah, yang dapat digunakan untuk kebutuhan penyimpanan dana secara aman dan terencana. Tersedia pula simpanan qurban dan aqiqah bagi anggota yang ingin mempersiapkan ibadah atau kegiatan keluarga tersebut. Untuk tujuan jangka panjang, anggota dapat memilih simpanan haji dan umrah serta simpanan pendidikan. BTM Batang juga menyediakan simpanan berjangka atau deposito sebagai pilihan investasi dana dengan jangka waktu tertentu.
Di sisi pembiayaan, akad murabahah dapat dimanfaatkan untuk pembelian barang sesuai kebutuhan anggota. Musyarakah ditujukan bagi anggota yang memerlukan tambahan modal usaha melalui kerja sama pembiayaan. Sementara itu, ijarah multi jasa dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang berbasis jasa. Keberagaman produk tersebut dirancang agar BTM Batang mampu menjangkau berbagai kebutuhan finansial anggota. Kemudahan dalam menyimpan dan mengambil dana, didukung pelayanan yang memuaskan, diharapkan semakin memperkuat manfaat lembaga bagi masyarakat.
Siti Nur Wahidah, warga Krajan, Kecamatan Tersono, tidak menyangka namanya terpilih sebagai pemenang hadiah utama berupa satu unit Yamaha Nmax dalam rangkaian Milad ke-11 BTM Muhammadiyah Batang. Perempuan berusia 36 tahun tersebut mengaku sangat senang ketika menerima kabar itu. Baginya, hadiah tersebut menjadi pengalaman berkesan sekaligus bentuk apresiasi atas keikutsertaannya sebagai anggota.
Siti telah menjadi anggota BTM selama kurang lebih lima tahun. Selama itu, ia berusaha menabung dari sisa uang yang dimiliki. Jumlah dan frekuensi simpanan disesuaikan dengan kondisi keuangan, sehingga kegiatan menabung tetap dapat dilakukan tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari. Pola tersebut membuatnya merasa lebih mudah mengelola keuangan secara bertahap.
Ia mengatakan merasa senang dan aman menyimpan uang di BTM. Pengalaman selama menjadi anggota juga membuatnya terus mempercayai layanan yang diberikan. Menurut Siti, keberadaan BTM membantu masyarakat memiliki pilihan untuk menyimpan dan mengelola dana melalui lembaga yang dekat dengan kebutuhan warga. Kepercayaan itu pula yang mendorongnya untuk tetap menjadi bagian dari BTM.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Batang, H M Harto Setiyono, menyampaikan bahwa BTM bukan sekadar lembaga keuangan. BTM merupakan salah satu pilar dakwah ekonomi syariah Muhammadiyah yang diharapkan terus memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat luas. Selama 11 tahun perjalanan, lembaga tersebut menghadapi berbagai tantangan. Keberlangsungannya ditopang komitmen pengelola, konsistensi, dedikasi para pengurus, serta kepercayaan masyarakat dan warga persyarikatan.
Untuk memperkuat peran BTM pada masa mendatang, Harto menilai terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian. Pertama, penguatan fondasi syariah yang berjalan seiring dengan profesionalisme pengelolaan. Kedua, peningkatan sinergi dengan berbagai program dakwah Muhammadiyah agar manfaat BTM semakin luas. Ketiga, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam layanan dan pengelolaan keuangan. Penguatan ketiga aspek tersebut diharapkan menjaga kepercayaan anggota sekaligus membuka ruang pertumbuhan BTM secara berkelanjutan.

