Tindakan tersebut sesuai fungsi petugas dalam mekanisme penanganan pebalap yang mengalami kecelakaan di area lintasan

oleh -73 Dilihat
oleh
Tindakan tersebut sesuai fungsi petugas dalam mekanisme penanganan pebalap yang mengalami kecelakaan di area lintasan

Lombok | Tindakan tersebut sesuai fungsi petugas dalam mekanisme penanganan pebalap yang mengalami kecelakaan di area lintasan. Pebalap Yamaha asal Spanyol, Alex Rins, mengacungkan jari tengah usai dilarang melintas menggunakan motor flying marshal di jalur evakuasi Sirkuit Mandalika, Lombok, Jumat (9/10).

Keterangan yang tercatat menyebut Lantas, apa kata pengamat atau pakar mengenai insiden tersebut? Andhi Satria sebagai mantan Direktur Utama MGPA dan pemilik lisensi FIM mengatakan, apa yang dilakukan marshal dengan menghalangi jalan Rins sudah benar. Menurut Andhi, petugas flying marshal memang hanya dapat mengantarkan pebalap sampai ke titik transit kendaraan penjemputan yang telah disiapkan penyelenggara. Flying Marshal yang terlihat di video, memang hanya bisa mengantarkan sampai titik transit car yang sudah disetujui dan sudah disiapkan dari sebelumnya," kata Andhi Satria.

Data lain dalam laporan menunjukkan Di bagian belakangnya terlihat ada APAR atau alat pemadam api ringan," ujar Andhi melalui keterangan resminya, Sabtu (10/10).

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Andhi Satria menjelaskan, kendaraan yang digunakan petugas dalam insiden tersebut merupakan motor flying marshal, bukan moto taxi. Keduanya memiliki fungsi yang sangat berbeda dalam mendukung operasional balapan, termasuk penanganan pebalap yang terjatuh di area sirkuit. Motor yang dipakai itu merupakan motor flying marshal, dan bukan kendaraan moto taxi. Dalam operasional balapan, flying marshal bertugas khusus dan hanya untuk mendukung pengawasan dan penanganan situasi di lintasan. Sementara itu, moto taxi digunakan untuk membantu mengantarkan pebalap yang membutuhkan transportasi dari area tertentu menuju lokasi yang telah ditentukan.

Mekanisme tersebut bukan hal baru, melainkan bagian dari prosedur yang sudah diterapkan sebelumnya dan selalu disepakati dan disetujui Race Director terhadap Safety Plan penanganan berbagai kejadian. Titik transit ini menjadi lokasi peralihan dari kendaraan flying marshal, sebelum pebalap melanjutkan sisa perjalanan menggunakan kendaraan yang telah ditentukan, sesuai kebutuhan evakuasi. Kendaraan flying marshal, tidak boleh meninggalkan area kerja yang telah ditentukan, makanya ada kendaraan transit. Dengan demikian, tidak semua kendaraan yang berada di lintasan dapat digunakan untuk mengantarkan pembalap hingga ke garasi atau paddock. Jadi, mereka telah melakukan sesuai SOP tugasnya masing-masing.