Antam Perkuat Dukungan Ekonomi Kreatif lewat Perayaan 30 Tahun Ungu

oleh -414 Dilihat
oleh
Antam Perkuat Dukungan Ekonomi Kreatif lewat Perayaan 30 Tahun Ungu

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, PT Antam Tbk memperkuat dukungannya terhadap perkembangan ekonomi kreatif melalui perannya sebagai sponsor utama konser “Antam Presents Ungu – Waktu yang Dinanti: Final Chapter”. Kolaborasi ini menghadirkan ruang pertemuan industri pertambangan, dunia hiburan, dan kreativitas lokal dalam sebuah perayaan penting bagi perjalanan musik Indonesia.

Konser tersebut diselenggarakan untuk memperingati 30 tahun perjalanan bermusik grup band Ungu. Selama tiga dekade, Ungu telah menjadi salah satu nama penting dalam industri musik nasional dengan karya-karya yang dikenal luas oleh berbagai generasi. Perayaan ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang band sekaligus menghadirkan pengalaman pertunjukan yang lebih istimewa bagi para penggemarnya.

Keterlibatan Antam sebagai sponsor utama menegaskan perhatian perusahaan terhadap sektor ekonomi kreatif, khususnya musik, sebagai bagian dari ekosistem budaya dan industri nasional. Dukungan tersebut juga menunjukkan bahwa kolaborasi perusahaan dan pelaku kreatif dapat menghasilkan kegiatan yang memiliki nilai hiburan sekaligus memperkuat apresiasi terhadap karya anak bangsa. Melalui konser ini, Antam dan Ungu menghadirkan perayaan yang menghubungkan pengalaman, karya, serta antusiasme publik dalam satu panggung di Jakarta.

Kolaborasi Antam dalam perayaan 30 tahun perjalanan Ungu diposisikan sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap perkembangan ekonomi kreatif, khususnya melalui ekosistem musik. Konser tidak hanya dipandang sebagai pertunjukan hiburan, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan karya, pelaku industri, dan masyarakat dalam sebuah pengalaman bersama. Melalui keterlibatan tersebut, Antam menunjukkan bahwa dukungan terhadap sektor kreatif dapat diwujudkan dengan memberikan ruang bagi perjalanan sebuah karya musik untuk dirayakan secara lebih luas.

Musik memiliki hubungan yang erat dengan pertumbuhan ekonomi kreatif karena mengandalkan gagasan, kreativitas, konsistensi, serta kemampuan membangun hubungan dengan audiens. Perjalanan panjang Ungu mencerminkan bagaimana karya musik dapat bertahan, berkembang, dan tetap memiliki tempat di tengah perubahan selera masyarakat. Perayaan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi proses tersebut sekaligus menegaskan nilai penting kreativitas dalam kehidupan publik. Dengan demikian, dukungan Antam tidak berhenti pada kehadiran dalam sebuah acara, melainkan berkaitan dengan penghargaan terhadap proses kreatif yang melandasi perjalanan musik.

Pendekatan ini juga membantu memperkuat kedekatan Antam dengan masyarakat lintas generasi. Lagu dan perjalanan Ungu telah dikenal oleh berbagai kelompok usia, sehingga konser tersebut menghadirkan titik temu pengalaman masa lalu, perhatian generasi saat ini, dan apresiasi terhadap karya yang terus berlanjut. Bagi Antam, ruang perayaan seperti ini menjadi cara untuk membangun komunikasi yang lebih dekat melalui pengalaman budaya yang relevan bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa dukungan terhadap ekonomi kreatif dapat berjalan seiring dengan upaya memperkuat hubungan merek secara wajar, melalui penghargaan terhadap musik dan peranannya dalam kehidupan sosial.

Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial Antam, Handi Sutanto, menyampaikan bahwa semangat kolaborasi yang dibangun dalam kesempatan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan nilai kepercayaan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers dan dikutip pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut Handi, kolaborasi tidak hanya dipahami sebagai kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu, tetapi juga sebagai proses membangun hubungan yang berlandaskan kepercayaan. Nilai tersebut menjadi dasar penting dalam menciptakan hubungan yang kuat, terbuka, dan saling mendukung. Kepercayaan memungkinkan setiap pihak untuk berjalan bersama, menghargai peran masing-masing, serta menjaga kesinambungan hubungan yang telah terbentuk.

Ia juga menyebut bahwa semangat tersebut sejalan dengan nilai yang tumbuh bersama masyarakat dari generasi ke generasi. Makna tumbuh bersama menunjukkan adanya hubungan yang berkelanjutan, bukan hubungan yang berlangsung sesaat. Dalam proses itu, nilai-nilai yang dibangun melalui kepercayaan dapat diteruskan, dipelihara, dan berkembang seiring perubahan generasi.

Penjelasan Handi menekankan bahwa kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian dari perjalanan yang terus berlangsung. Setiap generasi memiliki peran dalam menjaga hubungan tersebut, sekaligus melanjutkan nilai kolaborasi yang telah dibangun sebelumnya. Dengan demikian, kepercayaan menjadi unsur yang menghubungkan berbagai generasi dalam suatu proses pertumbuhan bersama.

Semangat kolaborasi, dalam pandangan tersebut, tidak berdiri sendiri. Semangat itu berakar pada kepercayaan dan diwujudkan melalui hubungan yang terus bertumbuh bersama masyarakat. Karena itu, nilai yang dibangun tidak hanya terlihat dalam kerja sama pada satu waktu, melainkan juga dalam kesinambungan hubungan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pernyataan tersebut mempertahankan pesan bahwa pertumbuhan bersama masyarakat memerlukan kepercayaan, penghargaan terhadap kebersamaan, dan komitmen untuk menjaga hubungan secara berkelanjutan.

Handi melihat musik dan emas memiliki kesamaan pada nilai yang mampu bertahan melampaui perubahan zaman. Musik tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga menyimpan pengalaman, emosi, dan kenangan yang terus hidup dalam ingatan pendengarnya. Emas pun memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar benda berharga. Di dalamnya terdapat unsur kepercayaan, ketahanan, serta nilai simbolis yang dapat diwariskan dan dipahami lintas generasi.

Menurut Handi, perjalanan Ungu selama 30 tahun memperlihatkan bagaimana sebuah karya dapat tetap relevan ketika mampu menjaga identitas sekaligus merespons perkembangan zaman. Lagu-lagu Ungu telah menemani berbagai fase kehidupan masyarakat, sehingga nilainya tidak berhenti pada saat pertama kali diperdengarkan. Seiring waktu, perjalanan tersebut justru memperkuat makna dan kedekatan Ungu dengan para penggemarnya. Pandangan itu memiliki keterkaitan dengan upaya Antam membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk emasnya melalui kualitas, konsistensi, dan reputasi yang dijaga dalam jangka panjang.

Kesamaan karakter tersebut menjadi salah satu dasar kolaborasi Antam dalam perayaan 30 tahun Ungu. Keduanya sama-sama bertumpu pada nilai yang dibangun secara berkelanjutan dan diperkuat oleh kepercayaan publik. Ungu merepresentasikan karya musik yang mampu bertahan serta berkembang bersama pendengarnya, sementara Antam membawa komitmen terhadap produk emas yang dipercaya masyarakat. Pertemuan kedua gagasan itu menciptakan hubungan yang relevan perjalanan musik dan nilai emas, sekaligus menjelaskan dukungan Antam terhadap ekosistem ekonomi kreatif melalui perayaan perjalanan panjang Ungu.