Persib Balikkan Keadaan atas Port FC dengan Tiga Gol di Pengujung Laga

oleh -334 Dilihat
oleh
Persib Balikkan Keadaan atas Port FC dengan Tiga Gol di Pengujung Laga

BANDUNG, JAWA BARAT — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, Persib Bandung menghadapi situasi sulit saat melawan Port FC dalam lanjutan ASEAN Club Championship di Pathum Thani, Kamis, 8 Oktober. Memasuki fase akhir pertandingan, Maung Bandung masih berada dalam posisi tertinggal dan harus bekerja keras untuk mengubah jalannya laga. Waktu yang tersedia semakin terbatas, sementara tuan rumah mampu menjaga keunggulan dengan disiplin.

Port FC membuka keunggulan melalui Jude Soonsup-Bell. Penyerang tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dari titik penalti pada menit ke-66, setelah wasit memberikan hadiah tendangan 12 pas kepada tim asal Thailand itu. Gol tersebut membuat Persib harus mengejar defisit satu gol dalam kondisi yang tidak mudah, karena Port FC kemudian berusaha memperlambat tempo dan mempertahankan keunggulannya.

Persib sebenarnya berupaya membangun serangan melalui penguasaan bola dan pergerakan dari sisi sayap. Namun, sejumlah upaya belum menghasilkan gol penyeimbang. Setiap serangan harus dilakukan dengan lebih cepat dan terukur karena pertandingan terus mendekati peluit panjang. Di sisi lain, Port FC tampak semakin percaya diri setelah berhasil mempertahankan skor 1-0 dalam waktu yang cukup lama.

Perubahan situasi mulai terlihat ketika pertandingan memasuki menit ke-87. Persib meningkatkan tekanan secara signifikan dan memaksa lini belakang Port FC bekerja lebih keras. Para pemain Bandung lebih berani menempatkan banyak pemain di area pertahanan lawan, sementara aliran bola diarahkan untuk menciptakan celah di bek-bek tuan rumah. Tekanan tersebut menjadi tanda bahwa Persib belum menyerah meskipun waktu normal hampir berakhir.

Dengan sisa menit yang sangat sedikit, Persib membutuhkan penyelesaian akhir yang efektif untuk menyamakan kedudukan. Port FC pun berada di bawah tekanan besar dan tidak lagi leluasa mengembangkan permainan seperti sebelumnya. Momentum pertandingan perlahan bergeser, membuka peluang bagi Persib untuk mengejar ketertinggalan dan menciptakan perubahan dramatis pada penghujung laga.

Gol Mariano Peralta pada menit ke-86 menjadi titik balik penting dalam pertandingan Persib menghadapi Port FC. Sebelum momen tersebut, Maung Bandung harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dan mencari celah di rapatnya pertahanan lawan. Tekanan yang terus dibangun akhirnya menghasilkan peluang yang mampu mengubah arah permainan secara signifikan.

Proses gol bermula dari kecermatan Balsa Sekulic dalam membaca ruang di lini pertahanan Port FC. Sekulic mengirimkan umpan terukur kepada Peralta, yang berhasil melepaskan diri dari pengawalan pemain belakang lawan. Pergerakan tanpa bola dan kemampuan Peralta menemukan ruang membuat lini pertahanan Port FC terlambat mengantisipasi serangan tersebut.

Setelah menerima umpan, Peralta tidak membuang waktu untuk menyelesaikan peluang. Ia melepaskan tembakan mendatar yang mengarah ke area sulit dijangkau penjaga gawang Port FC, Bataican Falkesgaard. Kiper tersebut tidak mampu menghentikan laju bola, sehingga Persib berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada penghujung pertandingan.

Gol itu bukan sekadar menghapus keunggulan Port FC, melainkan juga mengubah keyakinan dan momentum kedua tim. Para pemain Persib segera meningkatkan intensitas permainan, sementara lawan mulai kesulitan mengendalikan aliran serangan. Keberhasilan Peralta menyelesaikan peluang memberi dorongan besar bagi Maung Bandung untuk terus menekan dalam sisa waktu.

Dari situ, Persib mulai melancarkan rangkaian serangan cepat dengan memanfaatkan ruang yang terbuka di pertahanan Port FC. Transisi yang lebih agresif membuat pertandingan bergerak dengan tempo tinggi. Gol Peralta pun menjadi awal kebangkitan Persib, sekaligus membuka jalan bagi terciptanya dua gol berikutnya pada pengujung laga. Momen tersebut menunjukkan pentingnya ketenangan dalam memanfaatkan peluang, terutama ketika pertandingan memasuki fase penentuan.

Persib melanjutkan kebangkitannya atas Port FC melalui gol kedua yang tercipta pada menit kedua masa tambahan waktu. Momen tersebut diawali umpan jauh dari Thom Haye yang berhasil dimanfaatkan Luis Menalo. Penyerang Persib itu menerobos sisi kiri pertahanan Port FC dengan membawa bola menuju area yang lebih berbahaya. Pergerakannya membuat lini belakang lawan kesulitan menutup ruang, sekaligus membuka peluang bagi rekan-rekannya untuk masuk ke kotak penalti.

Setelah melewati penjagaan di sisi kiri, Menalo tidak memaksakan diri untuk menyelesaikan serangan seorang diri. Ia mengirimkan umpan datar kepada Berguinho yang bergerak di dekatnya. Bola tersebut diterima Berguinho dalam posisi yang cukup ideal untuk melakukan tembakan. Dengan kaki kiri, pemain tersebut menyelesaikan peluang melalui sepakan yang mengarah ke sisi kiri gawang Port FC. Tembakannya berhasil menembus pertahanan lawan dan mengubah kedudukan, sekaligus membawa Persib semakin dekat dengan kemenangan pada penghujung pertandingan.

Ketika masa tambahan waktu memasuki menit kelima, Persib kembali mencetak gol dan melengkapi pembalikan keadaan. Kali ini, proses serangan bermula dari umpan terobosan Berguinho kepada Peralta yang berada di sisi kiri. Peralta kemudian melewati sisi kanan pertahanan Port FC sebelum mengirimkan umpan lambung ke depan gawang. Bola melayang ke area yang tepat dan disambut Menalo. Berusaha menjangkau bola tersebut, Menalo melakukan sundulan sambil menjatuhkan diri atau diving header. Sundulannya mengarahkan bola ke gawang dan memastikan gol ketiga Persib pada masa tambahan waktu. Rangkaian dua gol itu memperlihatkan ketepatan penyelesaian akhir serta efektivitas serangan Persib ketika pertandingan memasuki menit-menit terakhir.

Kemenangan atas Port FC memberikan dampak penting bagi Persib Bandung dalam langkah awalnya di ASEAN Club Championship. Sempat berada dalam keadaan tertinggal, Maung Bandung mampu membalikkan keadaan melalui tiga gol yang tercipta pada 11 menit terakhir pertandingan. Rentetan gol tersebut tidak hanya mengubah jalannya laga, tetapi juga memastikan Persib mengamankan kemenangan atas wakil Thailand itu.

Hasil tersebut menjadi awal yang manis bagi perjalanan Persib di kompetisi ASEAN Club Championship. Tambahan kemenangan membuat Maung Bandung mengoleksi tiga poin, sekaligus menempatkan hasil pertandingan ini sebagai modal penting dalam menjalani agenda berikutnya. Perjuangan hingga menit-menit akhir memperlihatkan bahwa Persib tetap mampu mempertahankan upaya untuk mengejar hasil ketika keadaan belum berpihak.

Setelah meraih kemenangan atas Port FC, Persib Bandung akan melanjutkan perjalanan dengan menghadapi Shan United dari Myanmar. Pertandingan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api pada 19 November mendatang. Laga tersebut menjadi agenda lanjutan bagi Maung Bandung setelah mengawali kiprah di ASEAN Club Championship dengan kemenangan dan koleksi tiga poin.