Buka Rakernas III PJS, Menko Pangan Zulhas Ajak Perkuat Pers Berimbang dan Dukung Kedaulatan Pangan

oleh
oleh

BATAM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) sekaligus melantik 20 orang pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS periode 2026–2031 di Asrama Haji Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (4/11/2026).

Pembukaan Rakernas III PJS yang berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2026, ditandai dengan pemukulan gong oleh Menko Pangan Zulhas. Prosesi tersebut sekaligus menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru organisasi profesi wartawan media siber tersebut.

Dalam sambutannya, Zulhas menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPP PJS yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu membawa semangat baru dalam membangun kehidupan pers yang sehat serta menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.

“Selamat dan sukses telah dikukuhkan pengurus PJS yang baru. Semoga membawa semangat baru dalam menjaga informasi yang seimbang, jangan saling menyudutkan,” tutur Zulhas.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya peran pers dalam menghadirkan informasi yang objektif, berimbang dan tidak menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat. Menurut pesan yang disampaikan dalam kesempatan itu, insan pers perlu menjaga profesionalisme serta mengedepankan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Selain menyoroti peran strategis pers, Menko Pangan Zulhas juga memaparkan sejumlah agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Salah satu program yang disampaikan adalah rencana penguatan ekonomi desa melalui dukungan anggaran sebesar Rp1,5 miliar per desa. Program tersebut diarahkan untuk membangun desa yang mandiri dan memiliki ketahanan pangan sehingga mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.

Zulhas juga menyoroti tantangan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sejumlah komoditas pangan strategis. Ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri untuk beberapa kebutuhan pokok, termasuk beras, daging, ayam dan telur, menjadi perhatian dalam upaya memperkuat kemandirian pangan nasional.

Ia mendorong pemerintah daerah agar mempersiapkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat produksi pangan berbasis potensi wilayah masing-masing.

Sementara itu, Wali Kota Batam dalam sambutannya menyambut baik penyelenggaraan Rakernas III PJS di Kota Batam. Ia menilai kegiatan berskala nasional tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat hubungan antardaerah sekaligus memperkenalkan potensi strategis Batam kepada para delegasi dari berbagai provinsi.

Menurutnya, posisi geografis Batam yang berdekatan dengan dua negara tetangga menjadikan kota tersebut memiliki nilai strategis dalam pengembangan ekonomi, perdagangan dan investasi.

Ia juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Batam saat ini berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian tersebut dinilai perlu dipertahankan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan secara akurat dan bertanggung jawab.

Pemerintah Kota Batam berharap insan pers dapat terus berkontribusi melalui pemberitaan yang berimbang, objektif dan dapat dipercaya sehingga masyarakat memperoleh informasi yang berkualitas mengenai perkembangan daerah.

Kegiatan pembukaan Rakernas III PJS selain dihadiri 26 DPD PJS, turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh pemerintahan, antara lain Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Bupati Karimun, perwakilan Polda Kepri, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan Kota Batam.

Rakernas III PJS diharapkan menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus momentum memperkuat profesionalisme wartawan media siber dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika industri pers nasional.

Melalui agenda nasional tersebut, PJS diharapkan semakin memperkuat peran organisasi dalam mendorong jurnalisme yang profesional, independen, berimbang dan bertanggung jawab kepada publik. (***)

40 kunjungan