Medan | Mitsubishi Motors Corp. mengumumkan pada Kamis, 29 Oktober, bahwa model terbaru Pajero telah menerima sekitar 5.500 pesanan awal. Capaian tersebut menunjukkan minat yang kuat terhadap kendaraan ini sejak masa pemesanan dibuka, sekaligus menempatkan jumlah pesanan di atas sasaran awal yang ditetapkan perusahaan. Angka itu merujuk pada pesanan yang masuk sebelum penjualan resmi dimulai, sehingga berbeda dari jumlah unit yang telah diserahkan kepada pelanggan. Pengumuman tersebut menyoroti respons pasar pada tahap awal peluncuran, ketika calon pembeli sudah dapat mengajukan pemesanan untuk model baru tersebut.
Sebelumnya, Mitsubishi menargetkan penjualan awal sebanyak 4.000 unit pada tahun fiskal ini, dalam periode empat bulan hingga Maret. Dengan sekitar 5.500 pesanan yang telah diterima, hasil sementara itu melampaui target tersebut sebelum periode yang dimaksud berakhir. Selisih jumlah pesanan awal dan sasaran perusahaan mencapai sekitar 1.500 unit. Perbandingan ini memberi gambaran jelas mengenai skala tanggapan awal terhadap Pajero terbaru, meski jumlah pesanan tidak dengan sendirinya menunjukkan berapa banyak kendaraan yang akhirnya akan tercatat sebagai penjualan atau dikirimkan kepada pembeli.
Pemesanan untuk Pajero terbaru dibuka pada 1 Oktober. Dengan demikian, jumlah sekitar 5.500 pesanan terkumpul sejak tanggal tersebut hingga pengumuman pada Kamis, 29 Oktober. Mitsubishi menjadwalkan penjualan resmi kendaraan ini mulai 17 Desember. Jarak pembukaan pemesanan dan dimulainya penjualan memberi calon pelanggan kesempatan untuk mengajukan pesanan lebih awal sebelum kendaraan tersedia melalui penjualan resmi. Setelah tanggal tersebut, perkembangan penjualan dapat memberikan gambaran lebih lanjut tentang bagaimana pesanan awal diterjemahkan menjadi transaksi. Untuk saat ini, informasi yang diumumkan perusahaan menegaskan bahwa respons pemesanan telah melampaui perkiraan awalnya, sementara jadwal penjualan resmi tetap ditetapkan mulai 17 Desember.
Kembalinya lini SUV ikonik Pajero menjadi salah satu tumpuan Mitsubishi Motors dalam upaya memulihkan kinerja bisnis perusahaan. Model terbaru ini mendapat sambutan awal yang kuat, dengan pesanan yang disebut telah melampaui target. Bagi Mitsubishi, capaian tersebut menunjukkan adanya minat konsumen terhadap nama Pajero dan memberi dorongan penting bagi strategi perusahaan di tengah persaingan pasar otomotif. Namun, antusiasme pada tahap awal belum dengan sendirinya menjamin peningkatan penjualan dalam jangka panjang. Perusahaan tetap perlu menjawab perubahan kondisi pasar serta menjelaskan nilai produk kepada calon pembeli secara konsisten.
Presiden Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, mengakui bahwa kenaikan harga bahan bakar merupakan tantangan yang dapat memengaruhi keputusan konsumen. Pengeluaran untuk bahan bakar menjadi pertimbangan penting, khususnya bagi pembeli kendaraan SUV yang mungkin menilai biaya penggunaan sebelum menentukan pilihan. Perubahan harga tersebut berpotensi membuat sebagian konsumen lebih berhati-hati, sehingga dapat berdampak pada permintaan dan laju penjualan Pajero. Pengakuan ini menunjukkan bahwa perusahaan memahami faktor eksternal yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan, tetapi tetap dapat memengaruhi penerimaan produk baru. Karena itu, keberhasilan peluncuran tidak hanya bergantung pada besarnya minat awal, melainkan juga pada bagaimana Mitsubishi merespons kekhawatiran konsumen.
Dalam acara pers di Tokyo, Kishiura menyampaikan harapan agar penjualan dapat meningkat melalui komunikasi yang efektif mengenai keunggulan Pajero kepada konsumen. Pernyataan tersebut menempatkan penyampaian manfaat kendaraan sebagai bagian penting dari upaya perusahaan membangun permintaan. Mitsubishi berharap calon pembeli memperoleh pemahaman yang jelas tentang daya tarik dan kemampuan SUV tersebut, sehingga pertimbangan harga bahan bakar tidak menjadi satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan. Pendekatan ini juga mencerminkan upaya untuk menghubungkan reputasi Pajero dengan kebutuhan konsumen masa kini. Dengan menjelaskan keunggulan model secara tepat, perusahaan berupaya mengubah perhatian dan pesanan awal menjadi transaksi nyata. Meski demikian, hasil akhirnya akan turut ditentukan oleh kondisi pasar, biaya operasional yang dirasakan pembeli, serta kemampuan Mitsubishi mempertahankan minat terhadap lini ikonik tersebut setelah peluncuran.
Pajero terbaru akan ditawarkan dalam empat varian, sehingga calon pembeli dapat memilih konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Pilihan tersebut mencakup model dengan perlengkapan dasar hingga varian paling lengkap yang menonjolkan kenyamanan kabin dan fitur tambahan. Meski memiliki perbedaan kelengkapan, seluruh varian tetap membawa karakter utama Pajero sebagai kendaraan yang dirancang untuk menghadapi medan berat, bukan sekadar digunakan di jalan perkotaan.
Harga awalnya diperkirakan sekitar 6,2 juta yen, setara kurang lebih Rp712 juta. Sementara itu, varian tertinggi dipasarkan sekitar 7,9 juta yen atau sekitar Rp908,5 juta. Perbedaan harga tersebut mencerminkan tambahan perlengkapan pada versi teratas, termasuk interior premium dan sistem audio yang ditingkatkan. Dengan rentang harga itu, konsumen dapat mempertimbangkan apakah prioritas mereka adalah kemampuan dasar untuk menjelajah atau pengalaman berkendara yang lebih mewah dan nyaman.
Di balik pilihan varian dan fitur, konstruksi kendaraan tetap diarahkan untuk penggunaan yang menuntut ketangguhan. Pajero terbaru mempertahankan rangka dengan tingkat kekakuan tinggi, yang membantu menopang bodi ketika kendaraan melintasi permukaan tidak rata. Struktur seperti ini menjadi bagian penting dari karakter kendaraan medan berat karena dapat mendukung kestabilan dan ketahanan saat menghadapi jalur berbatu, berlumpur, atau kondisi jalan yang berubah-ubah. Model ini juga menggunakan mesin diesel, pilihan yang selaras dengan kebutuhan pengemudi yang menginginkan tenaga dan daya jelajah untuk perjalanan panjang maupun aktivitas luar kota.
Pengemudi turut memperoleh tujuh mode berkendara yang disesuaikan dengan kondisi jalan dan kebutuhan perjalanan. Pengaturan yang tersedia membantu menyesuaikan respons kendaraan ketika menghadapi permukaan atau situasi berbeda, sehingga pengemudi tidak harus mengandalkan satu karakter berkendara untuk semua keadaan. Mode-mode tersebut dapat menjadi bekal praktis saat beralih dari jalan beraspal ke medan yang lebih menantang. Kombinasi rangka berkekakuan tinggi, mesin diesel, serta pilihan mode berkendara menegaskan bahwa perbedaan antarvarian terutama berkaitan dengan tingkat kelengkapan, sementara kemampuan menghadapi medan berat tetap menjadi identitas utama Pajero terbaru.
Pajero terbaru diproduksi di Thailand, yang menjadi lokasi pabrik utama Mitsubishi untuk model tersebut. Produksi di negara itu mendukung peluncuran SUV baru sekaligus menjadi basis bagi rencana penjualan ke berbagai pasar internasional. Penjualan Pajero terbaru di Thailand telah dimulai, sehingga konsumen setempat menjadi kelompok pertama yang dapat membeli model generasi baru ini. Kehadiran produksi dan penjualan di Thailand juga menegaskan peran penting negara itu dalam strategi Mitsubishi, bukan hanya sebagai tempat perakitan, tetapi juga sebagai pasar awal sebelum distribusi diperluas.
Setelah peluncuran di Thailand, Mitsubishi merencanakan pemasaran Pajero terbaru di Australia pada Desember. Perusahaan kemudian akan memperluas penjualan ke sekitar 100 negara mulai tahun fiskal berikutnya. Cakupan yang direncanakan meliputi sejumlah negara di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Perluasan bertahap ini menunjukkan bahwa SUV tersebut dipersiapkan untuk menjangkau pasar yang beragam, dengan kebutuhan kendaraan dan kondisi jalan yang berbeda-beda. Namun, bahan sumber mengenai rencana distribusi itu tidak menyebut Indonesia secara spesifik sebagai negara tujuan. Karena itu, belum dapat dipastikan dari informasi tersebut apakah Indonesia termasuk dalam daftar pasar yang akan menerima model baru ini.
Rencana ekspansi tersebut hadir dengan latar sejarah panjang nama Pajero. Generasi pertamanya diperkenalkan pada 1982, dan sejak itu model ini berkembang menjadi salah satu SUV Mitsubishi yang dikenal secara global. Produksi kumulatif Pajero telah melampaui 3,29 juta unit di seluruh dunia, mencerminkan daya tariknya selama beberapa dekade di berbagai kawasan.
Baca juga: Razia Maramis Jadi Perbincangan, Dugaan Ada Pesanan di Balik Penertiban | Tiga Menko dan Sejumlah Tokoh Hadiri Peluncuran Buku Terbaru Bamsoet ke-38 dan Buku Perjalanan Panjang Bamsoet Karya Wartawan Senior J.Osdar | Bamsoet Kembali Luncurkan Buku Terbaru ke-38 “Politik Hukum Konstitusi” dan Buku J. Osdar “Dari Senayan ke Ruang Kuliah”
