Kapolda Papua Barat Daya Canangkan Program Polisi Peduli Pengangguran, Dorong Pendataan Warga dan Sinergi Pembukaan Peluang Kerja

oleh -84 Dilihat
oleh

Papua Barat Daya – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Ojek Maritim, Perempatan Jalan Intimpura, Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (22/10/2026).

Program ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya warga yang belum memiliki pekerjaan. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, Polda Papua Barat Daya mendorong pendataan warga yang membutuhkan pekerjaan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan membuka peluang penyelesaian secara bersama-sama.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya hadir bersama Wakapolda, Dirbinmas Polda Papua Barat Daya, Kapolsek Aimas, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan melalui dialog terbuka untuk mendengarkan kondisi, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat.

Dalam penjelasan yang disampaikan melalui Dirbinmas Polda Papua Barat Daya, program Polisi Peduli Pengangguran akan diawali dengan pendataan warga binaan yang belum memiliki pekerjaan oleh Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

Pendataan ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi warga yang membutuhkan pekerjaan, sehingga kebutuhan tersebut dapat dipetakan sebagai bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.

Melalui langkah tersebut, Polri berupaya mengambil peran sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemangku kepentingan yang dapat mendukung pencarian solusi atas persoalan pengangguran. Kerja sama lintas sektor diharapkan dapat membuka akses terhadap informasi kesempatan kerja dan peluang ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Program ini menekankan bahwa persoalan pengangguran tidak cukup hanya dilihat sebagai masalah individu, tetapi juga perlu mendapat perhatian bersama melalui pendataan, komunikasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi warga.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan kesempatan penting untuk memahami kondisi riil di lapangan, termasuk kesulitan ekonomi dan kebutuhan akan pekerjaan.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polri berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mencari solusi. Namun, penanganan pengangguran membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait karena pembukaan lapangan kerja serta penyediaan kesempatan kerja memerlukan dukungan lintas sektor.

Selain membahas persoalan pengangguran, dialog bersama warga Intimpura juga mengangkat sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, antara lain keselamatan lalu lintas, gangguan keamanan akibat minuman keras, aktivitas anak-anak yang menjadi pemulung, serta keberadaan ojek yang berdampak pada pendapatan pengemudi setempat.

Berbagai aspirasi tersebut menjadi masukan bagi kepolisian untuk menentukan langkah koordinasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan. Persoalan sosial yang muncul di lingkungan masyarakat juga menunjukkan pentingnya pendekatan yang menyeluruh, termasuk perhatian terhadap kondisi ekonomi keluarga dan kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengajak warga untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Kepedulian Nyata kepada Masyarakat

Sebagai bagian dari kegiatan, Kapolda Papua Barat Daya bersama Ketua RT membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang hadir. Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sebagai penutup rangkaian silaturahmi dan dialog.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polda Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk memulai langkah penanganan pengangguran dari tingkat masyarakat melalui pendataan oleh Bhabinkamtibmas, dilanjutkan dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

Fokus utama program ini adalah mengidentifikasi warga yang belum bekerja, memetakan kebutuhan mereka, serta mendorong kolaborasi untuk membuka akses terhadap peluang kerja dan kegiatan ekonomi. Pelaksanaan program selanjutnya diharapkan dapat berkembang melalui kerja sama yang terarah dan berkelanjutan, sehingga kepedulian terhadap pengangguran dapat diwujudkan dalam langkah nyata sesuai kewenangan dan kemampuan masing-masing pihak.

*##polisi bersama masyarakat##*