USS Abraham Lincoln Tampak Kusam dan Penuh Karat Saat Bersandar di Thailand

oleh -3997 Dilihat
oleh
5.000 Personel USS Abraham Lincoln Tiba di Pattaya, Razia Prostitusi Digelar

Pemandangan USS Abraham Lincoln di Pelabuhan Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand itu memperlihatkan jelas bekas panjangnya masa penugasan kapal induk bertenaga nuklir tersebut. Karat terlihat terutama sebagai perubahan warna pada permukaan logam, sementara lapisan cat di sekitar garis air tampak mengalami perubahan warna dan kehilangan tampilan mulusnya. USS Abraham Lincoln tiba di Thailand pada Rabu (2/9) dengan penampilan yang jauh dari kesan kapal induk modern milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS).

Data lain dalam laporan menunjukkan Lambungnya terlihat dipenuhi jejak karat, sementara lapisan cat di sepanjang garis air tampak kusam, belang, dan menurun kondisinya setelah kapal menjalani 286 hari di laut. Berbagai pesawat dan helikopter masih memenuhi dek, termasuk jet tempur F-35. Defisit APBN Baru 0,9 Persen, Menkeu Purbaya Pastikan Ruang Fiskal Tetap Aman Namun ketika perhatian beralih ke bagian lambung, kesan tersebut berubah. Bekas paparan air laut selama berbulan-bulan terlihat jelas pada bagian luar kapal. Diketahui, USS Abraham Lincoln mencatat 286 hari di laut tanpa kunjungan pelabuhan penuh, sebuah durasi yang diyakini menjadi rekor modern bagi kapal induk AS.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Ilustrasi kondisi USS Abraham Lincoln. Dari kejauhan, ukuran raksasa dan dek penerbangannya tetap membuat Lincoln tampak mengesankan. Permukaan logam di sejumlah bagian tampak berkarat, sementara cat di dekat garis air terlihat tidak lagi seragam. Warna permukaan kapal tampak belang dan berbintik, dengan bagian-bagian tertentu memperlihatkan jejak keausan yang kontras dengan citra kapal perang AS yang biasanya tampil bersih dan terawat. Penampilan tersebut menjadi gambaran kasatmata dari panjangnya perjalanan Lincoln di laut.

Kapal tersebut dikerahkan sejak November dan menjalankan operasi di kawasan Timur Tengah, termasuk menjadi bagian penting dari blokade Amerika Serikat di sekitar Selat Hormuz. Penugasan tersebut jauh lebih panjang dibandingkan pengerahan normal kapal Angkatan Laut AS yang umumnya berlangsung sekitar enam hingga sembilan bulan. Kondisi konflik memungkinkan masa penugasan diperpanjang, tetapi konsekuensinya juga terlihat pada tingkat keausan kapal. Jangan sampai ketinggalan berita hari ini! Jumat, 4 September 2026 | 01.42 WIB Kamis, 3 September 2026 | 23.27 WIB Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang! Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli! Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU? Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa 'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa