Tanaka Bersinar, PSS Sleman Tundukkan PSM Tanpa Balas

oleh -71 Dilihat
oleh
Tanaka Bersinar, PSS Sleman Tundukkan PSM Tanpa Balas

Makassar | PSS Sleman meraih kemenangan 3-0 atas PSM Makassar dalam lanjutan pekan keempat Super League 2026/27. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu sore, 11 Oktober, waktu Indonesia Barat. Hasil ini membuat PSS Sleman mengamankan tiga poin setelah menundukkan PSM Makassar tanpa balas di hadapan pendukungnya.

Hiromu Tanaka menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak dua gol yang membantu PSS Sleman membangun keunggulan atas PSM Makassar. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Matheus Fornazari. Dengan demikian, seluruh gol PSS Sleman pada laga pekan keempat ini berasal dari Tanaka dan Fornazari.

Kemenangan 3-0 tersebut turut memengaruhi posisi kedua tim pada klasemen sementara Super League 2026/27. PSS Sleman naik ke peringkat ke-12 dengan koleksi tiga poin. Sementara itu, PSM Makassar berada di posisi ke-15 dengan dua poin. Perbedaan hasil di Stadion Maguwoharjo membuat PSS Sleman memperoleh tambahan tiga poin, sedangkan PSM Makassar tetap mengoleksi dua poin setelah pertandingan pekan keempat tersebut.

Laga di Sleman itu berakhir dengan keunggulan PSS melalui tiga gol tanpa balasan. Tanaka mencetak dua gol, sedangkan Fornazari melengkapi kemenangan tuan rumah dengan satu gol. Skor akhir 3-0 menjadi hasil pertandingan PSS Sleman dan PSM Makassar pada Minggu sore, 11 Oktober, dalam kompetisi Super League 2026/27.

Babak pertama pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. PSS Sleman dan PSM Makassar sama-sama tampil agresif, tidak membiarkan lawan menguasai permainan terlalu lama. Kedua kesebelasan bergantian membangun serangan melalui sisi lapangan maupun kombinasi umpan pendek di area tengah. Intensitas tersebut membuat pertandingan berjalan terbuka dan menghadirkan sejumlah duel menarik di berbagai sektor.

PSS lebih dahulu menciptakan ancaman pada menit ke-10. Hiromu Tanaka memperoleh ruang untuk melepaskan tembakan ke arah gawang PSM. Upaya tersebut menjadi sinyal bahwa tim tuan rumah, atau tim yang mengenakan status sebagai penghuni lapangan pada laga itu, memiliki kepercayaan diri untuk menekan sejak awal. PSM tidak tinggal diam dan segera meningkatkan dorongan dari lini tengah.

Pasukan PSM merespons melalui beberapa peluang yang dibangun secara bertahap. Stefan Jevtoski berusaha memanfaatkan celah di lini pertahanan PSS, sementara Lars Veldwijk menjadi tujuan utama dalam skema serangan langsung. Henhen Herdiana juga ikut memberikan ancaman melalui pergerakannya dari sisi lapangan. Namun, rangkaian peluang tersebut belum menghasilkan penyelesaian akhir yang mampu menaklukkan pertahanan PSS.

Memasuki menit ke-34, PSS akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Gustavo Tocantins bergerak di area serang dan mengirimkan umpan tarik ke depan gawang. Bola tersebut disambut Hiromu Tanaka dengan penyelesaian akurat. Tembakannya meluncur tepat ke arah sasaran dan membuat PSS Sleman unggul 1-0 atas PSM Makassar.

Gol itu membuat permainan semakin terbuka. PSM berupaya segera mencari respons, sedangkan PSS berusaha mempertahankan momentum dengan tetap mengandalkan serangan balik cepat. Meski kedua tim masih saling menekan hingga akhir babak pertama, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Keunggulan PSS Sleman dengan skor 1-0 pun bertahan sampai jeda.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman berusaha mempertahankan intensitas permainan dengan tetap menekan melalui sirkulasi bola yang cepat. Barisan tengah bekerja aktif untuk memutus aliran serangan PSM Makassar, sementara para pemain sayap terus mencari ruang di sisi lapangan. PSM tidak tinggal diam dan meningkatkan keberanian dalam membangun serangan demi mengejar ketertinggalan.

Peluang penting bagi PSM hadir pada menit ke-50. Jevtoski memperoleh ruang untuk melepaskan sepakan yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan. Namun, usaha tersebut belum menghasilkan gol karena bola tidak mampu melewati penjagaan PSS. Setelah momen itu, PSS kembali mencoba mengambil kendali permainan dengan mengandalkan serangan yang lebih terukur.

PSS kemudian menciptakan kesempatan melalui Gustavo Tocantins. Penyerang tersebut menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke gawang PSM. Akan tetapi, kiper Hilman Syah sigap membaca arah bola dan berhasil mengamankannya. Penyelamatan itu menjaga peluang PSM untuk tetap bertahan dalam pertandingan, sekaligus menunda tambahan gol bagi PSS.

Ketahanan PSM akhirnya runtuh pada menit ke-85. Tanaka menerima kesempatan di area yang menguntungkan, lalu melepaskan sepakan terukur yang mengarah tepat ke sasaran. Bola meluncur melewati jangkauan Hilman Syah dan membawa PSS Sleman menggandakan keunggulan. Gol tersebut membuat tekanan terhadap PSM semakin besar pada sisa waktu pertandingan.

Memasuki menit ke-90 plus 2, PSS kembali mencetak gol. Matheus Fornazari menyambut bola dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan pertahanan PSM. Kedudukan berubah menjadi 3-0, sekaligus menegaskan dominasi PSS pada pengujung laga. PSM masih berupaya membangun serangan setelah itu, tetapi tidak memiliki cukup waktu untuk mengubah keadaan. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, memastikan kemenangan PSS Sleman atas PSM Makassar tanpa balas.

Setelah pertandingan ini, PSS Sleman akan mengalihkan perhatian ke laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Super Elang Jawa untuk mempertahankan momentum positif setelah meraih kemenangan atas PSM Makassar. Konsistensi permainan, efektivitas serangan, dan soliditas pertahanan akan kembali menjadi aspek penting yang perlu dijaga oleh tim asuhan pelatih.

Di sisi lain, PSM Makassar dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pertandingan berikutnya. Laga tersebut memberikan peluang bagi Juku Eja untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki hasil. Perubahan dalam organisasi permainan, terutama pada penyelesaian akhir dan penguasaan bola, dapat menjadi perhatian utama sebelum menghadapi agenda tersebut.

PSS Sleman tampil dengan formasi 3-4-3. Caracoci dipercaya mengawal gawang, dengan Gomez, Cleberson, dan Nduwarugira sebagai tiga pemain belakang. Riko, Alfareza, Dion, dan Tanaka mengisi sektor tengah. Alfareza kemudian digantikan Kim Kurniawan pada menit ke-63. Di lini depan, Bagayoko, Cloudio, dan Gustavo Tocantins menjadi pilihan awal.

Dalam perjalanan pertandingan, Bagayoko digantikan Melvyn pada menit ke-72, sedangkan Gustavo Tocantins juga keluar pada menit yang sama untuk memberi tempat kepada Fornazari. Cloudio kemudian digantikan J. Mulyana pada menit ke-81. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga tenaga dan mempertahankan keseimbangan tim hingga pertandingan berakhir.

PSM Makassar menggunakan formasi 4-3-3. Hilman Syah bertugas sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan dihuni Henhen Herdiana, Lalic, Lagator, dan Victor Luiz. Jevtoski, Foor, serta Ananda mengisi lini tengah, dengan Ananda digantikan Resky FW pada awal babak kedua. Tiga penyerang yang dipasang sejak awal ialah M. Rizky, Bulatovic, dan Lars Veldwijk. Jevtoski serta Lars Veldwijk kemudian digantikan Fahrul Aditia dan Cumic pada menit ke-70. Susunan tersebut menggambarkan pendekatan kedua tim dalam mengatur keseimbangan pertahanan, kreativitas di tengah, dan agresivitas lini depan.