Ribuan Pelajar Ramaikan Kejurda Forbasi Jatim 2026 di Untag Surabaya

oleh -51 Dilihat
oleh
Ribuan Pelajar Ramaikan Kejurda Forbasi Jatim 2026 di Untag Surabaya

Surabaya | Sebanyak 4.000 pelajar dan peserta dari 22 kabupaten/kota di Jawa Timur meramaikan Kejuaraan Daerah Forum Baris Indonesia (Kejurda Forbasi) Jatim 2026. Ajang olahraga dan pembinaan karakter tersebut digelar di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya pada 10–11 Oktober 2026. Kehadiran ribuan peserta menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu agenda baris-berbaris terbesar di tingkat provinsi pada tahun ini.

Kejurda Forbasi Jatim 2026 terselenggara melalui kolaborasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, Forum Baris Indonesia (Forbasi) Jawa Timur, serta Untag Surabaya. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang menekankan kedisiplinan, ketangkasan, kerja sama tim, dan sikap tanggung jawab. Para peserta datang dengan membawa nama daerah masing-masing untuk berkompetisi sekaligus membangun pengalaman dan jejaring antarkomunitas.

Rangkaian pertandingan dipusatkan di Student Entrepreneurship Center dan pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya. Kedua lokasi itu digunakan untuk mengakomodasi pelaksanaan berbagai kategori dan penampilan peserta selama kejuaraan berlangsung. Aktivitas kompetisi juga menghadirkan suasana semarak di lingkungan kampus, dengan dukungan panitia, pendamping, serta masyarakat yang menyaksikan jalannya perlombaan.

Selain menjadi ruang kompetisi, kejuaraan ini memperlihatkan potensi baris-berbaris sebagai sarana pengembangan kepemimpinan pelajar. Setiap regu dituntut menampilkan gerakan yang kompak, presisi, dan sesuai ketentuan penilaian. Partisipasi dari berbagai wilayah Jawa Timur menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap kegiatan tersebut, sekaligus memperkuat peran Forbasi dalam mendorong pembinaan yang berkelanjutan di tingkat daerah.

Kejurda Forbasi Jatim 2026 di Untag Surabaya mempertemukan 248 tim dalam satu rangkaian kompetisi baris-berbaris berskala besar. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya partisipasi pelajar dari berbagai kelompok usia dan latar belakang sekolah. Setiap tim hadir untuk beradu kemampuan melalui kategori yang telah disiapkan panitia, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan cakupan peserta yang luas. Keikutsertaan ratusan tim juga menjadikan kejuaraan ini sebagai wadah bagi pelajar untuk menampilkan keterampilan, kedisiplinan, dan kerja sama dalam formasi kelompok.

Kategori utama yang dipertandingkan adalah Lomba Olahraga Baris-Berbaris atau LOBB, yang terbagi ke dalam kelompok usia U-12, U-15, dan U-19. Selain LOBB, terdapat kategori Variasi dan Formasi Musik atau Varformus yang memadukan unsur gerakan dengan penampilan musik. Kejuaraan ini juga menghadirkan Regu Kibar Bendera atau Rukibra untuk kelompok usia U-19, serta kategori Bintang Baris. Seluruh kategori tersebut memberikan ruang bagi tim untuk mengikuti pertandingan sesuai karakter kemampuan dan kelompok yang telah ditentukan.

Susunan kategori dalam Kejurda Forbasi Jatim 2026 memperlihatkan bahwa kompetisi ini tidak hanya menguji ketepatan gerakan baris-berbaris. Peserta juga dituntut menampilkan keteraturan formasi, kekompakan antaranggotanya, serta kemampuan mengolah unsur musik dalam penampilan Varformus. Pada kategori Rukibra, aspek pelaksanaan tugas dalam regu kibar bendera menjadi bagian dari cakupan lomba, sementara Bintang Baris melengkapi pilihan kategori yang tersedia. Dengan demikian, 248 tim berkompetisi dalam rangkaian nomor yang mencakup ketepatan gerak, penyusunan formasi, dan penampilan musik, tanpa mengesampingkan karakter khusus setiap kategori.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menilai olahraga baris-berbaris memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi fisik. Di balik gerakan yang serempak dan penampilan yang tertib, terdapat proses pendidikan karakter yang penting bagi pelajar serta mahasiswa. Setiap peserta dilatih untuk mematuhi aturan, mengelola waktu, menjaga konsentrasi, dan menyelesaikan rangkaian latihan secara konsisten.

Menurut Harjo, kegiatan tersebut menjadi ruang pembentukan disiplin, kerja sama, sportivitas, dan ketekunan. Peserta tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan individu, tetapi juga memahami peran dalam kelompok. Kekompakan hanya dapat tercapai apabila setiap anggota mampu saling mendukung, menghargai perbedaan, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai itu dinilai relevan untuk membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan akademik, sosial, maupun profesional.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Dispora Jatim, Muhammad Hadi Wawan Guntoro. Ia memandang Kejurda Forbasi Jatim 2026 sebagai momentum untuk menyalakan semangat Pancasila dan memperkuat persatuan generasi muda di tengah keberagaman. Ajang ini mempertemukan pelajar dari berbagai daerah, sehingga dapat menjadi sarana membangun persaudaraan, memperluas pengalaman, dan menumbuhkan kesadaran bahwa perbedaan merupakan kekuatan yang perlu dirawat.

Muhammad Hadi berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan generasi muda berprestasi dengan karakter kuat dan tetap menjunjung nilai kebangsaan. Prestasi, menurutnya, perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Ketua Forbasi Jatim, R.B. Adityanto Indratama, menjelaskan bahwa tema “Bergerak Menuju Jawa Timur Hebat” membawa semangat untuk tegak, bergerak, dan berdampak. Tema tersebut diarahkan untuk menumbuhkan integritas dan nasionalisme pelajar, sekaligus mendorong mereka agar tidak berhenti pada pencapaian lomba. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, olahraga baris-berbaris diharapkan menjadi wadah untuk menyiapkan generasi yang disiplin, solid, berdaya saing, dan memiliki komitmen terhadap kemajuan Jawa Timur.

Kemeriahan Kejurda Forbasi Jatim 2026 di Untag Surabaya tidak hanya terasa di arena pertandingan. Di sela-sela rangkaian kegiatan, pengunjung dapat menikmati bazar kuliner yang menghadirkan beragam pilihan makanan dan minuman. Kehadiran bazar tersebut membuat suasana acara semakin semarak, sekaligus memberikan ruang bagi peserta, pendamping, serta pengunjung untuk beristirahat dan menikmati sajian selama berada di lokasi.

Lingkungan Untag Surabaya juga diramaikan expo pendidikan yang dapat dikunjungi oleh para pelajar dan masyarakat. Pameran ini melengkapi penyelenggaraan kejuaraan dengan menghadirkan suasana edukatif di sekitar kegiatan olahraga. Setelah pertandingan, pengunjung dapat menikmati hiburan musik dari DJ QQS x Donna dan Gad Coustic. Perpaduan kompetisi, kuliner, expo pendidikan, dan pertunjukan musik menjadikan pelaksanaan acara berlangsung lebih dinamis serta menarik bagi berbagai kalangan.

Salah satu pengalaman berkesan datang dari Revalia Pratama, delegasi SMP Negeri 1 Pati, Jember. Ia berhasil meraih Juara Utama 1 Rukibra U-15 dalam kejuaraan tersebut. Revalia mengaku terharu karena kerja keras latihan selama berbulan-bulan akhirnya terbayar melalui pencapaian itu. Prestasi tersebut menjadi momen penting sekaligus memberikan kebanggaan setelah proses panjang yang telah dijalani.

Revalia juga menyampaikan apresiasi kepada Forbasi dan Untag Surabaya atas penyelenggaraan kegiatan serta fasilitas yang dinilainya sangat baik. Menurutnya, dukungan fasilitas tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan nyaman. Apresiasi itu turut menggambarkan bahwa kejuaraan tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan peserta, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Baca juga: Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Pelajar Antusias Terima Materi Karhutla dari Tim Penyuluh