Peserta Audax Asal Sleman Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Kulon Progo

oleh -893 Dilihat
oleh
Peserta Audax Asal Sleman Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Kulon Progo

YOGYAKARTA, DI YOGYAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026, Seorang peserta kegiatan bersepeda audax meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Sabtu pagi, 3 Oktober. Insiden tersebut terjadi di jalur yang melintasi Jalan Samigaluh–Loano, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban diketahui berinisial AM, berusia 34 tahun, dan merupakan warga Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan informasi yang tersedia, kecelakaan berlangsung ketika AM sedang mengikuti kegiatan bersepeda audax. Peristiwa itu menyebabkan korban meninggal dunia.

Kecelakaan tunggal tersebut menjadi perhatian karena terjadi pada rute yang menghubungkan wilayah Samigaluh dan Loano. Jalur itu termasuk bagian dari lintasan yang dilalui korban dalam kegiatan bersepeda pada pagi hari. Tidak terdapat keterangan mengenai keterlibatan kendaraan lain dalam insiden tersebut.

Informasi awal mengenai kejadian ini menyebutkan bahwa AM mengalami kecelakaan saat berada di ruas Jalan Samigaluh–Loano. Identitas korban disampaikan secara terbatas, yakni berinisial AM, berusia 34 tahun, serta berdomisili di Ngaglik, Sleman. Korban tercatat sebagai peserta kegiatan audax yang berlangsung dengan rute melintasi wilayah Kulon Progo.

Peristiwa tersebut menambah catatan kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda di jalan raya. Kegiatan bersepeda audax umumnya menempatkan peserta pada rute jarak jauh, sehingga kondisi jalur dan kewaspadaan selama perjalanan menjadi hal penting. Namun, dalam kejadian ini, informasi yang tersedia baru memuat adanya kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang peserta.

Insiden di Jalan Samigaluh–Loano itu terjadi pada Sabtu pagi, 3 Oktober, dan melibatkan satu korban, yaitu AM. Korban merupakan warga Sleman yang sedang mengikuti kegiatan bersepeda audax sebelum mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia di wilayah Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut berlangsung pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di ruas Jalan Samigaluh–Loano, tepatnya pada bagian jalan yang berada di wilayah Dusun Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo. Lokasi kejadian merupakan jalur dengan kontur menanjak dan menurun, sehingga pengendara perlu menyesuaikan laju kendaraan ketika melintasinya.

Saat kejadian, AM, peserta audax asal Sleman, sedang mengendarai sepeda ontel dari arah timur. Ia bergerak mengikuti jalur Jalan Samigaluh–Loano menuju bagian jalan berikutnya. Dalam perjalanannya, AM kemudian memasuki area jalan yang memiliki turunan. Kondisi tersebut membuat sepeda melaju melewati bagian ruas yang menurun di kawasan Dusun Pagerharjo.

Menurut keterangan kepolisian, insiden itu terjadi ketika korban berada di jalur menurun tersebut, sekitar pukul 09.00 WIB. Rangkaian peristiwa berlangsung di satu lokasi, yakni tanjakan pada ruas Jalan Samigaluh–Loano yang termasuk wilayah Dusun Pagerharjo, Samigaluh. Dengan demikian, arah awal perjalanan AM adalah dari timur, sedangkan kecelakaan terjadi setelah ia melewati bagian jalan yang menurun pada jalur itu. Keterangan mengenai waktu, arah perjalanan, karakter jalan, dan lokasi tersebut menjadi bagian utama dari kronologi yang disampaikan pihak kepolisian.

Berdasarkan dugaan sementara yang disampaikan Sarjoko, kecelakaan tunggal tersebut diduga berkaitan dengan malfungsi pada sistem pengereman sepeda yang digunakan korban, berinisial AM. Gangguan itu disebut terjadi ketika AM melintasi ruas jalan yang menurun di wilayah Kulon Progo. Namun, pihak kepolisian masih menempatkan informasi tersebut sebagai dugaan awal dan belum menyimpulkannya sebagai penyebab pasti kecelakaan.

Dalam kondisi jalan menurun, sepeda yang ditunggangi AM diduga tidak dapat berhenti atau dikendalikan sebagaimana mestinya. Situasi tersebut kemudian membuat sepeda melaju hingga menabrak tiang listrik di tepi jalan. Benturan itu menyebabkan kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan korban seorang diri, tanpa laporan mengenai kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sarjoko menyampaikan bahwa dugaan gangguan pengereman menjadi bagian dari keterangan awal mengenai rangkaian kejadian. Keterangan itu masih menjadi bahan penanganan dan pendalaman oleh kepolisian untuk memastikan kronologi kecelakaan. Karena itu, informasi mengenai malfungsi pada sistem pengereman belum dapat diperlakukan sebagai fakta final, melainkan sebagai dugaan sementara yang disampaikan dalam proses penyelidikan.

Kepolisian tetap mengaitkan peristiwa tersebut dengan kondisi saat korban melewati jalan menurun, ketika sepeda diduga mengalami kendala untuk berhenti atau dikendalikan. Setelah itu, sepeda menabrak tiang listrik dan kecelakaan terjadi. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab kerusakan sistem pengereman dalam keterangan awal tersebut. Aparat masih melakukan pemeriksaan terhadap peristiwa ini sesuai prosedur untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kecelakaan yang menimpa peserta audax asal Sleman itu.

Setelah kecelakaan tunggal tersebut terjadi, korban berinisial AM segera mendapat penanganan dari pihak terkait. Berdasarkan keterangan Sarjoko, AM dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Samigaluh II, Kulon Progo. Evakuasi dilakukan agar korban dapat memperoleh pemeriksaan serta perawatan medis sesegera mungkin setelah ditemukan di lokasi kejadian.

Sesampainya di fasilitas kesehatan, petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi AM. Namun, setelah menjalani pemeriksaan, AM dinyatakan meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari penanganan korban setelah kecelakaan. Jenazah kemudian berada dalam proses penanganan sesuai prosedur yang berlaku dan koordinasi pihak-pihak terkait.

AM diketahui mengikuti audax, yaitu kegiatan bersepeda jarak jauh yang bersifat non-kompetitif. Berbeda dari perlombaan yang menempatkan peserta untuk saling beradu kecepatan, audax lebih menitikberatkan pada daya tahan, kemampuan menyelesaikan rute, serta pengelolaan waktu dan kondisi selama perjalanan. Pesertanya menempuh jarak yang telah ditentukan dengan mengikuti ketentuan perjalanan yang berlaku.

Kegiatan audax memiliki sejumlah kategori jarak, mulai dari rute yang relatif lebih pendek hingga perjalanan yang mencapai ratusan kilometer. Variasi jarak tersebut membuat peserta perlu mempersiapkan kemampuan fisik dan ketahanan untuk menuntaskan rute. Dalam peristiwa ini, AM merupakan peserta audax asal Sleman yang mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Kulon Progo. Setelah dievakuasi ke Puskesmas Samigaluh II dan menjalani pemeriksaan medis, AM dinyatakan meninggal dunia.