Jakarta | Patrice Evra dan Park Ji-sung menyatakan dukungan terhadap upaya mengembangkan wisata olahraga atau sport tourism di Indonesia melalui rangkaian kegiatan menuju OGFC Unite 2027. Inisiatif tersebut diperkenalkan bersama Offside Corp dalam konferensi pers yang berlangsung di Kementerian Pariwisata, Jakarta, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Pengumuman ini menempatkan sepak bola sebagai titik temu olahraga, budaya, dan pariwisata, dengan OGFC Unite 2027 sebagai tujuan rangkaian yang disampaikan kepada publik. Dukungan kedua mantan pesepak bola itu menjadi bagian dari pengenalan inisiatif, bukan keterangan mengenai hasil atau dampak yang telah terwujud.
Dalam pemaparannya, rangkaian menuju OGFC Unite 2027 diarahkan pada hubungan sepak bola dan pengalaman budaya serta pariwisata. Ketiga unsur itu menjadi fokus kegiatan sebagaimana diperkenalkan oleh para pihak dalam konferensi pers. Dengan demikian, pembahasan sport tourism dalam inisiatif ini tidak hanya merujuk pada pertandingan, tetapi juga pada keterkaitan kegiatan olahraga dengan konteks budaya dan pariwisata Indonesia. Namun, informasi yang disampaikan pada acara tersebut tidak menetapkan rincian program, jadwal rangkaian, lokasi kegiatan, ataupun ukuran keberhasilan. Karena itu, pengenalan ini dapat dipahami sebagai penyampaian arah dan dukungan terhadap gagasan, tanpa menambahkan klaim tentang manfaat tertentu.
Kehadiran Evra dan Park Ji-sung memberi perhatian pada dukungan tokoh sepak bola terhadap gagasan tersebut, sementara keterlibatan Offside Corp menjadi bagian dari pengenalan inisiatif menuju OGFC Unite 2027. Konferensi pers di Kementerian Pariwisata juga menegaskan bahwa pengembangan wisata olahraga dibicarakan dalam konteks hubungan lintas sektor, terutama olahraga, budaya, dan pariwisata. Informasi yang tersedia menyoroti komitmen untuk mengangkat keterkaitan itu melalui rangkaian kegiatan, tetapi belum merinci bentuk kolaborasi atau pelaksanaan berikutnya. Dengan menyampaikan batas informasi tersebut secara jelas, publik dapat melihat OGFC Unite 2027 sebagai inisiatif yang diperkenalkan untuk mempertemukan ketiga bidang, sementara detail lebih lanjut mengenai rangkaian maupun kegiatannya belum dijabarkan dalam pengumuman.
Patrice Evra menyampaikan kegembiraannya dapat kembali ke Jakarta dan bertemu langsung dengan para penggemar sepak bola di Indonesia. Bagi mantan bek kiri Manchester United dan tim nasional Prancis itu, sambutan hangat yang diterimanya menjadi bagian penting dari kunjungan tersebut. Kesempatan untuk menyapa pendukung secara langsung memperlihatkan kedekatan yang dapat terbangun pemain, legenda olahraga, dan masyarakat, bahkan ketika mereka berasal dari negara serta latar belakang yang berbeda.
Evra juga menyoroti semangat suporter Indonesia yang dinilainya sangat kuat. Antusiasme itu tampak dalam cara penggemar menyambut tokoh sepak bola, mengikuti kegiatan, dan menunjukkan kecintaan mereka terhadap permainan. Dukungan seperti ini, menurut pesan yang disampaikan dalam kunjungannya, merupakan modal berharga bagi perkembangan sepak bola sekaligus daya tarik bagi kegiatan yang menghubungkan olahraga dan publik. Indonesia memiliki komunitas penggemar yang besar dan beragam, sehingga pertemuan dengan figur internasional dapat menciptakan pengalaman yang bermakna bagi kedua belah pihak.
Ia berharap rangkaian kegiatan menuju OGFC Unite 2027 dapat menghadirkan pengalaman berkesan bagi para penggemar. Agenda semacam ini memberi ruang bagi suporter untuk berinteraksi, merayakan kecintaan terhadap sepak bola, dan mengenal lebih dekat sosok-sosok yang selama ini mereka ikuti. Pada saat yang sama, perhatian terhadap kegiatan tersebut dapat membantu memperkenalkan Indonesia kepada audiens internasional. Kunjungan tokoh dunia, sambutan warga, dan suasana kota menjadi bagian dari gambaran yang dapat dibawa pulang oleh tamu maupun dibagikan kepada masyarakat global.
Harapan itu sejalan dengan potensi sepak bola sebagai penghubung lintas negara dan pintu untuk mengenalkan destinasi. Ketika acara olahraga dirancang dengan pengalaman penggemar sebagai perhatian utama, dampaknya dapat melampaui pertandingan atau agenda seremonial. Pengunjung memperoleh alasan untuk menjelajahi Jakarta, sementara pemberitaan dan percakapan internasional dapat menambah visibilitas Indonesia. Apresiasi Evra terhadap suporter menegaskan bahwa energi lokal merupakan unsur penting dalam membangun kesan positif. Dengan persiapan yang baik, kegiatan menuju OGFC Unite 2027 berpeluang memperkuat hubungan sepak bola, pariwisata, dan promosi Indonesia di mata dunia.
Bagi Park Ji-sung, sepak bola memiliki arti yang melampaui pertandingan dan persaingan di lapangan. Mantan gelandang Manchester United dan tim nasional Korea Selatan itu memandang olahraga ini sebagai ruang yang dapat mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda. Para pemain dan pendukung mungkin berasal dari negara, budaya, atau lingkungan sosial yang tidak sama, tetapi mereka dapat berbagi perhatian terhadap permainan dan berinteraksi melalui kecintaan pada sepak bola. Pandangan tersebut menempatkan sepak bola sebagai bahasa bersama yang membuka kesempatan untuk saling mengenal, bukan sekadar kegiatan untuk mengejar kemenangan.
Gagasan tentang kebersamaan itu menjadi salah satu konteks bagi harapan Park terhadap OGFC Unite 2027. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana sepak bola dapat terhubung dengan unsur lain, termasuk budaya dan pariwisata. Hubungan ini dapat dijelaskan melalui pengalaman yang menyertai sebuah acara olahraga: perhatian terhadap pertandingan bisa mendorong orang untuk mengenal tempat penyelenggaraan, tradisi setempat, serta kehidupan masyarakat di sekitarnya. Dengan demikian, sepak bola dapat menjadi pintu untuk percakapan yang lebih luas tentang Indonesia dan keragaman yang dimilikinya, sekaligus menghadirkan ruang pertemuan bagi pengunjung dan komunitas lokal.
Harapan tersebut tetap merupakan pandangan mengenai potensi dan arah yang ingin ditunjukkan, bukan kepastian tentang hasil yang akan dicapai. OGFC Unite 2027 dapat menjadi wadah untuk menampilkan keterkaitan olahraga, budaya, dan pariwisata melalui pertemuan serta kegiatan yang dirancang di sekitarnya. Bagi Park, nilai pemersatu sepak bola memberi dasar bagi upaya itu: orang dapat berkumpul karena permainan, lalu memperoleh kesempatan untuk memahami konteks budaya suatu tempat. Apakah kesempatan tersebut akan menghasilkan dampak tertentu bagi pariwisata Indonesia bergantung pada pelaksanaan dan respons para peserta. Pernyataan Park menekankan kemungkinan untuk menghubungkan berbagai bidang, tanpa menyatakan bahwa dampak itu sudah terwujud.
Puncak rangkaian acara sepak bola yang menghubungkan legenda internasional dengan penggemar di Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2027. Pada tanggal tersebut, OGFC akan menghadapi Jakarta All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pemilihan stadion nasional memberi pertandingan ini panggung yang sesuai untuk menyambut penonton dalam jumlah besar sekaligus menghadirkan suasana khas laga istimewa. Pertemuan dua tim tersebut menjadi agenda utama dalam rangkaian yang menempatkan sepak bola sebagai daya tarik olahraga dan wisata.
OGFC dihuni mantan pemain Manchester United yang berkiprah pada era 2008–2011. Kehadiran para pemain dari periode tersebut memberi pertandingan karakter nostalgia, khususnya bagi pendukung yang mengikuti perjalanan klub Inggris itu. Mereka akan berhadapan dengan Jakarta All Stars, yang mewakili tuan rumah dalam laga di ibu kota. Pertandingan ini menyediakan kesempatan bagi penonton untuk menyaksikan para mantan pemain beraksi secara langsung, bukan hanya melalui tayangan pertandingan masa lalu. Bagi Jakarta, acara tersebut juga berpotensi menarik perhatian penggemar sepak bola dari berbagai daerah dan wisatawan yang ingin merasakan atmosfer pertandingan di GBK.
CEO Offside Corp, Gilbert Garlycia, menyebut pertandingan di Jakarta akan menjadi penampilan kedua OGFC. Debut tim tersebut berlangsung pada 19 April 2026 di Suwon World Cup Stadium, Korea Selatan. Menurut penyelenggara, laga perdana itu disaksikan lebih dari 38 ribu penonton. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat terhadap pertandingan yang menghadirkan para mantan pemain Manchester United, sekaligus menjadi latar bagi penyelenggaraan agenda berikutnya di Indonesia.
