Gedung Baru Mayapada Hospital Tangerang Disiapkan untuk Layanan Kanker Terpadu

oleh -61 Dilihat
oleh
Gedung Baru Mayapada Hospital Tangerang Disiapkan untuk Layanan Kanker Terpadu

Tangerang | Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) menggelar seremoni topping off sebagai penanda tercapainya tahap penting dalam pembangunan gedung keempat. Prosesi ini menandai penyelesaian struktur utama bangunan dan menjadi bagian dari rencana pengembangan fasilitas rumah sakit. Gedung baru tersebut disiapkan untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan, termasuk penguatan layanan kanker terpadu yang menjadi salah satu fokus pengembangan MHTG.

Pembangunan gedung dimulai setelah peletakan batu pertama pada Desember 2025 dan telah berlangsung selama 10 bulan hingga tahap topping off. MHTG menargetkan bangunan ini mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027. Setelah konstruksi selesai, gedung akan memasuki tahap persiapan sebelum dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan layanan rumah sakit. Jadwal tersebut mencerminkan rencana pengembangan bertahap yang diarahkan untuk memperluas fasilitas dan kesiapan pelayanan.

Secara fisik, gedung keempat memiliki luas 7.643 meter persegi, terdiri atas sembilan lantai dan satu basement. Skala bangunan ini menambah ruang bagi MHTG untuk mengembangkan fasilitas sesuai kebutuhan operasional dan layanan kesehatan. Kehadiran gedung baru juga menjadi bagian dari ekspansi rumah sakit di Tangerang, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan medis yang lebih lengkap dan terintegrasi.

Pengembangan ini dikaitkan dengan upaya memperkuat peran MHTG sebagai pusat rujukan kanker di Banten. Dengan penambahan fasilitas, rumah sakit berupaya mendukung pengembangan layanan kanker terpadu dalam satu lingkungan pelayanan. Layanan yang terintegrasi dapat membantu pasien mengakses rangkaian perawatan secara lebih terkoordinasi, mulai dari pemeriksaan hingga penanganan lanjutan sesuai kebutuhan medis. Gedung keempat diharapkan memperkuat kapasitas MHTG dalam merespons kebutuhan tersebut dan mendukung pelayanan bagi pasien dari Tangerang maupun wilayah lain di Banten. Penyelesaian tahap struktur menjadi tonggak dalam perjalanan proyek menuju target operasional pada 2027.

Gedung baru Mayapada Hospital Tangerang didedikasikan untuk menghadirkan oncology center, atau pusat layanan kanker, dengan penanganan yang terintegrasi. Kehadiran pusat ini memungkinkan pasien mengakses berbagai tahapan perawatan dalam satu rangkaian, mulai dari deteksi dini dan diagnosis hingga penentuan terapi, pengobatan, serta perawatan lanjutan. Pendekatan terpadu tersebut membantu menghubungkan pemeriksaan dan layanan klinis sesuai kebutuhan pasien, sehingga proses penanganan dapat direncanakan secara lebih terarah bersama tim medis.

Dalam tahap pemeriksaan, fasilitas yang tersedia mencakup kedokteran nuklir dan digital PET scan. Pemeriksaan PET scan dapat membantu dokter mengevaluasi penyebaran kanker di dalam tubuh sekaligus memantau respons pasien terhadap pengobatan. Informasi dari pemeriksaan ini menjadi salah satu pertimbangan dalam memahami kondisi pasien dan menilai perjalanan terapi. Selain itu, fasilitas mamografi disediakan untuk mendukung pemeriksaan payudara. Berbagai sarana tersebut melengkapi proses deteksi dan diagnosis, yang menjadi bagian penting sebelum pilihan penanganan ditentukan.

Pasien juga dapat memperoleh layanan melalui poliklinik onkologi, tempat konsultasi dan evaluasi kondisi dilakukan. Setelah hasil pemeriksaan ditelaah, dokter dapat menentukan langkah terapi yang sesuai berdasarkan keadaan dan kebutuhan pasien. Untuk mendukung pengobatan, oncology center ini menyediakan kemoterapi rawat jalan. Layanan tersebut memungkinkan pemberian kemoterapi tanpa pasien harus menjalani rawat inap untuk setiap kunjungan, sesuai pertimbangan medis. Penentuan jadwal maupun bentuk pengobatan tetap mengikuti evaluasi tenaga medis yang menangani pasien.

Apabila perawatan intensif atau pemantauan di rumah sakit diperlukan, tersedia ruang rawat inap khusus bagi pasien kanker. Dengan demikian, fasilitas gedung baru mencakup kebutuhan yang berbeda dalam perjalanan perawatan, dari pemeriksaan hingga pengobatan dan dukungan lanjutan. Integrasi kedokteran nuklir, PET scan, mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, dan ruang rawat inap khusus menghadirkan rangkaian layanan yang saling melengkapi. Pasien dan keluarga dapat memperoleh informasi mengenai tahapan yang diperlukan melalui konsultasi dengan tim rumah sakit, agar rencana penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing.Pengembangan oncology center di Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) dirancang untuk menghubungkan berbagai tahapan layanan kanker dalam satu alur perawatan. Salah satu komponen pentingnya adalah keterpaduan dengan radioterapi, termasuk pemanfaatan linear accelerator (LINAC) yang telah tersedia di rumah sakit tersebut sejak 2023. Teknologi ini digunakan untuk memberikan radiasi secara terarah sebagai bagian dari penanganan kanker, sesuai indikasi dan rencana terapi yang ditetapkan oleh tim medis. Dengan menghubungkan layanan oncology center dan radioterapi, pasien diharapkan dapat menjalani konsultasi, evaluasi, dan tindakan yang diperlukan secara lebih terkoordinasi di MHTG.

Sumber menyebut MHTG sebagai rumah sakit pertama di Banten yang memiliki teknologi LINAC. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan layanan kanker di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Radioterapi tidak selalu menjadi pilihan untuk setiap pasien; dokter akan mempertimbangkan jenis kanker, stadium penyakit, kondisi kesehatan, serta tujuan pengobatan sebelum merekomendasikannya. Karena itu, integrasi fasilitas perlu disertai komunikasi antartenaga kesehatan dan penjelasan yang memadai kepada pasien. Pasien dan keluarga dapat memperoleh gambaran tentang tahapan perawatan, kemungkinan pilihan terapi, serta jadwal yang perlu dijalani berdasarkan kebutuhan klinis masing-masing.

Koordinasi keputusan terapi dilakukan melalui tumor board, yaitu forum kolaborasi dokter spesialis dan subspesialis yang terlibat dalam penanganan pasien kanker. Para dokter meninjau informasi medis dan membahas pilihan yang sesuai, sehingga rencana perawatan dapat mempertimbangkan beragam keahlian. Pendekatan ini membantu menyelaraskan langkah antarspesialis, meskipun keputusan akhir tetap disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Selain dukungan klinis, patient navigator berperan mendampingi pasien beserta keluarga selama proses perawatan. Navigator membantu menjelaskan alur layanan, mengoordinasikan kunjungan atau pemeriksaan, serta mengarahkan pasien kepada pihak yang tepat saat membutuhkan informasi. Dukungan tersebut dimaksudkan agar perjalanan perawatan lebih terarah dan terkoordinasi, mulai dari konsultasi hingga tindak lanjut, sekaligus membantu keluarga memahami langkah berikutnya tanpa menggantikan peran dokter dalam menentukan terapi.

Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, memimpin seremoni pengembangan gedung baru Mayapada Hospital Tangerang (MHTG). Dalam kesempatan yang berlangsung pada Jumat (23/10), ia menyampaikan bahwa ekspansi tersebut merupakan investasi strategis jangka panjang. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional sekaligus menyiapkan rumah sakit menghadapi kebutuhan pasien yang terus berkembang.

Menurut Jonathan, penanganan kanker menjadi salah satu bidang yang membutuhkan perhatian dan kapasitas lebih besar. Kompleksitas penyakit, variasi kebutuhan pasien, serta perkembangan metode perawatan menuntut dukungan layanan yang semakin terpadu. Karena itu, pengembangan fasilitas MHTG diarahkan untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam menyediakan rangkaian layanan kanker, dari pemeriksaan hingga penanganan, dengan dukungan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.

Investasi tersebut juga mencerminkan upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan berstandar internasional di dalam negeri. Dengan kapasitas rumah sakit yang bertambah, lebih banyak pasien diharapkan dapat memperoleh penanganan tanpa harus mencari layanan di luar Indonesia. Penguatan fasilitas dan mutu pelayanan menjadi bagian penting dari tujuan tersebut, terutama ketika kebutuhan perawatan kanker semakin kompleks dan memerlukan koordinasi lintas bidang.

Jonathan optimistis pengembangan MHTG dapat memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat rujukan kanker di Banten. Harapan itu sejalan dengan upaya menghadirkan layanan yang lebih siap, terintegrasi, dan dapat diakses oleh pasien dari berbagai wilayah. Sebagai pusat rujukan, MHTG diharapkan mampu mendukung pasien maupun keluarga dalam menjalani proses perawatan yang membutuhkan kesinambungan dan kolaborasi tenaga medis.

Ia menempatkan ekspansi ini dalam perspektif jangka panjang, bukan sekadar penambahan bangunan. Peningkatan kapasitas dinilai perlu berjalan beriringan dengan pengembangan layanan serta kesiapan rumah sakit menjawab tuntutan kesehatan masyarakat.

Baca juga: Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026 | Kewaspadaan dan Komunikasi Terpadu Jadi Kunci Latihan Force on Force SGS MARFOR Lampung 2026 | Pertama Kali ke Tangerang dari Jakata Naik KRL? Ini Rute, Jadwal dan Cara Transitnya