Shafira Ika Sambut Kembalinya Liga Putri dan Berharap Talenta Timnas Makin Berkembang

oleh -153 Dilihat
oleh
Shafira Ika Sambut Kembalinya Liga Putri dan Berharap Talenta Timnas Makin Berkembang

Tangerang | Indonesia Women’s League 2026/2027 resmi kembali bergulir, menandai hadirnya lagi kompetisi kasta tertinggi sepak bola putri nasional setelah edisi terakhir digelar pada 2019. Shafira Ika Putri menyambut kembalinya liga tersebut dalam suasana positif, menyusul kemenangan Dewa United FC Women atas Persita Women dengan skor 3-0. Pertandingan pekan kedua itu berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang. Hasil tersebut menjadi bagian dari awal perjalanan Dewa United Women dalam kompetisi yang kembali hadir setelah jeda panjang.

Kembalinya Indonesia Women’s League menjadi momen penting bagi sepak bola putri karena menyediakan panggung kompetisi bagi para pemain di level tertinggi. Setelah edisi terakhir pada 2019, bergulirnya musim 2026/2027 membuka kembali kesempatan bagi pemain untuk tampil dan mengembangkan kemampuan melalui pertandingan liga. Shafira menyambut kesempatan tersebut, sementara kemenangan atas Persita Women menjadi hasil awal yang menggembirakan bagi Dewa United FC Women. Meski demikian, satu hasil pertandingan belum menentukan perjalanan tim sepanjang musim.

Skor 3-0 di Indomilk Arena memberi Dewa United Women kemenangan pada laga pekan kedua, saat perhatian juga tertuju pada kembalinya kompetisi secara keseluruhan. Bagi Shafira, berlanjutnya liga dapat menjadi ruang bagi talenta sepak bola putri untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan. Harapan itu sejalan dengan arti penting kompetisi reguler bagi para pemain: mereka memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertandingan, sementara tim dapat menjalani persaingan di tingkat tertinggi. Kembali bergulirnya liga juga menghidupkan lagi agenda kompetitif sepak bola putri nasional setelah beberapa tahun tidak berlangsung. Karena itu, kemenangan Dewa United Women atas Persita Women bukan hanya hasil yang dicatat dalam pekan kedua, tetapi juga terjadi pada fase awal musim yang menandai kembalinya liga. Shafira menyambut momentum tersebut dengan harapan agar talenta, termasuk pemain yang berpeluang memperkuat tim nasional, semakin berkembang lewat kompetisi. Untuk saat ini, kepastian yang menonjol adalah IWL 2026/2027 telah dimulai kembali dan Dewa United FC Women meraih kemenangan 3-0 dalam pertandingan di Tangerang.

Setelah pertandingan pada Minggu, 25 Oktober 2026, Shafira Ika menyampaikan kegembiraannya atas kembalinya kompetisi sepak bola putri. Bagi pemain tim nasional tersebut, hadirnya liga kembali menjadi kabar yang telah lama dinantikan. Ia merasa senang sekaligus bersyukur karena para pemain akhirnya memiliki kesempatan untuk kembali bersaing dalam kompetisi resmi. Kembalinya liga bukan hanya menandai dimulainya pertandingan, tetapi juga membuka ruang bagi pesepak bola putri untuk mengembangkan kemampuan melalui persaingan yang teratur.

Shafira mengungkapkan bahwa ia terakhir mengikuti liga pada 2019. Jeda panjang sejak saat itu membuat keberadaan kompetisi musim ini terasa semakin berarti. Ia menyambut kesempatan untuk kembali bermain dengan antusias, sembari berharap liga dapat berlangsung dengan baik dan memberi manfaat bagi banyak pemain. “Saya senang dan bersyukur karena liga yang sudah lama dinantikan akhirnya kembali. Terakhir kali saya mengikuti liga adalah pada 2019,” ujarnya, menyampaikan rasa bahagia atas bergulirnya kembali kompetisi.

Antusiasme itu, menurut Shafira, juga dirasakan oleh rekan-rekannya. Para pemain menyambut kembalinya liga dengan semangat karena kompetisi memberi mereka wadah untuk menguji kemampuan, menjaga ritme bermain, serta memperoleh pengalaman menghadapi lawan yang berbeda. Setelah sekian lama menunggu, kesempatan bertanding secara kompetitif menjadi hal penting bagi pemain yang ingin terus berkembang. Suasana tersebut menunjukkan bahwa liga telah dinanti bukan hanya oleh individu, melainkan juga oleh para pemain yang ingin melihat sepak bola putri kembali memiliki kalender pertandingan.

Bagi Shafira, keberlanjutan kompetisi akan menjadi bagian penting dalam perjalanan perkembangan pemain. Liga yang berjalan konsisten dapat membantu talenta muda mendapatkan menit bermain dan mendorong pemain berpengalaman mempertahankan performa. Pengalaman dari kompetisi domestik juga diharapkan memberi bekal bagi pemain yang membela tim nasional. Karena itu, kegembiraan menyambut kembalinya liga disertai harapan agar penyelenggaraan dapat terus berlanjut. Setelah penantian sejak terakhir bermain pada 2019, Shafira dan rekan-rekannya kini dapat kembali menatap musim kompetisi dengan optimisme serta semangat untuk memberikan penampilan terbaik.

Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas pembinaan sepak bola putri di Indonesia semakin terlihat melalui penyelenggaraan turnamen kelompok umur di berbagai daerah. Ajang tersebut hadir dalam beragam bentuk, mulai dari kompetisi antarpelajar hingga pertandingan yang melibatkan sekolah sepak bola. Bertambahnya kegiatan ini memberi anak-anak kesempatan untuk mengenal permainan secara terstruktur, berlatih menghadapi lawan, dan merasakan suasana kompetisi sejak usia dini. Bagi pemain muda, pengalaman bertanding dapat menjadi bagian penting dari proses belajar, sementara pelatih memperoleh ruang untuk menilai perkembangan teknik, pemahaman taktik, serta sikap di lapangan.

Shafira Ika menyambut perkembangan tersebut karena semakin banyak wadah bermain berpotensi memperluas jangkauan pencarian pemain. Jika turnamen diselenggarakan secara rutin dan tersebar di sejumlah wilayah, pengamatan tidak hanya bertumpu pada kompetisi besar atau pusat pembinaan tertentu. Talenta dari sekolah, sekolah sepak bola, maupun daerah yang sebelumnya jarang mendapat sorotan dapat memiliki kesempatan untuk tampil. Keberagaman penyelenggara dan peserta juga memungkinkan pemantauan berlangsung lebih luas, sehingga pemain dengan kemampuan dan latar pembinaan berbeda bisa dikenali. Meski demikian, kompetisi perlu ditunjang pembinaan berkelanjutan agar potensi yang terlihat dapat terus diasah.

Harapan Shafira, bertambahnya ajang kompetitif dapat mendukung proses pemantauan yang lebih teratur dan membantu menemukan lebih banyak calon pemain untuk tim nasional putri Indonesia. Ia menginginkan skuad timnas pada masa mendatang memiliki pilihan pemain yang lebih banyak, sekaligus kualitas yang terus meningkat. Jumlah kompetisi saja tentu tidak serta-merta menjamin hasil, tetapi dapat membuka jalur bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan dan memperoleh pengalaman. Dengan pembinaan yang konsisten, evaluasi yang tepat, serta kesempatan berkembang di berbagai tingkat, turnamen kelompok umur dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi kemajuan sepak bola putri. Upaya tersebut diharapkan memperkuat basis pemain tanpa mengabaikan proses panjang yang diperlukan untuk mencapai level nasional.

Pesan Shafira Ika kepada anak-anak perempuan di seluruh Indonesia yang ingin meniti karier sepak bola adalah agar mereka tidak malu untuk mencoba. Keinginan bermain bola, menurut ajakan yang disampaikannya, patut diberi ruang untuk diwujudkan. Anak perempuan yang memiliki minat pada olahraga ini tidak perlu merasa bahwa sepak bola bukan tempat bagi mereka. Mereka boleh memulai dengan keberanian untuk mencoba dan memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

Shafira juga mendorong mereka agar berani memperlihatkan bakat di sepak bola nasional. Ajakan ini ditujukan kepada anak-anak perempuan di berbagai daerah, tanpa membatasi siapa yang boleh bermimpi menjadi pemain. Bakat mereka layak terlihat dan mendapat tempat dalam perjalanan sepak bola Indonesia. Dengan tidak menyembunyikan minat maupun kemampuan, para pemain muda perempuan dapat hadir sebagai bagian dari sepak bola nasional dan menunjukkan bahwa mereka juga memiliki keinginan untuk berkembang di dalamnya.

Melalui pesan tersebut, Shafira menyampaikan dukungan bagi anak perempuan yang ingin menapaki jalan sebagai pesepak bola. Inti ajakannya sederhana: jangan malu mencoba, dan jangan ragu menunjukkan bakat. Keberanian untuk hadir dan bermain menjadi hal yang ia tekankan kepada mereka yang berminat. Pesan itu sekaligus mengarahkan perhatian pada kesempatan bagi talenta perempuan untuk tampil di sepak bola Indonesia.

Baca juga: Makin Berumur Makin Beruntung, 5 Shio Ini Diprediksi Punya Finansial Stabil