Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia

oleh -93 Dilihat
oleh
Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia

Makassar | Perum Bulog mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) nasional yang digelar serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini menjangkau 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau. Pelaksanaan secara luas tersebut mencerminkan kerja bersama untuk menghadirkan pangan lebih dekat kepada konsumen.

GPM nasional menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia 2026. Momentum ini mengingatkan pentingnya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah bersama para pemangku kepentingan berupaya memperluas pilihan belanja pangan yang harganya lebih terjangkau, sekaligus mendukung kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika harga.

Dukungan Bulog dalam kegiatan ini sejalan dengan perannya dalam mendukung upaya pemerintah menjaga pasokan dan akses pangan. Sinergi antarlembaga serta keterlibatan para pemangku kepentingan menjadi unsur penting agar pelaksanaan GPM dapat menjangkau masyarakat secara merata. Dengan digelar serentak di berbagai daerah, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pemerintah daerah dan pihak terkait untuk bekerja bersama menyesuaikan pelaksanaan dengan kebutuhan setempat.

Selain membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang lebih terjangkau, GPM diarahkan untuk menjaga daya beli. Akses terhadap pangan dengan harga yang wajar dapat membantu rumah tangga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi salah satu upaya bersama untuk mendukung pengendalian inflasi pangan, melalui perhatian terhadap keterjangkauan dan kelancaran akses bagi konsumen di berbagai wilayah.

Pelaksanaan GPM di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota menegaskan pentingnya koordinasi nasional dan daerah dalam menangani isu pangan. Dukungan Bulog bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan memperkuat langkah kolektif tersebut. Dengan demikian, peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 tidak hanya menjadi momentum pengingat, tetapi juga diisi kegiatan nyata untuk memperluas akses pangan terjangkau dan mendukung kestabilan harga bagi masyarakat.

Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Gerakan Pangan Murah (GPM) dilaksanakan secara serentak dengan pusat kegiatan di Kantor Kecamatan Tallo dan kawasan PD Pasar Makassar Raya. Pemilihan dua lokasi tersebut membuat kegiatan menjangkau ruang pelayanan kecamatan sekaligus kawasan pasar yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Pelaksanaan di Makassar merupakan salah satu titik dalam gerakan yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sementara pelaksanaan di dua lokasi membantu menghadirkan layanan lebih dekat bagi warga. GPM menjadi wadah pertemuan masyarakat, mitra, dan pelaku usaha lokal dalam penyediaan pangan.

Di kedua titik kegiatan, tersedia 27 tenda penjualan komoditas pangan. Kehadiran tenda-tenda tersebut mendukung penyelenggaraan layanan dan memberi ruang bagi berbagai mitra serta pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan GPM, karena penyediaan kebutuhan pokok melibatkan lebih dari satu pihak. Penyelenggaraan di Kantor Kecamatan Tallo dan kawasan PD Pasar Makassar Raya juga memperlihatkan upaya mengatur kegiatan secara terpusat, dengan fasilitas penjualan yang tersedia di masing-masing lokasi. Masyarakat yang datang dapat memanfaatkan kegiatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sesuai tujuan gerakan, tanpa harus bergantung pada satu titik layanan saja.

Pelaksanaan GPM di Makassar menegaskan bahwa gerakan pangan murah tidak hanya berlangsung di tingkat nasional, tetapi juga hadir melalui kegiatan yang dapat diakses langsung oleh masyarakat setempat. Dua lokasi, 27 tenda penjualan, serta keterlibatan mitra dan pelaku usaha lokal menjadi unsur yang mendukung penyelenggaraan tersebut. Dengan menghadirkan kebutuhan pokok pada harga terjangkau, kegiatan ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui sarana yang tersedia. Pada saat yang sama, partisipasi berbagai pihak memperkuat kerja bersama dalam mendukung akses pangan. Makassar pun menjadi salah satu pusat pelaksanaan GPM, sejalan dengan upaya menjalankan gerakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak di Makassar, program Bulog Peduli turut menghadirkan dukungan berupa bantuan pangan dan voucher belanja. Perum Bulog menyalurkan 300 paket beras premium, sementara ID Food membagikan 1.000 voucher belanja. Kedua bentuk dukungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang berlangsung bersama agenda pangan murah di daerah itu. Informasi yang disampaikan berfokus pada jumlah paket beras dan voucher, serta pihak yang menyalurkannya. Dengan demikian, rangkaian program Bulog Peduli di Makassar melengkapi pelaksanaan kegiatan utama tanpa mengubah fokus pada penyediaan pangan dan dukungan belanja yang tercatat dalam agenda.

Penyaluran 300 paket beras premium oleh Perum Bulog merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam rangkaian tersebut. Jumlah itu merujuk pada paket beras yang disalurkan, tanpa keterangan lebih lanjut mengenai komposisi paket, sasaran penerima, atau tata cara pembagiannya. Di sisi lain, ID Food membagikan 1.000 voucher belanja sebagai dukungan tambahan. Tidak terdapat informasi mengenai nilai masing-masing voucher maupun mekanisme penggunaannya. Karena itu, penyampaian mengenai kedua bantuan ini dapat tetap berpijak pada data yang tersedia, yaitu jenis dukungan, jumlah yang disebutkan, dan nama institusi yang terlibat. Rincian lain tidak perlu diasumsikan.

Kehadiran program Bulog Peduli dalam kegiatan di Makassar menunjukkan keterlibatan Perum Bulog dan ID Food melalui bentuk dukungan yang berbeda. Perum Bulog menyediakan paket beras premium, sedangkan ID Food membagikan voucher belanja. Keduanya disebut sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak, bukan sebagai informasi terpisah dari agenda tersebut. Penyebutan jumlah secara jelas membantu menggambarkan skala dukungan yang tercatat, yakni 300 paket beras premium dan 1.000 voucher belanja. Rangkaian informasi ini menyampaikan kontribusi kedua institusi secara lugas, tanpa menambahkan keterangan yang tidak tersedia dalam bahan mengenai pihak penerima, besaran voucher, ataupun proses pembagiannya.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Ito Hediarto, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Makassar. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani. Kehadiran kedua pejabat ini menjadi bagian dari pemantauan kegiatan GPM yang berlangsung di kota tersebut, sekaligus menunjukkan keterlibatan lembaga pangan nasional dan Bulog dalam agenda pangan murah serentak.

Rombongan yang mengikuti peninjauan juga mencakup Pemimpin Wilayah Bulog Sulawesi Selatan dan Barat, jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Keterlibatan unsur pusat, wilayah, dan pemerintah daerah tersebut mencerminkan koordinasi berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan. Peninjauan dilakukan di lokasi GPM di Makassar, sehingga rombongan dapat melihat langsung penyelenggaraan kegiatan yang menjadi bagian dari gerakan pangan murah serentak di seluruh Indonesia.

GPM merupakan kegiatan yang menghubungkan upaya pemerintah di bidang pangan dengan masyarakat melalui penyelenggaraan pasar atau kegiatan pangan murah. Dalam konteks peninjauan ini, para pejabat hadir untuk memantau pelaksanaan program di lapangan. Informasi mengenai kunjungan tersebut tidak mencakup pernyataan khusus dari para pejabat, sehingga tidak ada kutipan yang disematkan kepada Ito Hediarto maupun Ahmad Rizal Ramdhani.

Peninjauan di Makassar juga menempatkan peran Bulog dan pemerintah daerah dalam koordinasi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari perhatian publik. Kehadiran Pemimpin Wilayah Bulog Sulawesi Selatan dan Barat bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar memperlihatkan bahwa pelaksanaan GPM melibatkan pihak yang bekerja pada tingkat wilayah dan kota. Sejumlah pemangku kepentingan terkait turut berada dalam rombongan, meskipun rincian nama maupun lembaga mereka tidak disebutkan.

Melalui kunjungan tersebut pelaksanaan GPM di Makassar menjadi.

Baca juga: Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia | Kapuskes TNI Buka Bakti Sosial Kesehatan HUT Ke-81 TNI, Layani Masyarakat Serentak dan Tersebar Diseluruh Indonesia | LIRA Apresiasi Polresta Magelang, Desak Amankan Excavator, Dump Truck dan Seluruh Barang Bukti